Pergerakan gugus tempur laut Inggris dalam Carrier Strike Group (CSG)-21 kini tengah menjadi perhatian dunia, berlayar sejauh 25.000 nautical mile, CSG-21 hadir dengan membawa panji-panji kebesaran Angkatan Laut Inggris, termasuk memamerkan sang maskot kapal induk HMS Queen Elizabeth. (more…)
Sebagai alutsista terbaru, serba-serbi tentang Sukhoi Su-75 Checkmate memang menarik untuk disorot, setelah diketahui seperti apa ‘daleman’ kokpit Checkmate, yang menarik untuk diketahui juga adalah seperti apa desain weapon bay atau bomb bay pada penempur stealth bermesin tunggal ini. (more…)
Personel Polisi Militer (PM) pada pagi hari (28/7) siaga dengan membawa senjata anti tank, rasanya terdengar tidak lazim, namun itulah yang terjadi di Taipei, persisnya sejumlah anggota PM dengan mengendarai motor dan ranpur lapis baja CM-32 “Clouded Leopard” terlihat berada di sekitaran Kantor Kepresidenan. Ada apa gerangan di wilayah yang dianggap separatis oleh Beijing ini? (more…)
Bila Perancis berjaya dengan howitzer tarik (towed) LG series kaliber 105 mm buatan Nexter. Maka sekutunya di seberang selat, sejak lama juga mengoperasikan howitzer tarik 105 mm yang legendaris dan laris di pasaran global. Yang dimaksud adalah L118 light gun produksi BAE Systems Land and Armaments (d/h Royal Ordnance Factory). (more…)
Ukraina rupanya sukses mendulang kontrak di lini rudal, tapi ini bukan tentang rudal anti kapal RK-360MC Neptune. Melainkan ada kabar bahwa Artem, manufaktur rudal dari Ukraina, telah mendapatkan kontrak senilai US$200 juta untuk ekspor rudal udara ke udara jarak sedang R-27. Seolah memanfaatkan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), Ukraina sejak beberapa tahun belakangan gencar menawarkan rudal ini ke negara-negara pengguna jet tempur produksi Rusia. (more…)
Berkat Bayraktar TB2 yang sukses sebagai drone tempur di berbagai palagan, ditambah dengan keberhasilan melakukan serangkaian uji coba pada prototipe drone Akinci, rupanya mendorong sang manufaktur, Baykar Makina untuk mengembangkan desain drone tempur masa depan yang jauh lebih modern dan futuristik. (more…)
Meski kini sudah tak digunakan lagi, namun pada masa lalu Angkatan Darat AS pernah mengoperasikan helikopter khusus untuk melatih para penerbang helikopter serang AH-64 Apache. Yang dimaksud adalah M-79T “Hornet” buatan Texas Helicopters. Walau desainnya dibuat unik, yaitu kokpit dibuat ‘mirip’ dengan Apache, namun sejatinya helikopter ini adalah hasil dari sebuah modifikasi. (more…)
Guna meningkatkan daya gempur, “kawin silang” antar alutsista acap kali dilakukan, terlebih oleh operator (negara) yang anggaran pertahanannya ngepas. Setelah Armenia yang memasang meriam PSU (Penangkis Serangan Udara) S-60 pada ranpur lapis baja MT-LB, kini kabar datang dari Irak, dimana ranpur lapis baja amfibi IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-2 justru dilepas kubahnya dan diganti dengan kanon twin gun PSU ZU-23-2. (more…)
Selain mengintegrasikan pada helikopter serang Mi-28NE dan Mi-35P, ada kabar terbaru dari Kalashnikov Group, disebutkan manufaktur persenjataan kondang tersebut tengah mengadaptasi rudal anti tank Vikhr (Vihr) untuk dipasangkan pada drone tempur Orion-E. (more…)
Tank atau kendaraan tempur, dinaikkan ke dalam kapal ferry, tentu itu sudah lazim kita lihat dan dengar. Namun yang tak lazim adalah bila kapal ferry dari tengah laut meluncurkan ranpur amfibi, alias kapal ferry beroperasi layaknya kapal pendarat jenis LST (Landing Ship Tank). Secara teori memang semua mungkin saja dilakukan, tapi secara fakta dan prosedur keselamatan, hal itu belum pernah dilakukan dari kapal ferry sipil. (more…)