Kemampan mobilitas dan deployment alutsista artileri medan (armed) lewat jalur udara kini menjadi perhatian bagi TNI. Setelah sebelumnya melakukan uji loading/unloading pada self propelled howitzer (SPH) CAESAR 155 mm ke ruang kargo C-130 Hercules. Kini lini kesenjataan armmed TNI AD melakukan uji loading/unloading howitzer KH-178 kaliber 105 mm berikut truk KIA KM250 sebagai kendaraan penariknya. (more…)
Tak berapa lama setelah Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengumumkan pengiriman paket rudal hanud MANPADS Starstreak pada awal Maret lalu, maka korban yang diklaim sebagai hasil ‘perbuatan’ Starstreak sudah berjatuhan di laga perang Ukraina. Seperti yang santer diberitakan adalah berhasil dijatuhkannya helikopter serang Mi-28 Havoc oleh Starstreak. (more…)
Bersamaan dengan ‘donasi’ baterai sistem hanud S-300 dari Slovakia ke Ukraina, turut terangkat nama Zuzana 2000 8×8 155/45 mm self propelled howitzer (SPH). Sumber dari beberapa media internasional menyebut, bahwa tengah ada negosiasi yang intens antara Pemerintah Ukraina dan Slovakia untuk pembelian 16 unit Zuzana. (more…)
Setelah lama mati suri, program pengembangan rudal anti kapal nasional rupanya mulai menggeliat kembali. Hal tersebut diwujudkan dengan dibentuknya konsorsium untuk melakukan rekayasa balik (reverse engineering) atas rudal anti kapal. Konsorsium tersebut dipimpin oleh Direktorat Teknologi dan Industri Pertahanan Kementerian Pertahanan Indonesia. (more…)
Lantaran pernah ‘hidup bersama’ dalam naungan Uni Soviet, maka banyak kesamaan antara alutsista Rusia dan Ukraina, bahkan standar persenjataan Ukraina masih belum move on dari standar Soviet. Begitu pun di segmen MLRS (Multiple Launch Rocket System), ketika ada video yang merilis penembakan BM-27 Uragan oleh militer Ukraina, maka Rusia pun punya Uragan dalam jumlah yang sejatinya jauh lebih banyak. (more…)
Permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy rupanya terkabul, setelah pada awal Maret lalu meminta bantuan untuk dikirimkan sistem hanud S-300, maka saat ini paket baterai S-300 sudah benar-benar dikirimkan ke Ukraina. Baterai S-300 yang dikirim berasal dari aset milik Slovakia, yang dikirim lewat jalur kereta api. (more…)
Dari desainnya, satu unit ranpur self propelled howitzer TRF-1 CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 155 mm, memang dapat dimasukkan ke dalam ruang kargo pesawat angkut C-130 Hercules. Meski dalam kondisi sangat ngepas, toh CAESAR 155 mm dapat dimuat sukses ke ruang kargo C-130 Hercules. (more…)
Australia mengambil langkah cepat, setelah belum lama ini mengumumkan bakal mengirim rantis lapis baja Bushmaster 4×4 ke Ukraina, maka dari postingan Twitter Angkatan Udara Australia @AusAirForce (8/4/2022), disebutkan paket Bushmater dengan logo bendera Ukraina telah dikirimkan ke Ukraina dengan menggakan pesawat angkut berat C-17A Globemaster. (more…)
Meski terkesan kuno, rupanya wooden armor digunakan pula dalam perang modern di Ukraina. Dalam intensitas pertempuran yang tinggi, dimana beragam jenis proyektil datang dari beragam arah, menjadikan rantis maupun ranpur membutuhkan proteksi ekstra. Terkhusus pada kendaraan pengangkut logistik yang minim proteksi, mempercayakan nasib pada perlindungan dari ranpur dan helikopter tidak bisa menjadi jaminan keselamatan. (more…)
Seolah mengikuti jejak Australia yang memutuskan untuk mengirim rantis lapis baja Bushhmaster ke Ukraina, maka Inggris pun menyatakan siap berpartisipasi dalam pengiriman rantis lapis baja ke Ukraina. Dikutip dari Reuters.com (6/4/2022), saat ini Kementerian Pertahanan Inggris tengah mempertimbangkan untuk mengirim rantis jenis Mastiff atau Jackal, yang dapat digunakan sebagai kendaraan pengintai atau patroli jarak jauh. (more…)