Arab Saudi rupanya tak puas dengan hanya mengembangkan Saker-1B, drone lansiran UAVOS dan King Abdulaziz City for Science and Technology (KACST) tersebut memang sebatas drone dengan fungsi intai. Sementara untuk misi tempur alias kombatan, Arab Saudi masih perlu menggarap jenis lain. Dan setelah tahun 2017 melakukan negosiasi bersama manunfaktur asal Turki, diwartakan kesepakatan kerja sama produksi atas drone Karayel-SU telah dilakukan. (more…)
Wilayah Arab Saudi acap kali mendapatkan serangan drone kamikaze yang diluncurkan milisi Houthi dari Yaman. Meski berupa drone ukuran mini, namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, terutama jika yang disasar adalah instalasi minyak dan bandara. Meski diwartakan pernah menarik baterai sistem hanud Patriot dari Arab Saudi, rupanya Amerika Serikat tak ingin meninggalkan sekutunya dalam kesulitan. (more…)
Ditempatkan pada ketinggian sebuah bukit, laras meriam kaliber 75 mm ini nampak jelas diarahkan ke pusat kota Mekkah. Dengan kesiapan awaknya, laras meriam pun dipantik dan seketika bunyi menggelegar membahana ke seantro kota suci. (more…)
Arab Saudi dikenal sebagai negara kaya minyak di Timur Tengah, lantaran banyak fulus, Negeri Raja Salman tersebut terbilang loyal dalam mengakuisisi beragam jenis persenjataan. Bahkan saking tajirnya, Arab Saudi terkesan kurang memperhatikan industri pertahanan di dalam negeri. Termasuk dalam hal pengadaan jet tempur Eurofighter Typhoon yang sudah dioperasikan sejak 2011. (more…)
Sebagai sekutu dekat Amerika Serikat di Timur Tengah, rangkaian serangan drone dan rudal balistik dari milisi Houthi ke wilayah Arab Saudi, sontak direspon cepat oleh Washington. Selain penambahan gelar baterai sistem hanud Patriot, AS pun mengirimkan senjata hanud berbasis high power microwave untuk mengeliminasi ancaman udara ke negara kaya minyak tersebut. Namun, belum lama ada kabar mengejutkan, empat baterai (kompi) rudal Patriot milik AD AS diwartakan telah ditarik dari Arab Saudi. (more…)
Entah dari pajak atau pun hasil ekspor, proyek pengadaan alutsista di suatu negara tentu terkait dengan penerimaan negara yang bersangkutan. Seperti Rusia misalnya, salah satu pendapatan negara Beruang Merah ini adalah dari sektor migas, khususnya pada minyak bumi. Beberapa waktu lalu, Rusia terlibat ‘perang’ produksi minyak dengan Arab Saudi, yang mengakibatkan harga minyak dunia anjlok akibat limpahan pasokan. Turunnya harga minyak maka berpengaruh pada penerimaan Rusia, yang secara tak langsung berimbas pada beberapa proyek alutsista strategis. (more…)
Boleh jadi Arab Saudi mulai jenuh, selama ini hanya dikenal sebagai negara pengguna alutsista canggih nan mahal, namun lemah atau kurang produktif dalam pengembangan persenjataan di dalam negerinya. Sebagai jawabannya, belum lama ini, UAVOS dan King Abdulaziz City for Science and Technology (KACST), berhasil menciptakan prototipe drone intai berkualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance) yang diberi label Saker-1B. (more…)
Pertengahan Februari ini jagad pemerhati alutsista global dibuat gempar dengan kabar jatuhnya (lagi) jet tempur milik AU Arab Saudi di Yaman. Seperti telah dikupas pada artikel sebelumnya, pada 14 Februari 2020, sebuah Panavia Tornado IDS milik AU Arab Saudi dirontokan lewat serangan hanud pada Jumat malam jam 23.45 waktu setempat. Dari beberapa sumber, disebut sang eksekutor ternyata adalah rudal udara ke udara Vympel R-27T. (more…)
Milisi Houthi pro Iran kembali membetot perhatian publik global, setelah pada Desember 2019 lalu sukses merontokan AH-64D Longbow Apache milik Arab Saudi, kini juga dengan rudal hanud (SAM/Surface to Air Missile), sebuah jet tempur Panavia Tornado IDS milik AU Arab Saudi berhasil dirontokan di atas udara Yaman pada Jumat malam jam 23.45 waktu setempat, persisnya di Provinsi Al-Jawf Yaman bagian utara. Informasi jatuhnya pesawat disampaikan langsung Biro Pers Pemerintah Arab Saudi, Sabtu, 15 Februari 2020. (more…)
Setelah dipermalukan pada awal Oktober lalu, yaitu dengan kehancuran iring-iringan ranpur LAV (Light Armored Vehicle) 25 II 8×8 yang videonya menjadi viral, kini militer Arab Saudi kembali dipermalukan oleh milisi Houthi, yaitu dengan ditembak jatuhnya helikopter tempur AH-64D Apache Longbow pada 29 November 2019.