Pada tanggal 18 November 2025, untuk pertama kalinya bom udara konvensional (dumb bomb) produksi perusahaan swasta nasional, PT Sari Bahari, berhasil diuji coba dengan dilepaskan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi. Bom tajam (live) standar NATO yang diiberi label BNT-250 mengenai sasaran secara presisi di Air Weapon Range Pandanwangi, Lumayang, Jawa Timur. (more…)
Predikat battle proven tak pelak cukup ampuh dalam promosi produk alutsista, seperti pada bulan Juli lalu, saat meletus konflik bersenjata antara Thailand dan Kamboja, rupanya penggunaan KGGB (Korean GPS-Guided Bomb) oleh pesawat tempur Angkatan Udara Thailand, telah memikat perhatian petinggi TNI AU. (more…)
Setelah pada tahun 2023 sukses mengekspor 500 unit bom latih P-100P ke Vietnam, perusahaan swasta nasional PT Sari Bahari pada pameran pertahanan Indo Defence 2024, meluncurkan produk terbaru, yakni B250ST (Sayap Terbang), sebuah smart kit yang mengubah munisi konvensional menjadi precision-guided munition. (more…)
Indonesia lewat perusahaan swasta PT Sari Bahari, untuk pertama kalinya mengekspor produk bom udara ke Vietnam pada tahun 2023 silam. Oleh Angkatan Udara Vietnam – Vietnam Air Defense Air Force (VDAF) , bom udara latih jenis P-100P (Practice) telah sukses diuji luncur dari jet tempur Sukhoi Su-30. (more…)
Booth PT Sari Bahari mengundang rasa penasaran pengunjung Vietnam Defence Expo 2024 yang digelar di Hanoi pada 19-22 Desember 2024. Banyak dari pengunjung asing yang baru mengetahui, bahwa Indonesia sudah boleh dibilang mandiri dalam produksi bom udara berbagai jenis. (more…)
Meski masuk kategori dumb bomb (bom bodoh) yang terjun bebas tanpa pemandu, namun populasi bom udara FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba) series diperkirakan sangat besar, khususnya di tangan Rusia yang mewarisi sejak era Uni Soviet. Lantaran stok yang banyak dan kemudahan dalam deployment, maka FAB series juga digunakan Rusia dalam serangan udaranya di Ukraina. Meski desainnya kaku laksana tabung gas elpiji, sudah ada upaya untuk menjadikan FAB series sebagai bom pintar yang berpemandu. (more…)
Dari atas ke bawah – Bom Live- P-100L, P-250L dan P-500L.
Bom latih/tajam (practice/live) P series (P-100, P-250 dan P-500) produksi perusahaan swasta nasional PT Sari Bahari, sudah lumayan dikenal netizen, terutama dari tampilan bom P series yang unik dengan desain laksana ‘tabung gas elpiji.’ Lain dari itu, P series lekat dimata, karena menjadi jenis ‘dumb bomb’ yang digunakan pada arsenal jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU. (more…)
Bicara tentang alutsista, maka kenyataan saat ini arsenal TNI masih didominasi oleh produk impor. Dan ketika ada kabar bahwa industri pertahanan dalam negeri mampu melakukan ekspor alutsista, maka ada suatu rasa kebanggaan tersendiri, terlebih bagi PT Sari Bahari, yang menjadi perusahaan pertama dari Indonesia yang melakukan ekspor bom latih dalam jumlah lumayan besar ke Vietnam. (more…)
Operasi di malam hari, tentu punya tantangan tersendiri bagi para penerbang tempur, seperti pada kasus serangan udara ke permukaan, khususnya bombing. Dalam operasi militer, pemboman tak selalu bertumpu pada kondisi siang hari, di pekatnya malam pun, seorang penerbang tempur harus dapat melepaskan bom secara akurat ke sasaran di permukaan. (more…)
Fakta sebagian besar pesawat tempur TNI AU adalah berstandar NATO, tentu membawa pengaruh pada adopsi persenjataan yang juga dominan berstandar NATO. Dalam segmen bom udara konvensional (dumb bomb), maka tersebutlah nama bom (Mark) MK82 yang jamak terpasang di jet tempur TNI AU sejak tiga dekade belakangan ini. Tak pelak MK82 didapuk saat ini sebagai bom paling populer di arsenal TNI AU. (more…)