Sejak invasi Rusia pada 24 Februari 2022, maka struktur rudal hanud (pertahanan udara) Ukraina mengenal sistem berlapis, dalam ini berlapis jenis dan merek, pasalnya Ukraina menerima pasokan rudal hanud dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat, melengkapi sistem rudal hanud eksisting dari era Uni Soviet. Yang menarik, dalam waktu dekat, struktur kekuatan rudal hanud Ukraina akan mengalami perubahan secara signifikan. (more…)
Zubr class, sampai saat ini dikenal sebagai Landing Craft Air Cushion (LCAC) atau hovercraft terbesar di dunia. Dibangun Ukraina saat era kejayaan Uni Soviet, kini justru Zubr class debutnya lebih populer digunakan oleh Cina. Sang Naga mengoperasikan empat unit Zubr class, dan kabarnya ada dua lagi yang sedang dalam proses pembangunan. Identik sebagai wahana serbu amfibi, keberadaan Zubr class kerap dikaitkan dengan upaya Cina untuk menginvasi Taiwan. (more…)
Taiwan dengan dukungan Amerika Serikat boleh jadi kian antisipatif terhadap potensi invasi Cina daratan, namun disisi lain, Beijing juga semakin canggih dan kreatif untuk merancang provokasi, dan bila pada saatnya bakal membuat kejutan kepada Taipei. (more…)
Sebagai sekutu Amerika Serikat yang mendapatkan ‘perhatian’ ekstra, maka kepemilikan rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence Systems) FIM-92 Stinger, jelas sudah lumrah. Taiwan memiliki setidaknya 1.800 rudal Stinger dalam varian Dual Mount Stinger (DMS), sistem Stinger Avenger yang dipasang di rantis Humvee, dan konfigurasi peluncuran udara untuk helikopter serang AH-64 Apache. Namun, jumlah ribuan dan varian Stinger masih dirasakan kurang oleh Taiwan. (more…)
Selain F-16 Viper, andalan lain Angkatan Udara Taiwan adalah armada jet tempur buatan Perancis, Dassault Mirage-2000. Namun, ada kabar Kementerian Pertahanan negara pulau itu tengah mempertimbangkan opsi untuk melakukan upgrade atau mengganti jet tempur bersayap delta tersebut. (more…)
Meski tak diumbar secara frontal, aktivitas militer Amerika Serikat untuk melindungi Taiwan berlangsung terus-menerus. Namun, tak banyak diketahui bahwa ada insiden besar yang pernah terjadi antara AS dan Cina, khususnya menyangkut kemampuan anti kapal selam yang digelar AS untuk mendeteksi pergerakan kapal selam Cina di kawasan tersebut. (more…)
Selain kabar drone tempur Cina TB001 Scorpion yang sukses mengitari Pulau Formosa (Taiwan), rupanya ada hal lain yang harus dicermati oleh militer Taiwan, seiring dengan isu invasi Cina Daratan yang kian menguat dalam beberapa waktu belakangan. Salah satu yang kini mendapat perhatian adalah helikopter anti kapal selam (anti submarine warfare) Harbin Z-9. (more…)
Tajuk berita seputar Taiwan dalam beberapa hari ini diramaikan dengan kabar adanya drone Cina yang terbang mengitari Pulau Formosa, meski aksi terbang drone, jet tempur dan pembom Cina acap kali melintasi zona identifikasi pertahanan udara Taiwan, namun, insiden kali ini terbilang unik, lantaran pertama kalinya drone tempur Cina terbang mengitari teritori Taiwan. (more…)
Oleh para analis militer, invasi Cina daratan ke Taiwan disebut tinggal menunggu waktu saja. Dan terkait D-day yang diprediksi bakal membawa perubahan besar tersebut, militer Cina dipastikan akan mengerahkan beragam alutsista andalannya. Dalam skenario operasi amfibi, maka salah satu yang bakal digunakan adalah Norinco ZBL-09 8×8 “Snow Leopard”. (more…)
Guna meningkatkan spirit prajurit, wajar bila kesatuan di garis depan menggunakan badge atau patch (emblem) dengan desain unik, yang bahkan tak sedikit malah ‘nyeleneh’ dengan merendahkan lawannya. Setelah awak drone (UCAV) MQ-9 Reaper di Naval Air Station Point Mugu, California, mengenakan patch yang sempat memicu ‘kemarahan’ Cina, kini serupa tapi tidak sama datang dari Taiwan. (more…)