Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Category: Ranjau

Ilmuwan Cina Sebut Kepulauan Paracel di Laut Cina Selatan Bisa Jadi “Submarine Kill Zone”, Ini Sebabnya!

Kondisi alam dapat dimanfaatkan guna memberikan keuntungan tersendiri pada strategi militer, terkhusus di Laut Cina Selatan, Kepulauan Paracel disebut bisa menjadi submarine kill zone. Indikasi tersebut muncul setelah adanya insiden yang menimpa kapal selam USS Connecticut (SSN-22) yang menabrak gunung bawah laut di Laut Cina Selatan pada tanggal 2 Oktober 2021. (more…)

Exail Pasok USV dan Sistem Anti Ranjau Laut Untuk Lengkapi Kemampuan KRI Pulau Fani 731 dan KRI Pulau Fanildo 732

Exail Inspector 90

Exail, perusahaan robotika dan otonomi maritim dari Perancis, mengumumkan telah dipilih untuk memasok sejumlah Kapal Permukaan Nirawak – Unmanned Surface Vessels (USV) dan Sistem Identifikasi dan Pembuangan Ranjau – Mine Identification and Disposal Systems (MIDS) ke Angkatan Laut Indonesia yang memungkinkan kemampuan unmanned Mine Countermeasures (MCM) pada Satuan Kapal Ranjau (Satran) TNI AL. (more…)

Ranjau Anti Helikopter – Jebakan Maut Untuk Infiltran

Ranjau anti helikopter pengembangan Dislitbang TNI AL

Ranjau anti helikopter atau AHM (anti helicopter mine) terbilang kalah populer jika dibandingkan ranjau laut dan ranjau darat. Tapi pada kenyataan jenis ranjau yang satu ini sudah lumayan lama dikembangkan, yakni sejak era Perang Dingin. (more…)

Unit Perdana Kapal Pemburu Ranjau City Class, BNS Oostende (M940) Memulai Sea Trial

BNS Oostende (M940)

Setelah diluncurkan pada Maret 2023, kini unit perdana kapal buru sapu ranjau – mine countermeasure (MCM) City class, disebut telah memulai tahap sea trial. City class adalah kapal pemburu ranjau garapan antara Belgia dan Belanda, yakni sebagai pengganti Alkmaar class (dikenal juga sebagai Tripartite class). Unit perdana City class yang dimaksud adalah BNS Oostende (M940), yang merupakan pesanan Angkatan Laut Belgia. (more…)

Zemledeliye Mine Laying System Hancurkan 500 Ranpur Ukraina, Termasuk MBT Leopard dan IFV Bradley

Sejak Oktober 2023, pasukan Rusia mulai mengerahkan Zemledeliye – truck-mounted mine-laying system atau sistem peluncur/peletakan ranjau darat berbasis truk, dalam operasi tempurnya di Ukraina. Dan belum genap enam bulan digunakan di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia dalam channel di Telegram menyebut bahwa Zemledeliye telah menghancurkan lebih dari 500 ranpur Ukraina. (more…)