Myanmar kini tengah dilanda prahara, setelah Aung San Suu Kyi, pemimpin partai National League for Democracy (NLD) dan Presiden Presiden Win Myin dikudeta oleh pihak militer pada Senin (1/2/2021) dini hari. Dan terlepas dari sengkarut politik yang ada di Negeri Para Jenderal, belum lama ini Myanmar justru baru saja meneken kontrak pengadaan baterai sistem hanud Pantsir S-1 dari Rusia. (more…)
Setelah resmi mengakuisisi dua baterai sistem hanud Iron Dome, rupanya Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) dalam Army Expeditionary Warrior Experiment program, kepincut jenis senjata lain buatan Israel. Dikabarkan pasca melakukan latihan penggunaan rudal anti tank, pasukan AD AS tertarik pada rudal anti tank yang dipanggul jenis Spike SR buatan Rafael Advanced Defence Systems Ltd. (more…)
Kilas balik ke Mei 2020, saat itu diwartakan tujuh unit sistem hanud Pantsir S-1 milik Uni Emirat Arab di Libya berhasil dihancurkan oleh serangan rudal yang dilepaskan oleh drone. Namun, tak semua dari tujuh unit Pantsir S-1 benar-benar dalam kondisi hancur, ada yang hanya mengalami kerusakan ‘ringan.’ Nah, rupanya sosok Pantsir S-1 menarik perhatian intelijen Negeri Paman Sam. (more…)
Peringatan dari Beijing kian keras kepada Taipei, dimana bila Taiwan berani menyatakan kemerdekaan, maka hal itu akan diartikan sebagai “perang.” Selain intensitas provokasi yang meningkat dari masuknya jet tempur dan pembom Cina ke zona identifikasi pertahanan Taiwan, Angkatan Laut Cina dilaporkan juga telah mengerahkan kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) Type 075 di sekitaran Laut Cina Selatan. (more…)
MBDA dan Rheinmetall, adalah dua nama besar dalam jagad industri alutsista global, terasuk di Indonesia, nama keduanya dikenal sebagai pemasok papan atas kebutuhan persenjataan bagi TNI. Lantas ketika keduanya ‘disatukan’ dalam satu program pengebangan sistem senjata, maka bisa diproyeksikan seperti apa hasilnya kelak. Belum lama ini, diwartakan MBDA dan Rheinmetall bersatu dalam program pengembangan senjata laser untuk kebutuhan Angkatan Laut Jerman. (more…)
Seolah mengikuti jejak Indonesia, Pakistan, sebagai negara yang dikenal sebagai sekutu Cina, diwartakan baru saja menerima kedatangan lima unit drone Cai Hong 4 (Rainbow-4/CH-4). Kelima drone itu dikirim oleh kontraktor pertahanan China Aerospace Long-March International Trade Co Ltd (ALIT) pada 15 Januari lalu. (more…)
Industri maritim dan pertahanan Turki memasuki babak baru, setelah pada 23 Januari 2021, Negeri Ottoman untuk pertama kalinya meluncurkan frigat yang dibangun dari rancangan asli dalam negeri. Di bawah program MILGEM, telah meluncur TCG Istanbul dengan nomer lambung F-515. Terasa spesial, peluncuran yang sempat tertunda akibat cuaca buruk tersebut, dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (more…)
Setelah pada 26 Januari lalu mengirimkan pesawat angkut ringan NC-212i untuk Skadron Udara 4, masih untuk kebutuhan TNI AU, hari Jumat, 29 Januari 2021, PT Dirgantara Indonesia kembali mengirimkan alutsista pesanan TNI AU, yaitu helikopter angkut multiguna Super Puma NAS332 C1+ yang akan dioperasikan Skadron Udara 6. (more…)
Jagad dunia drone kembali diramaikan dengan kabar ‘misterius’ dari Israel, setelah Israel Aerospace Industries (IAI) mewartakan akan mengirimkan dua unit drone intai MALE (Medium Altitude Long Endurance) Heron MKII ke salah satu negara di Asia Tengah yang identitasnya dirahasiakan. Heron MKII sendiri tergolong barang baru, lantaran baru diperkenalkan IAI saat Singapore AirShow 2020. (more…)
Ibarat tanpa banyak basa-basi, Yunani dan Perancis pada 25 Januari lalu telah menuntaskan kesepakatan kontrak pengadaan 18 unit jet tempur Rafale besutan Dassault Aviation. Kontrak yang disepakati senilai 1,92 miliar euro atau setara US$2,35 miliar. Terdiri dari 12 unit Rafale bekas pakai Angkatan Udara Perancis dan 6 unit merupakan Rafale produksi baru. (more…)