PT PAL Tampilkan Desain Multi Role Support Ship (MRSS) – LPD dengan Panjang 163 Meter dan Bobot 14.000 Ton

Bersamaan dengan proyek pembangunan Landing Platform Dock (LPD) pesanan Uni Emirat Arab (UEA) Al Maryah class, PT PAL Indonesia dalam Indo Defence 2024 juga ikut mempromosikan platform LPD tersebut untuk pasar ekspor, khususnya untuk kawasan Asia Tenggara.
Baca juga: Mulai Dibangun 2024, Uni Emirat Arab Order Landing Platform Dock ke PT PAL Indonesia
Disebut sebagai Multi Role Support Ship, PT PAL saat ini telah memulai diskusi dengan Malaysia untuk memasok LPD ini bagi kebutuhan Angkatan Laut Malaysia. Multi Role Support Ship (MRSS) digambarkan sebagai varian paling maju dan modern dari kelas LPD yang dibuat PT PAL, dan desainnya murni merupakan karya cipta Indonesia.
Selain menjajaki peluang ekspor, PT PAL berencana untuk melakukan transfer teknologi pembuatan kapal ke Malaysia melalui kerja sama dengan Lumut Naval Shipyard Sdn.
MRSS dirancang untuk operasi multidomain dan misi yang diperluas. Panjangnya 163,50 meter, dengan lebar 24,00 meter dan draft 6,00 meter. Berat kapal sekitar 14.000 ton. Sistem propulsinya mencakup empat mesin utama yang masing-masing menghasilkan 2.280 kW, dua generator utama 1.200 kW, dan generator darurat 700 kW.

Kecepatan tertinggi kapal adalah 18 knot, dengan kecepatan jelajah 14 knot. Daya tahan operasionalnya adalah 30 hari, dengan jangkauan maksimum 9.000 mil laut. Spesifikasi ini memungkinkan kapal untuk mendukung penempatan jarak jauh dan beroperasi di berbagai zona maritim, termasuk lingkungan pesisir dan laut terbuka.
Kapal ini dilengkapi dengan sistem navigasi, distribusi daya, dan kontrol lingkungan yang diperlukan untuk berfungsi terus menerus selama misi yang diperpanjang.

Kemampuan logistik dan transportasi amfibi kapal mencakup kemampuan untuk membawa dan mengerahkan hingga empat Landing Craft Utility (LCU) dari well deck.
Dek internal LPD ini dapat menampung hingga 16 tank atau 29 unit ranpur lapis baja. Fitur tambahan termasuk derek kargo, kompartemen yang dilindungi terhadap ancaman nuklir, biologi, dan kimia, fasilitas medis, dan sistem pemadam kebakaran di atas kapal. Fasilitas penyimpanan tersedia untuk bahan bakar padat dan cair. Kemampuan ini memungkinkan kapal untuk mengangkut personel, kendaraan, dan perbekalan ke garis pantai atau daerah yang terkena bencana alam. Kapal ini mampu mendukung pendaratan amfibi serta operasi logistik di lingkungan tempat infrastruktur pelabuhan mungkin rusak atau tidak ada.
Meski Mirip, Desain Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) dan Landing Platform Dock (LPD) Ternyata Berbeda
Komponen penerbangan kapal ini mencakup dek helikopter yang mampu mendukung tiga helikopter secara bersamaan dan hanggar internal yang dapat menyimpan tiga helikopter tambahan, sehingga kapal ini memiliki total kapasitas untuk menampung enam helikopter.
Helikopter yang kompatibel meliputi AS565, AW101, dan AW139. Helikopter ini dapat melakukan misi seperti pengintaian udara, transportasi kargo, evakuasi korban, pencarian dan penyelamatan, dan penyisipan pasukan amfibi.
Sementara untuk persenjataan dan rangkaian sensor kapal mencakup meriam 76 mm atau 57 mm pada haluan. Senjata sekunder terdiri dari dua kanon 30 mm dan dua Close In Weapon System (CIWS). Untuk perlindungan jarak dekat tambahan, enam senapan mesin berat 12,7 mm dipasang.
[the_ad id=”77299″]
Sensor mencakup radar pencarian permukaan dengan kemampuan Identifikasi Teman atau Lawan (IFF), radar navigasi, radar pelacak, tindakan dukungan elektronik, dan sistem kendali tembakan elektro-optik. Kapal juga mencakup sonar yang dipasang di lambung untuk kesadaran situasional di bawah air.
LPD ini dilengkapi dengan decoy launcher dan Combat Management System (CMS) terintegrasi, yang beroperasi melalui Pusat Komando Taktis Gabungan (JTCC). Sistem ini memungkinkan kontrol terpusat dari semua sistem sensor dan senjata selama operasi. (Gilang Perdana)
STM (Turki) Tawarkan Desain LPD (Multirole Support Ship/MRSS) ke Malaysia, Saingan Langsung PT PAL



Gak dipasang CIWS juga nih? Takutnya kena drone atau rudal hipersonik gitu.
Sekali lagi…… desain nya WAGU ☝️