BAE Systems Luncurkan Prototipe Ranpur AMPV dengan Turret Mortir Patria Nemo 120mm

Populer setelah dipasang pada kapal cepat Watercat M12 (Mortar Boat), mortir kaliber 120 mm Patria Nemo belum lama ini diperkenalkan oleh BAE Systems sebagai paket senjata utama pada Armored Multi Purpose Vehicle (AMPV) – prototipe ranpur roda rantai yang dipersiapkan sebagai pengganti M113. Seperti apakah kemampuan Patria Nemo ketika dipasang pada ranpur roda rantai?

Baca juga: Patria Nemo Mortar Boat: Penantang X18 Antasena Tank Boat

Dari siaran pers, disebut BAE Systems telah mengirimkan prototipe Armored Multi-Purpose Vehicle (AMPV) Turreted Mortar pertama kepada Angkatan Darat AS (US Army). Prototipe ini menampilkan sistem pelat atas yang baru dirancang-External Mission Equipment Package (ExMEP) yang memungkinkan pemasangan berbagai turret dengan mudah di AMPV, yang salah salah satunya kini diuji adalah turret Patria Nemo berupa mortir kaliber 120 mm.

Sebagai hasil dari upaya investasi teknologi kolaboratif yang cepat dengan melibatkan Angkatan Darat AS, BAE Systems, dan Kongsberg/Patria, prototipe ini menunjukkan potensi pertumbuhan varian untuk keluarga kendaraan AMPV yang sangat mudah beradaptasi.

“Menyerahkan kemampuan luar biasa ini kepada Angkatan Darat untuk dievaluasi merupakan langkah penting dalam menciptakan opsi yang lebih luas bagi prajurit untuk mempertahankan keunggulan tempur di medan perang,” kata Bill Sheehy, direktur program AMPV BAE Systems. Prototipe AMPV Turreted Mortar lahir dari diskusi kemampuan yang dilakukan antara BAE Systems dengan Angkatan Darat AS pada tahun 2022.

Prototipe AMPV Turreted Mortar memanfaatkan ExMEP dari BAE Systems untuk secara cepat mengintegrasikan sistem mortir Nemo 120mm adalah platform pendukung tembakan tidak langsung dan langsung yang dapat digunakan dalam skenario multi-misi.

Prototipe AMPV Turreted Mortar baru ini menawarkan peningkatan signifikan yang tidak hanya memungkinkan peningkatan kemampuan dan perlindungan kekuatan, namun juga menjaga prajurit sepenuhnya berada di bawah perlindungan lapis baja yang disediakan oleh kendaraan.

Selama beberapa bulan ke depan, Angkatan Darat AS akan menjalankan prototipe AMPV Turreted Mortar melalui evaluasi lapangan yang ketat untuk menandai kemampuannya terhadap apa yang dibutuhkan Prajurit di medan perang.

Patria Nemo mengusung jenis mortir kaliber 120 mm dengan teknologi remote controlled system. Meski asasi mortir adalah untuk melibas sasaran tak langsung (indirect), tapi Patria Nemo punya ciri khas meriam/kanon, yaitu mampu melakukan tembakan langsung (direct) pada sasaran. Patria Nemo sanggup melakukan tembakan balasan, bahkan melakukan bantuan tembakkan ke permukaan. Dengan teknologi Multiple Rounds Simultaneous Impact (MRSI), senjata ini dapat melontarkan lima proyektil secara bersamaan pada satu sasaran.

Dalam satu menit, Patria Nemo dapat memuntahkan delapan peluru. Mengenai sudut penembakkan, selain pastinya kubah dapat berputar 360 derajat, laras dengan panjang 3000 mm punya sudut elevasi vertical mulai dari -3 sampai 85 derajat.

“Kecil-kecil Cabe Rawit”, Marinir Swedia Dilengkapi Mortir Kapal Kaliber 120mm

Patria Nemo dapat melontarkan proyektil mortir 120 mm smoothbore standar yang banyak digunakan unit pasukan Infanteri. Secara umum, Patria Nemo dapat menggasak sasaran hingga jarak 10 km. Dalam kesempatan pertama, mulai dari identifikasi sasaran sampai kesiapan penembakkan, open fire dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 30 detik.

Patria Nemo diproduksi oleh Patria Vammas Oy, manufaktur senjata asal Finlandia. Nemo bukan pemain baru, setidaknya produk Patria Nemo sudah digunakan oleh Arab Saudi, Slovenia, Swedia, dan Uni Emirat Arab. Khusus di Uni Emirat Arab, Nemo sudah dipasang pada ranpur Patria AMV 8×8. Dengan konsep modular, Patria Nemo dapat dengan mudah di install di beragam platform. (Haryo Adjie)