
Pemerintah Australia melalui Departemen Pertahanan secara resmi telah memberikan kontrak prestisius senilai 4 miliar dolar Australia kepada galangan kapal dalam negeri, Austal. Kontrak strategis ini mencakup desain dan pembangunan delapan unit kapal pendarat berat atau Landing Craft Heavy (LCH) generasi terbaru. (more…)

Dunia maritim internasional mencatatkan sejarah baru di perairan Indonesia dengan dimulainya uji coba laut (sea trials) Matilda 1, sebuah Stern Landing Vessel (SLV) sepanjang 73 meter yang revolusioner. Peristiwa ini menjadi momen kebanggaan bagi industri pertahanan nasional karena kapal canggih ini resmi diluncurkan pada akhir Januari 2026 oleh sebuah galangan kapal strategis di Batam. (more…)

Panggung pertahanan maritim internasional di Hamad Port kembali menjadi saksi persaingan prestise dan kekuatan militer negara-negara Teluk dalam ajang DIMDEX (Doha International Maritime Defence Exhibition) 2026. Sementara Uni Emirat Arab saat ini tengah menanti kehadiran kapal serbu amfibi LPD 163M Al Maryah hasil karya PT PAL Indonesia, Qatar telah lebih dulu mencuri perhatian dunia dengan memamerkan Al Fulk. (more…)

LY-1 Naval Laser System, yang dipamerkan pada defile peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) ke-80 di Beijing, diklaim sebagai senjata laser terkuat. Walau berlabel Naval Laser System, LY-1 sesuai misi defile di darat, maka LY-1 secara khusus dipasang pada kendaraan khusus (ransus) HZ141 8×8. (more…)

Setelah kapal induk Type 003 Fujian resmi beroperasi, maka sorotan atas keunggulan teknologi penerbangan Angkatan Laut Cina beralih ke kapal serbu amfibi – LHD (Landing Helicopter Dock) Type 075 Sichuan. Setelah kapal pertamanya diluncurkan pada akhir Desember 2024, maka fokus perhatian tertumpu pada adopsi teknologi electromagnetic catapult – EMALS (Electromagnetic Aircraft Launch System) yang juga disertakan pada kapal induk helikopter ini. (more…)

Dalam skenario invasi, setelah operasi amfibi berhasil dilakukan dengan dukungan kekuatan laut dan udara, maka tahap lanjutan adalah pengiriman bekal logistik. Meski tidak ada yang tahu kapan persisnya Cina akan melancarkan invasi ke Taiwan, namun skenario penyediaan dan pengiriman logistik dalam jumlah besar dari laut telah ‘terbaca’ lewat keberadaan tongkang pendarat raksasa. (more…)

Setelah mengunjungi Indonesia di tahun 2018, kini JS Osumi (4001) kembali ke Indonesia, yakni terkait misi Jepang dengan gelaran latihan militer multilateral Super Garuda Shield 2025. Meski profil JS Osumi pernah kami kupas di artikel terdahulu, namun masih ada sisi menarik dari kapal pendarat ini, salah satunya adalah label yang disematkan sebagai LST (Landing Ship Tank). (more…)

Setelah penjualan HMS Albion dan HMS Bulwark ke Brasil, praktis Angkatan Laut Inggris kehilangan unsur kekuatan serbu amfibi, yang mana tidak ada lagi Landing Platform Dock (LPD) yang dioperasikan Royal Navy. Lantaran konsep serbuan amfibi tak dihilangkan, maka ada peluang bagi biro desain (perancang) kapal untuk menawarkan desain LPD masa depan untuk Angkatan Laut Inggris, namun yang ditawarkan adalah LPD plus. (more…)

Setelah tahun lalu dilibatkan dalam mendukung mobilisasi peralatan berat di Super Garuda Shield 2024, kini kapal angkut Roll-On/Roll-Off (Ro-Ro) MV Cape Hudson (T-AKR-5066) kembali dilibatkan dalam latihan militer multilateral Super Garuda Shield 2025 (25 Agustus – 4 September 2025). Persisnya sejak 12 Agustus lalu, kapal dengan muatan penuh 51.000 ton itu telah berlabuh di Pelabuhan Panjang, Lampung, untuk menurunkan perlengkapan, kendaraan taktis, kendaraan tempur, sampai helikopter milik Angkatan Darat AS (US Army). (more…)

Industri pertahanan Vietnam mencapai tonggak baru, yaitu dengan peluncuran kapal amfibi (kapal pendarat) pertama buatan dalam negeri. Kapal dari small Landing Ship Tank (LST) yang diberi nama VDC-01, dan telah diluncurkan pada awal Agustus di galangan kapal Ba Son. (more…)