Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Latest

Meski Berusia Tua, AMX-13 ARV YonKav 2 Masih Berfungsi dengan Baik

Lumayan lama tidak mendengar kabar berita tentang ransus (kendaraan khusus) lapis baja yang satu ini. Terakhir kami melihatnya saat ajang Pameran Alutsista TNI AD di Lapangan Monas pada tahun 2014 silam, itu pun hanya ditampilkan dalam demo statis. Usia ransus lapis baja ini jelas tidak muda, bahkan bisa dikata, inilah generasi pertama tank recovery di Indonesia. (more…)

Pertama Kali, Ukraina Tampilkan Bayraktar TB2 dalam Parade Militer

(Mil.in.ua)

Menyadari taring Bayraktar TB2 cukup tajam di palagan peperangan, rupanya hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ukraina, yang tak bisa dipungkiri kehadiran Bayraktar TB2 dimanfaatkan sebagai efek deterens guna menghadapi ancaman dari Rusia. Tak tanggung-tanggung, dua matra sekaligus, yaitu angkatan udara dan angkatan laut Ukraina mengandalkan sosok drone tempur buatan Turki ini. (more…)

Thales Damocles Targeting Pod – Bikin Sukhoi Su-30MKM Malaysia ‘Setara’ Dassault Rafale

Meski pernah didera sejumlah masalah sampai kabar kesiapan tempurnya yang rendah, Sukhoi Su-30MKM milik Angkatan Udara Malaysia (TUDM), secara spesifikasi adalah varian yang terbilang unggul, bahkan dari asupan perangkat dan desain, Su-30MKM setara dengan Su-30MKI milik India, yang notabene Su-30 Malaysia di atas kertas lebih mumpuni ketimbang Su-30MK2 milik Indonesia dan Su-30MK2V milik Vietnam. (more…)

SDV-1000V Hybrid Submarine – Bisa di Atas dan Bawah Permukaan, Andalan Pasukan Katak Negeri Ginseng

Kapal dengan kemampuan hybrid, artinya bisa menjadi kapal selam dan kapal permukaan, rasanya sudah lazim digunakan oleh satuan elite. Sebut saja Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL yang sejak beberapa tahun silam telah menggunakan SEAL Carrier dan Sub Skimmer. Sementara untuk rancangan dalam negeri, tim dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pernah membuat prototipe The Croc. (more…)

Pertempuran Udara di Masa Depan, Serahkan Urusan pada “LongShot”

Desain LongShot dari DARPA.

Tugas penerbang tempur di masa depan nampaknya jauh lebih ringan, selain ada drone pendamping, kelak juga akan ada drone yang bisa meladeni pertempuran udara ke udara, alias drone yang dimaksud dapat melepaskan rudal udara ke udara. Dengan demikian angkatan udara dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa dalam suatu operasi. (more…)