Tag: PT PAL Indonesia

PT PAL Indonesia Lakukan First Steel Cutting Unit Kedua Frigat Merah Putih

PT PAL Indonesia pada hari Rabu (5/6/2024) melaksanakan tahapan penting dalam pembangunan proyek frigat Merah Putih (Arrowhead 140), yakni first steel cutting (pemotongan plat baja pertama) unit kedua frigat Merah Putih (W000305), di Workshop Fabrikasi Divisi Kapal Niaga. Bagi PT PAL, pembangunan frigat Merah Putih merupakan lompatan besar, pasalnya inilah kapal perang kombatan dengan tonase terbesar yang akan dibangun oleh BUMN Strategis ini. (more…)

PT PAL Masuki Tahap Keel Laying Proyek Ekspor LPD Kedua Pesanan Angkatan Laut Filipina

Setelah resmi melakukan upacara First Steel Cutting (FSC) kapal ekspor Landing Platform Dock (LD) Tarlac class kedua pesanan Angkatan Laut Filipina pada Januari 2024 silam, PT PAL Indonesia mencatat capaian baru kemajuan pembangunan ke tahap Keel Laying. Peresmian upacara tersebut dikemas secara padat sekaligus dilakukan peninjauan oleh Komite Inspeksi dan Penerimaan Teknis atau Technical Inspection and Acceptance Committee (TIAC) dari Angkatan Laut Filipina di workshop PT PAL Indonesia. (more…)

Jelang Pembangunan Kapal Selam Scorpene Evolved, Inilah Fasilitas Produksi yang Telah Disiapkan PT PAL Indonesia

Fasilitas hanggar kapal selam PT PAL Indonesia

Setelah pada 28 Maret 2024, resmi menandatangani kontrak pembangunan dua unit kapal selam Scorpene Evolved Full LiB bersama Naval Group dari Perancis, maka pada hari ini (6/4/2024) PT PAL Indonesia lewat siaran pers, menyatakan kesiapan fasilitasnya dalam mewujudkan produksi kapal selam di galangan PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur. (more…)

Kontrak Pengadaan Dua Unit Kapal Selam Scorpene Evolved Full LiB Telah Berjalan, Siap Dibangun PT PAL Indonesia

Ini bukan April mop, Naval Group dan PT PAL Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk pembangunan dua unit kapal selam Scorpène Evolved Full LiB yang akan dibangun di Indonesia. Persisnya pada tanggal 28 Maret 2024, Indonesia memilih Naval Group dan PT PAL untuk memperkuat kemampuan TNI AL dengan dua kapal selam baterai Lithium-Ion (LiB) Scorpène Evolved yang akan dibangun di galangan kapal PT PAL, melalui transfer teknologi. (more…)

Pilah Pilih Meriam Utama KCR 60 TNI AL, Tetap di Kaliber 57mm atau Upgrade ke 76mm?

Bofors 57 MK3 (kiri) dan OTO Mlelara 76 (kanan)

Meriam kaliber 57 mm sejak dekade 80-an telah identik sebagai sistem senjata utama pada Kapal Cepat Rudal (KCR) TNI AL, yakni dimulai pada adopsi meriam Bofors 57 MK1 di KCR Mandau class buatan Korea Selatan, kemudian berlanjut pada generasi KCR dari FPB-57 series yang menggunakan Bofors 57 MK2, dan yang terbaru, instalasi Bofors 57 MK3 pada KCR 60M produksi PT PAL Indonesia. Bagi sebagian orang yang memperhatikan hal ini, tentu menjadi pertanyaan, mengapa meriam kaliber 57 mm mendominasi sebagai senjata pada haluan di sebagian besar KCR TNI AL? (more…)

Meski Filipina ‘Lebih Dekat’ dengan Korea Selatan, Tapi Justru Order LPD Empat Unit ke PT PAL, Ternyata ini Rahasianya

Dipercayanya PT PAL Indonesia dalam pengadaan (tambahan) dua unit Landing Platform Dock (LPD) atau Strategic Sealift Vessel (SSV) oleh Angkatan Laut Filipina, merupakan prestasi tersendiri dan kebanggaan bagi Bangsa Indonesia, terlebih SSV Tarlac class adalah kapal perang bertonase terbesar yang menjadi ikon di arsenal Angkatan Laut Filipina. Namun, prestasi pengadaan berulang ini kerap mengundang tanya. (more…)