Inilah Spesifikasi Hummingbird, Drone Mikro Kopian Black Hornet 3

Kilas balik ke 1 Maret 2021, saat itu kami menurunkan berita tentang kemunculan Hummingbird, yaitu drone intai taktis berukuran mikro (micro drone) yang tak lain adalah kopian dari Black Hornet 3. Diperkenalkan dalam ajang IDEX 2021 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, saat itu tak diketahui persis spesifikasi dan kemampuan dari Hummingbird yang masuk kategori Personal Reconnaissance System (PRS).

Baca juga: Perusahaan Asal Cina Rilis Drone Mikro Kopian Black Hornet 3

Dan setahun kemudian, drone berukuran mikro yang digunakan pasukan infanteri Cina ini, mulai diketahui spesifikasinya. Dikutip dari militarydrones.org.cn, Hummingbird yang beratnya sama dengan satu bungkus mie instant (35 gram) dapat terbang sejauh 2 km dengan endurance selama 25 menit. Dengan kemampuan transmisi yang baik, drone mikro ini dapat mengirimkan foto dan video dengan resolusi tinggi secara realtime.

Hummingbird ditenagai motor mini dengan sumber tenaga dari baterai lithium polymer dengan kapasitas tinggi. Seperti halnya ponsel, baterai lithium pada drone dapat diganti kapan saja untuk terus melanjutkan misi pengintaian. Hummingbird yang diduga dibuat oleh HQ Innovations, diklaim punya tingkat kebisingan yang sangat rendah.

Hummingbird dalam sekali terbang membawa tiga kamera, yang terdiri dari Horizontal Camera dengan kemampuan video 1280×[email protected] fps, 1280×[email protected] fps, 640×[email protected] fps dan Snapshot 2560×1920 pixels. 45⁰ Camera dengan kemampuan video 1280×[email protected] fps, 1280×[email protected] fps, 640×[email protected] fps dan snapshot 1600×1200 pixels, kemudian ada Thermal camera dengan kemampuan video 160×120 dan snapshot 160×120 pixels.

Dapat dikatakan bahwa seluruh body drone mungil ini terdiri dari kamera, dan semua sisi dapat diamati. Dilengkapi dengan sensor laser di keempat sisinya untuk mendeteksi dan menghindari rintangan, drone militer mikro ini dapat membentuk gerombolan (swarm) hingga 16 drone dan dikendalikan dari darat dengan sistem komando taktis terbaru yang dipasang di tablet atau smartphone.

Hummingbird dapat terbang dengan empat flight modes – Auto and Manual Hover & Stare, Route and user selectable waypoint actions, Automatic return when lost link dan Navigation GPS and GPS denied.

Baca juga: Black Hornet 3 – Nano Drone Copter dengan Bekal Kamera Thermal

Dari spesifikasi, Hummingbird punya panjang 139 mm, berat tak lebih dari 35 gram dan diameter rotor 123 mm. Dengan transmisi pada frekuensi 400-5000 Mhz, drone ini punya kecepatan maksimum 6,5 meter per detik. Hanya dibutukan waktu 45 – 120 detik untuk meluncurkan drone ini. (Gilang Perdana)

One Comment