Tag: rudal; anti tank

Dikendalikan Lewat Kabel, Beginilah Cara Meluncur Rudal Anti Tank AT-5 di BVP-2 Marinir

Sampai saat ini belum pernah terdengar kabar bila rudal anti tank AT-5 Spandrel pernah diuji tembak oleh Korps Marinir, padahal inilah salah rudal anti tank pertama yang dimiliki TNI. Bahkan sampai saat ini sosok peluncurnya selalu terlihat terpasang pada bagian atas kubah ranpur BVP-2. Entah apakah saat ini rudalnya masih dalam kondisi aktif atau tidak, namun AT-5 Spandrel tetaplah jenis rudal yang menarik, lantaran rudal yang dirilis di era Uni Soviet ini punya sifat kebal di jamming. (more…)

Pindad SLT Latih: Tingkatkan Keterampilan dan Self Confidence Prajurit Infanteri

Tidak ada cara yang paling ampuh untuk mengasah kemampuan tempur prajurit selain dengan melakukan latihan, latihan dan latihan. Terkhusus pada kecabangan infanteri, salah satu jenis senjata yang ada dalam silabus pendidikan adalah penguasaan penggunaan senjata anti tank. Dalam infanteri TNI AD, senjata anti tank (lawan tank) maskot utamanya adalah jenis rudal anti tank, seperti jenis FGM-148 Javelin, Saab NLAW, dan MBDA Milan. Namun karena termasuk alutsista berharga ‘mahal,’ penggunaan rudal anti tank benar-benar diperuntukkan untuk membabat sasaran berkategori high level. (more…)

Wire Guided Missile: Ketika Kabel Jadi Platform Pemandu Rudal Anti Tank

Saat kami menurunkan artikel tentang rontoknya MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 Turki oleh rudal TOW 2 di Al Bab, Suriah, beberapa pembaca Indomiliter.com di kolom komentar menanyakan tentang sistem pemandu BGM-71 TOW 2 yang mengacu pada SACLOS (Semi Automatic Command to Line-of-Sight) dengan wire guided. Ya dengan wire guided artinya rudal dipandu lewat media kabel. Kedengarannya terasa janggal, bagaimana mungkin rudal yang meluncur 300 meter per detik dan melesat sampai ribuan meter namun dipasangi untaian kabel. (more…)

Raytheon TOW 2 – Rudal Anti Tank Perontok MBT Leopard 2A4 di Al Bab, Suriah

Keperkasaan MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 mungkin tak usah diragukan lagi, bahkan tank asal Jerman dengan bobot 60-tonan ini juga telah menjadi ikon kekuatan Kavaleri TNI AD. Namun berita dari Timur Tengah beberapa hari lalu seolah ‘menodai’ keangkeran Sang Leopard. Pangkal musababnya adalah rontoknya 10 unit Leopard 2A4 AD Turki oleh senjata anti tank/ATGM (Anti Tank Guided Missile) yang dioperasikan militan ISIS di daerah Al Bab, Suriah. (more…)

9M117M1 Arkan – Rudal Anti Tank Andalan Tank BMP-3F Korps Marinir TNI AL

(Foto: Istimewa)

Meski pengadaannya berjalan lambat, adopsi rudal anti tank dalam beberapa tahun belakangan mulai menjadi perhatian untuk unit tempur di darat. Sebut saja infanteri TNI AD kini telah mengoperasikan rudal anti tank Saab NLAW dan FGM-148 Javelin. Sementara Marinir TNI AL sejak kedatangan ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) BVP-2 mulai mengoperasikan rudal anti tank AT-5 Spandrel. Dan di era IFV terbaru BMP-3F, Kavaleri Marinir pun menggunakan 9M117M1 Arkan.

(more…)

AGM-114R3 Hellfire: Rudal Penghantar “Api Neraka” dari AH-64E Apache Guardian TNI AD

AH-64D-Apache-Fire-Control-Radar

Rudal anti tank yang mampu diluncurkan dari helikopter masih jadi barang langka bagi militer Indonesia. Satu-satunya yang ada yakni AT-9 milik Puspenerbad TNI AD yang dipasang pada heli serbu Mil Mi-35P Hind buatan Rusia. Namun, jika tak ada pergeseran jadwal, bersama dengan datangnya pesanan delapan unit AH-64E Apache Guardian pada tahun 2017, maka Indonesia akan mengoperasikan rudal AGM-114R3 Hellfire, rudal taktis udara ke permukaan, yang salah satu perannya sebagai tank killer. (more…)

GAZ-69: Legenda Jip Tangguh Rusia, Mulai dari Angkut Personel Hingga Pelibas Tank

gaz69-2

Buat Russian Fans Boy pastinya mahfum dengan sosok rantis satu ini. Selain lekat dengan sentuhan memori era orde lama, rantis jip GAZ-69 punya arti tersendiri bagi perkembangan kendaraan off road 4×4 di Tanah Air. Meski sudah lama pensiun dari kedinasan, hingga kini GAZ-69 terbilang laris sebagai memorabilia. Debutnya tak sebatas sebagai rantis angkut personel, di negeri asalnya GAZ-69 bahkan dirancang sebagai platform peluncur rudal anti tank. (more…)

CT-CV 105HP: Meriam Canggih Untuk Medium Tank Pindad

b-1024x768-CMI-Defence-Cockerill-CT-CV_02

Setelah melewati seleksi yang melibatkan CMI (Cockerill Maintenance & Ingenierie SA Defense) dari Belgia, OTO Melara dari Italia, dan Denel Land System dari Afrika Selatan. Akhirnya PT Pindad pada September 2014 lalu memutuskan vendor yang dipercaya untuk memasok meriam pada proyek medium tank adalah CMI. Penunjukkan CMI juga mencakup perjanjian kerjasama PT Pindad untuk memproduksi secara lisensi kubah meriam CSE 90LP (low pressure) dan CT-CV 105HP (high pressure).

(more…)

[Open Sale] Army Shirt Mil Mi-35P – Indonesian Flying Tank Buster

POSTERS-MI-35P-HIND

Puspenerbad TNI AD memang akan dilengkapi dengan heli tempur AH-64E Guardian, tapi karena dibeli gress dari pabrikan Boeing, kedatangan helikopter varian keluarga AH-64 Apache ini baru dijadwalkan tiba bertahap pada tahun 2017. Sementara menanti datangnya Guardian, kekuatan kavaleri udara TNI AD pun sejatinya sudah punya sosok helikopter kombatan jenis lain yang punya rekam jejak spektakuler di kancah beragam konflik dan peperangan, yang dimaksud tak lain helikopter Mil Mi-35P, ujung tombak kekuatan Skadron 31 Serbu Puspenerbad TNI AD. (more…)

M113 A1: Transformasi Dari APC Hingga IFV Berdaya Gempur Sedang

hut

Gelaran HUT TNI Ke-69 di Dermaga Koarmatim Surabaya, Jawa Timur (7/10), masih menyisakan decak kagum bagi warga di Tanah Air. Sesuai janji panitia, sebagian besar alutsista dihadirkan dalam wujud defile besar-besaran. Bagi pemerhati alutsista, kehadiran tipe-tipe alat perang yang dipamerkan sudah bisa ditebak sejak lama. Tapi nyatanya ada satu jenis alutsista yang lolos dari pantauan, dan ranpur ini memang baru mendarat sekitar H-7 lewat layanan cargo di bandara Soekarno Hatta. Uniknya, awal terendusnya sosok alutsista ini lebih banyak membuat ‘kaget’ ketimbang rasa bangga. (more…)