Tag: UAV

RQ-4 Global Hawk: Pertama Kali Mendarat di Asia Tenggara, Membetot Perhatian di Singapore AirShow 2018

Punya bentang sayap lebih lebar dari Boeing 737, menjadikan RQ-4 Global Hawk adalah sosok drone berukuran tambun, bahkan boleh disebut sebagai salah satu UAV (Unmanned Aerial Vehicle) terbesar yang ada saat ini. Dan tatkala drone berbobot 14 ton ini mendarat di Bandara Changi yang padat trafik penerbangan komersial, maka kehadiran Global Hawk seolah menjadi “kado” istimewa bagi para pengunjung Singapore AirShow 2018. (more…)

TNI AL Pilih Wärtsilä ELAC Nautik Untuk Sistem Sonar dan Komunikasi Kapal Selam Nagapasa Class

Setelah combat management system, radar intai dan periskop untuk kapal selam Nagapasa Class (aka – Changbogo Class) dipaparkan pada artikel terdahulu, kini giliran sistem sonar yang menjadi perhatian pada kapal selam terbaru TNI AL tersebut. Wärtsilä, perusahaan teknologi dan energi asal Finlandia disebut-sebut menjadi pemasok solusi untuk sistem sonar untuk ketiga unit Nagapasa Class. (more…)

PT DI Bangun Prototipe Drone MALE Untuk TNI AU dari Basis TAI Anka-B

Indomiliter.com pada Juli 2017 pernah mengulas tentang Watchkeeper WK450, drone alias UAV (Unmanned Aerial Vehice) dengan kemampuan MALE (Medium Altitude Long Endurance) besutan Thales UK yang ditawarkan kepada TNI AU. Dan merujuk ke pemberitaan terbaru, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dan Turkish Aerospace Industries (TAI) dikabarkan dalam tahap finalisasi kerjasama pengembangan drone MALE untuk kebutuhan TNI AU. (more…)

KAPA Multiguna: Digadang Sebagai Pengganti KAPA K-61 Korps Marinir

Mengingat KAPA (Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri) yang dioperasikan Korps Marinir telah berusia lanjut, yakni K-61 dan PTS-10, maka Batalyon KAPA Resimen Kavaleri Marinir membutuhkan modernisasi jenis KAPA, maklum peran KAPA cukup vital, selain diperlukan dalam menunjang operasi pendaratan amfibi, KAPA terbukti punya andil besar dalam operasi tanggap darurat bencana alam, hingga mendukung misi SAR. (more…)

Elang Laut 25: Telah Resmi Dioperasikan Direktorat Topografi TNI AD

Elang Laut 25, UAV (Unmanned Aerial Vehicle) produksi PT Carita Boat Indonesia, menjadi salah satu drone lansiran Dalam Negeri yang beruntung. Perusahan swasta nasional yang bermitra dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) ini telah meluluskan Elang Laut 25, bukan sekedar prototipe, tapi Elang Laut 25 telah meraih order dan dioperasikan secara penuh oleh Direktorat Topografi TNI AD (Dittopad). (more…)

TNI AU Ditawari Watchkeeper WK450, Drone Battle Proven di Afghanistan

Dari segi kelengkapan alutsista, Indonesia punya drone berkemampuan MALE (Medium Altitude Long Endurance) untuk misi intelijen, pengintaian udara, dan akuisisi target. Berdasarkan spesifikasi, drone paling mutakhir dioperasikan Skadron Udara 51 TNI AU yang menggunakan TUAV (Tactitcal Unmanned Aerial Vehicle) Aerostar buatan Aeronautics Defense Systems, Israel. Namun karena jumlah yang belum mencukupi dan ‘mungkin’ kapabilitasnya masih tertinggal dari drone intai negara tetangga, menjadikan peluang pengadaan drone TNI masih terbuka. Sebagai bukti, Thales UK dari Inggris belum lama ini dikabarkan telah mengajukan proposal penawaran drone MALE, Watchkeeper WK450 kepada pihak TNI AU. (more…)

DroneSentry: Lindungi Obyek Vital Strategis, Inilah Permanent Drone Jammer

Karena punya potensi tinggi sebagai ancaman dan gangguan, tactical drone jammer gun kini sudah digunakan oleh beberapa satuan elite TNI. Dengan sifatnya yang man portable, jammer gun jelas punya keunggulan dari aspek mobilitas, siap digelar untuk mengawal kunjungan VVIP dimana dan kapan pun. Meski serba unggul, tak selamanya jurus menaklukan drone (UAV/Unmanned Aerial Vehicle) pas dihadapi dengan jammer gun. Guna melindungi obyek vital (obvit) seperti Istana Negara, Kilang Minyak, Bandara, dan basis militer, akan lebih pas bila dipasang permanent jammer drone. (more…)

TNI AL Lirik Schiebel (Rajawali) S-100, Apa Saja Keunggulan Naval Drone Asal Austria Ini?

Foto: Jawapos

Jagad drone helikopter di Indonesia mulai ramai sejak setahun belakangan, persisnya setelah Badan SAR Nasional (BASARNAS) mengoperasikan drone copter SDO 50V2 buatan Swiss, ditambah kedatangan drone copter Saab Skeldar V-200 untuk misi intai maritim pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, kini ada kabar baru lagi, meski statusnya baru diperkenalkan, disebutkan Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar), Laksamana Muda TNI Aan Kurnia tertarik dan ingin menjajaki pengadaan drone Schiebel Camcopter S-100 buatan Austria. (more…)