Memasuki tahun ketiga perang Ukraina, Rusia dikabarkan telah mendapatkan perkuatan dalam elemen drone kamikaze, yang salah satunya dipasok oleh Iran dengan jenis drone kamikaze bermesin jet, Shahed-238. Bukti pengoperasian varian pengembangan dari Shahed-136 pertama kali muncul pada 8 Januari lalu. (more…)
Dilibatkan secara masif dalam perang di Ukraina, nama drone kamikaze Shahed-136 produksi Iran sangat dikenal oleh netizen. Serangan kawanan Shahed-136 yang diluncurkan Rusia, menjadi momok yang menakutkan bagi pertahanan Ukraina. Belakangan, Shahed-136 telah diproduksi oleh Rusia dengan label Geran-2. Nah, tahukah Anda, bahwa ‘nenek moyang’ Shahed-136 ternyata bukan dari Israel. (more…)
Dari beragam rudal hanud (pertahanan udara) yang dipasok ke Ukraina, maka yang paling tua adalah rudal hanud jarak menengah MIM-23 Hawk, maklum rudal ini meluncur perdana pada tahun 1960. Setidaknya ada empat peluncur MIM-23 Hawk yang telah dikirim dari Spanyol ke Ukraina. Lantaran usianya yang telah sepuh, maka menjadi tanda tanya, apakah rudal hanud legendaris dari era perang dingin ini mampu dioperasikan secara optimal oleh Ukraina? (more…)
Kinerja drone kamikaze Shahed-136 produksi Iran pada laga perang Ukraina terbilang memukai. Meski ditemukan sejumlah kekurangan, Shahed-136 tak pelak merupakan momok tersendiri bagi sistem pertahanan udara Ukraina. Setelah Shahed-136 yang kini mulai diproduksi di Rusia dengan sebutan Geran 2, ada kabar bahwa Cina juga ikutan memproduksi copy-an Shahed-136. (more…)
Menyadari peran penting drone kamikaze dalam operasi tempurnya di Ukraina, maka sejak akhir tahun lalu Rusia merintis pendirian basis produksi drone kamikaze di wilayahnya. Dalam hal ini, Rusia menggandeng mitra strategisnya, yakni Iran, yang selama ini sukses dengan reputasi tempur drone kamikaze Shahed-136. Dan belum lama ada kabar bahwa Shahed-136 produksi lokal Rusia telah unjuk gigi di medan perang. (more…)
Lama tak ada kabar beritanya, belum lama ini beredar di jaringan media sosial tentang drone tempur (UCAV) Shahed-191. Berbeda dengan Shahed-136 yang digunakan Rusia dalam perang di Ukraina, maka Shahed-191 adalah drone dengan mesin jet. Dan seperti terlihat dalam foto, Shahed-191 diluncurkan dari kendaraan offroad Toyota Tundra. (more…)
Iran dan Rusia diwartakan tengah memulai tahapan pembangunan pabrik drone di wilayah Rusia yang dapat memasok lebih dari 6.000 drone rancangan Iran untuk perang di Ukraina. Delegasi Iran berpangkat tinggi telah terbang ke Rusia pada awal Januari guna mengunjungi lokasi di mana pabrik tersebut direncanakan akan dibangun. (more…)
Meski didera musim dingin dengan keterbatasan pasokan listrik, warga Ukraina sejak 17 November lalu sedikit dapat bernapas lega, pasalnya sejak saat itu tidak lagi terdeteksi kehadiran drone kamikaze Shahed-136 (Geran-2) yang diluncurkan Rusia. Ada apa? (more…)
Setelah debut Shahed-136 yang membuat geger laga Perang di Ukraina, kini muncul kabar, bahwa Iran akan mengirimkan drone kamikaze yang lebih sangar, yakni Arash 2 untuk Rusia. Drone kamikaze ini disebut-sebut punya jarak jangkau yang sedikit lebih rendah dari Shahed-136, namun, Arash 2 dapat membawa hulu ledak lebih besar. (more…)
Dari apa yang diungkapkan para analis pertahanan global, sejatinya tidak ada yang terlalu canggih dari drone kamikaze produksi Iran, Shahed-136, yang digunakan Rusia untuk melakukan serangan ke beberapa kota di Ukraina. Sebut saja, drone bertenaga propeller ini terbilang berisik suaranya, dimana dari kejauhan sudah dapat dideteksi kehadirannya, lantaran suara mesinnya bak motor 2 tak. (more…)