Selain mengumumkan pengembangan Naval L-SAM, yakni sistem hanud anti rudal balistik di kapal perang, Korea Selatan dalam merespon uji coba peluncuran rudal balistik Korea Utara Hwasong-17 pada 24 Maret lalu, ternyata juga mengumumkan bentuk kesiapan tempur, dimana sehari pasca peluncuran Hwasong-17, Seoul memproklamirkan bahwa armada jet tempur stealth F-35A Lightning II telah beroperasi penuh. (more…)
Roketsan, manufaktur alutsista kondang asal Turki, baru saja meluncurkan keluarga rudal anti kapal terbaru yang diberi label “ÇAKIR.” Pada 31 Maret lalu, dalam sebuah konferensi pers di Ankara, ÇAKIR diluncurkan sebagai rudal jelajah anti kapal multi platform yang dapat diluncurkan dari darat, laut dan udara. (more…)
Prototipe Shenyang J-35, sebagai jet tempur stealth Angkatan Laut Cina yang akan beroperasi di kapal induk, penampakannya telah terungkap beberapa waktu lalu. Dilihat dari segmen, kehadiran J-35 kental dengan niatan Beijing untuk menandingi keberadaan F-35B dan F-35C Lightning II, yang notabene juga beroperasi dari kapal induk. (more…)
Ada kabar anyar dari Negeri Bollywood, disebut pada 27 Maret lalu, bahwa Tata Advanced Systems Ltd (TASL) berhasil melakukan uji peluncuran rudal hanud jarak sedang Medium-Range Surface-to-Air Missile system (MRSAM-Army) di Integrated Test Range (ITR), Chandipur di Odisha. Sebuah sasaran dikabarkan berhasil dihancurkan dengan single hit. (more…)
Meletusnya perang dari suatu perspektif menjadi kentungan tersendiri bagi industri pertahanan, misalnya dalam konteks Perang di Ukraina, pengiriman ribuan stok munisi dan persenjataan maka mendorong repeat order besar-besaran pada manufaktur alutsista. ‘Pengosongan’ depo persenjataan di sejumlah negara NATO tentu akan berbuah order, terlebih bila persenjataan yang dikirim ke Ukraina terbukti moncer dan proven. (more…)
Setelah sebelumnya meminta Amerika Serikat untuk dapat mengirimkan tiga skadron A-10 Thunderbolt “Tank Buster,” kini Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali mengungkapkan permintaanya. Persisnya Zelenskyy meminta Norwegia untuk bisa mengirim produk alutsista andalannya ke Ukraina. Apa saja yang diminta Zelenskyy? (more…)
Peperangan acap kali memperlihatkan jenis senjata baru, termasuk di laga perang Ukraina. Di media sosial diberitakan bahwa pasukan Rusia menggunakan jenis ranjau anti personel terbaru, yang notabene belum pernah diperlihatkan sebelumnya. Ranjau yang dimaksud adalah POM-3, produksi tahun 2021 yang dilengkapi seismik proximity fuze. (more…)
Airbus A400M Atlas AU Malaysia, saat dipamerkan di Singapiore Airshow 2016.
Terbang perdana pada 11 Desember 2009, sampai saat ini pesawat angkut berat turboprop Airbus A400M Atlas telah diproduksi sebanyak 111 unit dan dioperasikan oleh 8 negara dengan tambahan 2 negara yang telah mengorder (Kazakstan dan Indonesia). Dioperasikan oleh cukup banyak negara, yang menjadi pertanyaan, negara mana yang berhasil mencatatkan jam terbang tertinggi dengan A400M? (more…)
Ikon sakral bagi Indonesia, ternyata menjadi nama skadron tempur di Angkatan Laut Amerika Serikat, yang dimaksud adalah Electronic Attack Squadron 134 (VAQ-134) “Garudas.” Meski tak menyebutkan asal maksud dari penamaan Garudas (Garuda), namun menjadi menarik perhatian, lantaran skadron tempur yang berisikan Boeing EA-18G Growler itu belum lama ini mendapatkan penempatan barunya di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman. (more…)
Tengah melakoni perang dengan Ukraina plus diganjar aneka sanksi dari Barat, rupanya tak menjadikan bidang penelitian dan pengembangan alutsista di Rusia kendor. Justru yang terjadi, litbang persenjataan Rusia yang digawangi beberapa perusahaan nasional terus mencari terobosan guna mendukung kemampuan tempur negeri Beruang Merah. Seperti yang terbaru adalah pengembangan teknologi kaca kokpit pada jet tempur stealth. (more…)