
Ketegangan di Selat Hormuz kini tidak lagi hanya berpusat pada adu kekuatan kapal perang di permukaan dan kampanye blokade, melainkan pada ancaman sunyi yang menebar maut di kedalaman laut melalui ranjau seri Maham. (more…)

Ketegangan di Selat Hormuz kini tidak lagi hanya berpusat pada adu kekuatan kapal perang di permukaan dan kampanye blokade, melainkan pada ancaman sunyi yang menebar maut di kedalaman laut melalui ranjau seri Maham. (more…)

Situasi di Timur Tengah mencapai titik didih baru setelah perundingan damai dengan Iran yang berlangsung di Pakistan dinyatakan berakhir buntu tanpa kesepakatan. Merespons kegagalan diplomasi tersebut, Donald Trump mengeluarkan perintah untuk melakukan blokade total terhadap Selat Hormuz guna memutus jalur logistik Iran. (more…)

Ketegangan di Selat Hormuz telah mencapai titik nadir, di mana ancaman ranjau laut kini menjadi momok paling menakutkan bagi navigasi global. Begitu krusialnya ancaman ini, Amerika Serikat dikabarkan sampai harus meminta bantuan khusus dari sekutunya untuk urusan mine-clearing. (more…)

Selain beragam jenis rudal, roket dan bom udara, ranjau darat (permukaan) adalah amunisi yang jumlahnya melimpah, khususnya yang berasal dari peninggalan era Soviet. Ranjau darat yang dimaksud adalah TM-62, yang oleh Rusia dan Ukraina diupayakan untuk dapat dilepaskan oleh drone. (more…)

Setelah diketahui punya kemampuan meluncurkan rudal udara ke udara jarak pendek R-60, drone kamikaze Shahed-136, atau variannya yang diproduksi Rusia, Geran 2, disebut punya kemampuan ekstra lainnya, yaitu disebut mampu meluncurkan ranjau anti tank. (more…)

Sebagai negara yang berkonflik dan merasakan benar ancaman sabotase dari drone kamikaze (loitering munition) yang diluncurkan agen intelijen Israel di dalam negeri, maka Iran harus mempersiapkan skenario jitu untuk secara efektif menetralisir serangan drone kamikaze di ketinggian rendah yang menyerang dalam pola kawanan (swarming). (more…)

Ibarat casing pada ponsel, sistem proteksi pada rantis (kendaraan taktis) kini tampil lebih maksimal dalam wujud yang semakin modular. Seperti terobosan yang dilakukan perusahaan asal Uni Emirat Arab, TAC Armored Vehicles, yang memperkenalkan kit perlindungan jaring anti-drone modular Q-NET (Active Anti-Drone Net Protection) pada rantis. (more…)

Avenger class yang menjadi era terakhir kapal buru sapu ranjau dedicated di Angkatan Laut AS (US Navy), punya kekhasan tersendiri, salah satunya Avenger class tidak dijual ke negara mitra, hanya ditempatkan di luar wilayah AS, dan selama tiga dekade operasionalnya, Avenger class ternyata lumayan kenyang dalam penugasan di perairan konflik. (more…)

Menyandang status Blue Water Navy, Angkatan Laut India punya beberapa segmen kapal kombatan yang unik. Salah satunya adalah jenis kapal Anti-Submarine Warfare Shallow Water Crafts (ASW-SWC), yang mana pada 13 September 2025, telah diluncurkan unit kedua dari ASW-SWC – INS Androth (P69) oleh galangan GRSE (Garden Reach Shipbuilders & Engineers). (more…)

Nama kapal pemburu sapu ranjau – mine countermeasure (MCM) Alkmaar class (dikenal juga sebagai Tripartite class) terbilang kondang. Selain empat dekade telah memperkuat Satuan Ranjau (Satran) TNI AL – KRI Pulau Rengat 711 dan KRI Pulau Rupat 712, Tripartite class sempat naik daun ketika didonasikan ke Ukraina oleh Belanda, meski sampai saat ini tak bisa dikirim akibat blokade oleh Turki di Selat Bosporus. (more…)