Kondisi alam dapat dimanfaatkan guna memberikan keuntungan tersendiri pada strategi militer, terkhusus di Laut Cina Selatan, Kepulauan Paracel disebut bisa menjadi submarine kill zone. Indikasi tersebut muncul setelah adanya insiden yang menimpa kapal selam USS Connecticut (SSN-22) yang menabrak gunung bawah laut di Laut Cina Selatan pada tanggal 2 Oktober 2021. (more…)
Exail, perusahaan robotika dan otonomi maritim dari Perancis, mengumumkan telah dipilih untuk memasok sejumlah Kapal Permukaan Nirawak – Unmanned Surface Vessels (USV) dan Sistem Identifikasi dan Pembuangan Ranjau – Mine Identification and Disposal Systems (MIDS) ke Angkatan Laut Indonesia yang memungkinkan kemampuan unmanned Mine Countermeasures (MCM) pada Satuan Kapal Ranjau (Satran) TNI AL. (more…)
Dianggap sebagai hama, otoritas IKN (Ibu Kota Nusantara) kini sedang sibuk membasmi serangan tikus, namun lain hal di Kamboja, peran tikus berhasil dimanfaatkan sebagai hewan pendeteksi ranjau. Tikus yang dilatih khusus oleh tim penjnak ranjau (jihandak) diperlakukan bak pahlawan, karena mampu mendeteksi ranjau darat secara efektif dan aman. (more…)
Efektif atau tidak, itu urusan belakangan, dalam kondisi peperangan yang terus berlanjut, segala inovasi paling tidak harus diuji coba. Seperti belum ini, startup dari Rusia yang meluncurkan ranjau darat anti tank (anti tank blast mine) dari wahana drone copter. (more…)
Ranjau anti helikopter pengembangan Dislitbang TNI AL
Ranjau anti helikopter atau AHM (anti helicopter mine) terbilang kalah populer jika dibandingkan ranjau laut dan ranjau darat. Tapi pada kenyataan jenis ranjau yang satu ini sudah lumayan lama dikembangkan, yakni sejak era Perang Dingin. (more…)
Meski sebatas prototipe, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) sejak tahun 2009 telah melansir jenis SLMM (Submarine Launched mobile Mine). Resminya pihak Dislitbangal menyebut ranjau ini sebagai “Ranjau Dasar Laut Pengaruh.” (more…)
Setelah diluncurkan pada Maret 2023, kini unit perdana kapal buru sapu ranjau – mine countermeasure (MCM) City class, disebut telah memulai tahap sea trial. City class adalah kapal pemburu ranjau garapan antara Belgia dan Belanda, yakni sebagai pengganti Alkmaar class (dikenal juga sebagai Tripartite class). Unit perdana City class yang dimaksud adalah BNS Oostende (M940), yang merupakan pesanan Angkatan Laut Belgia. (more…)
Sejak genderang perang ditabuh pada Februari 2022, maka penggunaan perangkat jammer oleh Rusia dan Ukraina melonjak drastis, khususnya saat drone kamikaze mulai ambil bagian dalam perang tersebut. Nah, dari begitu banyak jenis jammer digunakan oleh pihak Rusia, maka menjadi pertanyaan, jenis jammer apakah yang paling banyak digunakan? (more…)
Ada kebanggaan tersendiri bagi TNI AL dalam menjalani latihan bersama dengan Angkatan Laut Singapura (RSN) kali ini. Dalam tajuk Joint Minex Pandu 2024 di Batam, Kepulauan Riau (13 – 19 Mei 2024), TNI AL mengerahkan kapal perang dari jenis pemburu/sapu ranjau yang secara teknologi lebih baru daripada kapal sejenis yang dioperasikan oleh RSN. (more…)
Sejak Oktober 2023, pasukan Rusia mulai mengerahkan Zemledeliye – truck-mounted mine-laying system atau sistem peluncur/peletakan ranjau darat berbasis truk, dalam operasi tempurnya di Ukraina. Dan belum genap enam bulan digunakan di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia dalam channel di Telegram menyebut bahwa Zemledeliye telah menghancurkan lebih dari 500 ranpur Ukraina. (more…)