Category: Ranjau

UR-15 Meteor – Inilah Varian Ranpur BMP-3 dengan Fungsi Penghancur Medan Ranjau

Sudah lumayan banyak varian ranpur BMP-3 yang telah diulas di Indomiliter.com, namun ada satu varian dari ranpur berbobot 18 ton ini yang sepertinya terlewatkan, maklum varian BMP-3 ini memang tergolong barang baru bagi arsenal AD Rusia. Yang dimaksud adalah UR-15 Meteor. Ranpur yang punya peran khusus untuk melibas medan beranjau ini belum lama digunakan AD Rusia dalam latihan tempur bersandi Kavkaz-2020. (more…)

PAP-104 MK4 – Mengenal ROV Penetralisir Ranjau di KRI Pulau Rupat 712

Selain jamak hadir sebagai kelengkapan pada kapal riset, Remotely Operated Vehicle (ROV) juga lumrah sebagai fitur standar yang ada di kapal pemburu/penyapu ranjau. Seperti di kapal pemburu ranjau Tripartite Class TNI AL – KRI Pulau Rengat 711 dan KRI Pulau Rupat 712. Di kedua kapal tersebut, yang menjadi andalan adalah ROV PAP-104 MK4 dengan sosok yang mudah dikenali dari warnanya. (more…)

Antisipasi Konflik di Lautan, Kemhan Jepang Kembangkan Prototipe Self Propelled Mine System

Jepang sadar betul, bahwa setiap eskalasi yang terjadi di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan, dapat berdampak langsung pada kedaulatan teritorinya, terlebih beberapa bagian wilayah (pulau) di Jepang memang disengketakan oleh Cina. Seperti kasus Pulau Senkaku di Laut Cina Timur, yang oleh Beijing diklaim sebagai Pulau Diaoyu. Dan tak jarang, kapal perang Cina bermanuver mendekat Perairan Jepang. Seperti pada 18 Juni lalu, diduga sebuah kapal selam Cina melintas di dekat Pulau Amami-Oshima di Prefektur Kagoshima. (more…)

Mirip “Sotong” BPPT, Jepang Kembangkan Drone Bawah Laut Pendeteksi Ranjau

Mirip dengan Sotong yang pernah dikembangkan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan ITB (Institut Teknologi Bandung), pada ajang DSEI 2019 di Chiba, jepang, Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHI) belum lama inin memperkalkan prototipe drone bawah laut atau akrab disebut autonomus underwater vehicle (AUV) berwarna kuning untuk misi mendeteksi keberadaan ranjau di bawah laut. (more…)

Satuan Kapal Ranjau Koarmada II Latihan Menggunakan “Smart Mine”

(Sumber: Twitter Koarmada2SBY)

Selama ini publik lebih banyak mendengar serangkaian latihan buru dan sapu ranjau yang dilakukan Satuan Kapal Ranjau (Satran) TNI AL. Dengan kapal berkemampuan khusus, misi melibas ranjau jelas adalah kegiatan yang beresiko tinggi. Nah, kali ini ada kabar sebaliknya, yaitu Satran Koarmada II diwartakan melakukan latihan pengoperasian ranjau, ini artinya fungsi ranjau bukan dinetralisir, melainkan ‘dipasang’ untuk kebutuhan suatu operasi. (more…)

Ukur Kadar Kemagnetan di Kapal Perang, TNI AL Gunakan Drone Copter IT180 Sterna

Sejumlah berita yang mengaitkan aktivitas kapal perang TNI AL dengan drone sudah beberapa kali diulas, mulai dari uji coba LAPAN LSU-02 di deck KRI Frans Kaisiepo 368, kemudian ada uji coba helikopter drone Schiebel S-100 buatan Austria, sampai yang paling baru rencana kedatangan drone intai fixed wing ScanEagle dari Amerika Serikat. Kesemuanya jika diimpelmentasi, akan diproyeksikan sebagai kepanjangan mata armada kapal perang TNI AL. (more…)

TNI AL Pilih Jerman Sebagai Pemasok Kapal Penyapu Ranjau Terbaru

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi pada Februari 2015 pernah mengungkapkan rencana pengadaan dua unit kapal penyapu ranjau jenis baru untuk memperkuat Satuan Kapal Ranjau (Satran), rencana pengadaan ini tentu wajar adanya, mengingat sudah tiga dekade Satran tak mendapatkan modernisasi alutsista. Sampai saat ini kapal penyapu ranjau andalan Satran adalah dua unit Tripartite Class hasil pengadaan tahun 1988. (more…)

T-MK6 Fanfare: Pengecoh Serangan Torpedo di Korvet Fatahillah Class TNI AL

Bukan perkara mudah untuk menghindari serangan torpedo, ibarat sebuah rudal, torpedo mampu mengendus sasaran dengan alat pemandu, bahkan ada torpedo yang dapat dikendalikan arah lajunya lewat kawat (wired guided). Bila rudal udara ke udara menguber sasaran dengan pemandu infra red dan radar, maka kebanyakan torpedo mengarah pada sasaran dengan bantuan homing akustik, menjadikan torpedo mampu mengejar sasaran yang bergerak berdasarkan suara suara baling-baling atau material magnetik yang dipancarkan oleh badan kapal target.yang dikeluarkan oleh sasaran. Sifat tersebut menjadikan prinsip torpedo fire and forget. (more…)

Ranjau Dasar Laut Pengaruh, Jebakan Penghantar Maut Bergaya Torpedo

foto: karbol@mp.net
foto: karbol@mp.net

Tak lama lagi kapal selam KRI Nagapasa 403 (aka – Changbogo Class) bakal dilayarkan menuju Tanah Air, sebagai monster bawah laut nan modern, kapal selam produksi Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME), Korea Selatan ini tak hanya bisa melontarkan torpedo dan rudal anti kapal, kemampuan lain dari kapal selam diesel listrik ini juga dapat menaburkan ranjau di behind enemy lines. Meski wujudnya masih protipe, Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) sejak tahun 2009 telah melansir jenis SLMM (Submarine Launched mobile Mine). (more…)