Salah satu peran dari pesawat angkut C-130 Hercules TNI AU adalah mendukung mobilitas helikopter ke pangkalan aju. Dan kegiatan tersebut sudah dibuktikan beberapa kali lewat pengiriman helikopter jenis NBO-105 dan Bell-412 Puspenerbad. Namun, kedua helikopter TNI AD itu merupakan jenis helikopter dengan landing skit. Sementara jarang terlihat helikopter dengan landing wheel (roda) di angkut menggunakan C-130 TNI AU. (more…)
Dengan panjang garis pantai 3783 kilometer, Ukraina nampak setengah hati dalam membangun kekuatan armada kapal perangnya. Sebagian besar armada Ukraina didominasi oleh kelas kapal patroli yang berusia tua. Dibelit masalah anggaran, Angkatan Laut Ukraina sebenarnya lumayan terbantu dengan program hibah dari Amerika Serikat, seperti rencana hibah dua frigat Oliver Hazard Perry Class yang belum kesampaian. (more…)
Rusia telah mengerahkan arsenal kekuatan daratnya secara maksimal dalam operasi militernya di Ukraina. Lantaran bermain total, maka seabreg alutsista mulai dari yang lekat ditelinga sampai yang asing didengar, telah dimunculkan dalam meladeni peperangan merebut kota-kota penting di Ukraina. Setelah di tulisan terdahulu dikupas self propelled howitzer 2S7M Malka yang berkaliber 203 mm, maka jangan dilupakan kehadiran 2S4 Tyulpan. (more…)
Dassault Aviation tak pelak menjadi manufaktur dirgantara yang ketiban rejeki di sepanjang tahun 2021 sampai awal 2022, betapa tidak, jet tempur Rafale terbilang laku keras di pasar ekspor, termasuk Indonesia yang terakhir memesan 42 unit Rafale, dengan 6 unit kontrak perdana. Berangkat dari ‘membanjirnya’ order, Chief Executive Officer Dassault Aviation, Eric Trappier berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi Rafale. (more…)
Selain mengirimkan puluhan roket anti tank Panzerfaust 3 untuk Ukraina, Kementerian Pertahanan Belanda dikabarkan juga akan mengirim 2 unit radar intai jarak dekat dan 5 unit radar pencari posisi senjata lawan (fire finder weapon locating radars) ke Ukraina. (more…)
Kilas balik ke 1 Maret 2021, saat itu kami menurunkan berita tentang kemunculan Hummingbird, yaitu drone intai taktis berukuran mikro (micro drone) yang tak lain adalah kopian dari Black Hornet 3. Diperkenalkan dalam ajang IDEX 2021 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, saat itu tak diketahui persis spesifikasi dan kemampuan dari Hummingbird yang masuk kategori Personal Reconnaissance System (PRS). (more…)
A-10 Thunderbold II “The Tank Buster” – pengguna setia rudal Maverick
Meski telah mendapat bantuan persenjataam dalam jumlah besar oleh Amerika Serikat dan negara-negara NATO, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy merasa itu belum cukup, pasalnya paket persenjataan yang dikirimkan untuk militer Ukraina masuk dalam kategori ‘menghambat’ serangan Rusia. Zelenskyy berdalih, untuk menahan laju serangan Rusia, selain sanksi keras, adalah penting untuk benar-benar mengalahkan Rusia di medan perang. (more…)
Terkait dukungannya pasca invasi Rusia ke Ukraina, Pemerintah Jerman rupanya ingin ‘cuci gudang’ dengan mengirimkan stok persenjataannya ke Ukraina. Setelah sebelumnya memutuskan mengirimkan 400 peluncur plus 1.000 roket anti tank Panzerfaust 3 dan 500 rudal hanud MANPADS Stinger untuk Ukraina, kabar terbaru menyebut pemerintahan Kanselir Olaf Scholz akan mengiri 2.700 rudal MANPADS keluaran lawas. (more…)
Meski tertinggal dalam pemasaran helikopter serang oleh Boeing, Airbus Helicopters rupanya tak menyerah untuk mengembangkan kemampuan helikopter Tiger. Seperti diketahui, pasar Tiger kian tergerus, utamanya setelah Australia dan Jerman akan beralih ke keluarga AH-64 Apache. Dan ada kabar, bahwa sisa poros pengguna Tiger, yakni Perancis dan Spanyol akan melakukan upgrade pada stok Tiger yang ada. (more…)
Di segmen senjata anti tank, jenis roket anti tank dengan peluncur sekali pakai (disposable) lebih banyak diproduksi Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, sebaliknya sedikit terdengar senjata anti tank disposable dirilis oleh Rusia (Uni Soviet) atau negara-negara eks Pakta Warsawa. (more…)