Setelah 1RL257 Krasukha-4, yang disebut sebagai ‘high value target’ di lini kesenjataan electronic warfare (peperangan elektronik), Rusia dikabarkan kembali ‘kehilagan’ perangkat jamming yang terbilang canggih di laga Peran Ukraina. Bila 1RL257 Krasukha-4 didapatkan dalam kondisi relatif utuh karena tinggalkan oleh personelnya, maka kali ini sebuah 1L262E Multifunctional ground jamming station didapatkan dalam kondisi hancur. (more…)
Bushmaster dengan RCWS (Remote Control Weapon System).
Setelah pada awal Maret lalu mengumumkan paket bantuan persenjataan senilai US$50 juta (Aus$70 juta) untuk membantu Ukraina. Perdana Menteri Australia Scott Morrison belum lama ini kembali mengumumkan bantuan militer untuk Ukraina. Namun, kali ini jenis yang akan dikirim informasinya bisa lebih spesifik, meski secara kuantitas belum diinformasikan. Persisnya Pemerintah Australia akan mengirimkan rantis lapis baja Bushmaster 4×4. (more…)
Militrer Amerika Serikat terbilang getol untuk menyelamatkan asetnya yang tenggelam di laut. Setelah upaya pengangkatan bangkai jet tempur F-35B Lightning IImilik Inggris di Laut Mediterania, kini giliran AL AS tengah mempersiapkan upaya pengangatan pesawat intai airborne early warning (AEW) Northrop Grumman E-2D Advanced Hawkeye yang jatuh di peraiaran dekat Pulau Wallops, Virginia. (more…)
Ukraina telah menerima beragam bantuan persenjataan dari negara-negara Barat, namun, sejauh ini belum ada yang menghadirkan ‘bantuan’ berupa ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle). Kabar terbaru datang dari Jerman, diwartakan Menteri Pertahanan Jerman Christina Lambrecht secara resmi telah setuju untuk memasok 56 ranpur PbV-501, atau lebih dikenal sebagai BMP-1 ke Ukraina. (more…)
Selain mengumumkan pengembangan Naval L-SAM, yakni sistem hanud anti rudal balistik di kapal perang, Korea Selatan dalam merespon uji coba peluncuran rudal balistik Korea Utara Hwasong-17 pada 24 Maret lalu, ternyata juga mengumumkan bentuk kesiapan tempur, dimana sehari pasca peluncuran Hwasong-17, Seoul memproklamirkan bahwa armada jet tempur stealth F-35A Lightning II telah beroperasi penuh. (more…)
Roketsan, manufaktur alutsista kondang asal Turki, baru saja meluncurkan keluarga rudal anti kapal terbaru yang diberi label “ÇAKIR.” Pada 31 Maret lalu, dalam sebuah konferensi pers di Ankara, ÇAKIR diluncurkan sebagai rudal jelajah anti kapal multi platform yang dapat diluncurkan dari darat, laut dan udara. (more…)
Prototipe Shenyang J-35, sebagai jet tempur stealth Angkatan Laut Cina yang akan beroperasi di kapal induk, penampakannya telah terungkap beberapa waktu lalu. Dilihat dari segmen, kehadiran J-35 kental dengan niatan Beijing untuk menandingi keberadaan F-35B dan F-35C Lightning II, yang notabene juga beroperasi dari kapal induk. (more…)
Ada kabar anyar dari Negeri Bollywood, disebut pada 27 Maret lalu, bahwa Tata Advanced Systems Ltd (TASL) berhasil melakukan uji peluncuran rudal hanud jarak sedang Medium-Range Surface-to-Air Missile system (MRSAM-Army) di Integrated Test Range (ITR), Chandipur di Odisha. Sebuah sasaran dikabarkan berhasil dihancurkan dengan single hit. (more…)
Meletusnya perang dari suatu perspektif menjadi kentungan tersendiri bagi industri pertahanan, misalnya dalam konteks Perang di Ukraina, pengiriman ribuan stok munisi dan persenjataan maka mendorong repeat order besar-besaran pada manufaktur alutsista. ‘Pengosongan’ depo persenjataan di sejumlah negara NATO tentu akan berbuah order, terlebih bila persenjataan yang dikirim ke Ukraina terbukti moncer dan proven. (more…)
Setelah sebelumnya meminta Amerika Serikat untuk dapat mengirimkan tiga skadron A-10 Thunderbolt “Tank Buster,” kini Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali mengungkapkan permintaanya. Persisnya Zelenskyy meminta Norwegia untuk bisa mengirim produk alutsista andalannya ke Ukraina. Apa saja yang diminta Zelenskyy? (more…)