
Terkena embargo persenjataan dari Amerika Serikat dan Eropa Barat, otomatis membatasi pilihan bagi Myanmar dalam program alutsistanya. Terkhusus pengadaan jet tempur, maka opsi Myanmar hanya tersedia dua, yakni ke Rusia dan Cina. Untuk heavy fighter, Myanmar telah menjatuhkan pilihan pada jet tempur Sukhoi Su-30SME buatan Rusia, sementara penempur lapis kedua, modernisasi menjatuhkan pilihan pada JF-17 Thunder. (more…)

Teknologi RCWS (Remote Control Weapon Station) bukan lagi sesuatu yang asing, pasalnya RCWS telah hadir di rantis dan ranpur di ketiga matra TNI. Merek dan jenis RCWS yang digunakan juga beragam, namun, tak banyak yang merupakan produksi lokal dan benar-benar diadopsi oleh kesatuan TNI. Salah satu yang mengklaim sebagai merek dan produksi lokal adalah RCWS Respati buatan PT. Respati Solusi Rekatama. (more…)

Dari sekian banyak jenis radar intai dengan kemampuan anti stealth yang dioperasikan Rusia, ada yang menarik dari Nebo-SVU (disebut juga 1L119). Radar multi fungsi dengan antena besar produksi Almaz-Antey Corporation ini adalah radar pertama dengan active electronically scanned array (AESA) yang beroperasi dalam panjang gelombang metrik (metric wavelength) pada very high frequency (VHF). Nebo-SVU juga diklaim mampu mendeteksi jet tempur stealth F-22 Raptor, F-35 Lighnting II dan pembom B-2 Spirit. (more…)

Meski jalur produksi KF-21 Boramae tidak dilakukan di Indonesia, namun, kehadiran prototipe jet tempur twin jet ini telah menjadi ‘kebanggaan’ bagi sebagian kalangan di Tanah Air, pasalnya debut kemunculan seri jet tempur generasi 4,5 ini selalu menyertakan Bendera Merah Putih. Namun, ada yang berbeda dari peluncuran prototipe kelima KF-21, secara mengejutkan tidak ada lagi Merah Putih. Ada apa? (more…)

Setelah Angkatan Udara Taiwan pamer kekuatan tempur F-16 Viper dalam formasi “elephant walk” di Pangkalan Udara Chiayi, kini dari seberang lautan, muncul formasi tandingan dari Cina daratan, yang memperlihatkan elephant walk dari skadron pembom strategis, yang menjadi tulang punggung kekuatan ofensif Cina, yakni Xian H-6K. (more…)

Meski pucuk pimpinan Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Royal Thai Air Force/RTAF) telah berganti pada 1 Oktober 2022, yaitu dari Marsekal Naphadej Thupatemi ke Marsekal Alongkorn Wannarot, namun kedua KSAU Thailand tetap berharap besar untuk bisa mengakuisisi jet tempur siluman F-35 Lightning II , menjadikan Thailand sebagai kekuatan udara setara Singapura di Asia Tenggara. (more…)

Meski belum tentu bakal diproduksi, PT Pindad rupanya punya ambisi untuk meluncurkan produk drone kamikaze. Seperti di Indo Defence 2022, PT Pindad bersama manufaktur drone asal Bandung, PT Bentara Tabang Nusantara, memperlihatkan prototipe drone kamikaze berdesain fixed wing (sayap tetap), yang nampaknya belum diberi nama. (more…)

Bila dahulu Cina begitu bergantung pada pasokan mesin jet tempur dari Rusia, maka berkat reverse engineering yang terbilang progresif, kini Cina bukan saja mampu memproduksi mesin jet dari dalam negeri, lebih dari itu, mesin buatan Rusia yang kini melengkapi sebagian besar armada penempur Negeri Xi Jinping, akan digantikan dengan mesin jet produksi dalam negeri. Yang lebih bombastis, mesin-mesin buatan Rusia akan digantikan jauh sebelum masa opeasionalnya berakhir. (more…)

Ikut ditampilkan pada display outdoor di Indo Defence 2022, kendaraan serbu hybrid untuk Komando Pasukan Katak (Kopaska) ini seolah luput dari perhatian. Inilah CSV – Combat Swimmer Vehicle produksi PT Robomarine Indonesia (RMI), perusahaan asal Bandung yang sebelumnya dikenal menciptakan “Hiu Merah”, robot ROV (Remotely Operated Vehicle) laut dalam pesanan Litbang Kementerian Pertahanan. (more…)

Melihat apa yang terjadi dalam Perang Ukraina, maka Taiwan telah mempersiapkan eskalasi bila harus berperang dengan Cina. Dan belajar dari apa yang mengemuka di Ukraina, maka Taipei memberi porsi anggaran yang tak sedikit untuk pengembangan dan produksi drone kamikaze (loitering munition), khususnya yang menyasar target strategis instalasi radar di pesisir Cina daratan. (more…)