Dari Pameran di Beograd, Inilah Beberapa Foto Munisi Ranpur Amfibi BMP-3

(Foto: Istimewa)

Siapa yang tak kenal dengan ranpur amfibi BMP-3F yang selama ini menjadi andalan utama di Kavaleri Korps Marinir. Masuk sebagai elemen penyerang utama dalam babak operasi amfibi, BMP-3F tak pelak mengandalkan keberadaan meriam 2A70 kaliber 100 mm. Dan dari ajang Partner 2021, yaitu Pameran Industri Pertahanan di Beograd, Serbia, kontributor Indomiliter.com yang berada di lokasi mengirimkan beberapa foto munisi meriam 2A70.

Baca juga: Bedah Meriam 2A70 – Senjata Utama Pada Ranpur Amfibi BMP-3F Korps Marinir

Meski menjadi senjata utama pada pada ranpur BMP-3, sejatinya 2A70 juga menjadi senjata utama pada jenis IFV (Infantry Fighting Vehicle) lain, seperti BMD-4 yang digunakan pasukan Lintas Udara Rusia. Dengan kaliber 100 mm, meriam 2A70 low velocity pada prinsipnya dapat memuntahkan dua jenis munisi – 3UOF17 dan 3UOF19, dimana kedua munisi berkarakter HE (High Explosive)-fragmentation. Dalam satu menit, meriam 2A70 sanggup memuntahkan 10 tembakan.

Saat menggunakan munisi 3UOF17, kecepatan lunncur mencapai 250 meter per detik, sedangkan bila menggunakan munisi 3UOF19 kecepatan luncurnya 355 meter per detik. Bobot munisi 3UOF17 18,2 kg dan munisi 3UOF19 15,9 kg. Tidak itu saja, meriam 2A70 dapat melepaskan rudal anti tank 9M117M1 Arkan (kode NATO AT-10 Stabber).

(Foto: Istimewa)
(Foto: Istimewa)

Dirancang oleh KBP Instrument Design Bureau, yang juga menjadi pengembang sistem hanud Pantsir dan rudal Kornet, membeberkan beberapa informasi, seperti bobot meriam 2A70 mencapai 332 kg dan dari sisi kinerja, jarak tembak efektif meriam ini hingga 6.500 meter.

KBP yang bermarkas di Tula menggambarkan meriam 2A70 sebagai powerful multipurpose infantry support gun. Hal ini terutama ditujukan pada kemampuan meriam untuk memukul personel musuh (baik yang terlindung dan di tanah terbuka), kendaraan lapis baja dan basis perkubuan lawan.

Baca juga: BMP B-19, Varian Ranpur BMP-3 dengan Modul Kubah Epokha

Khusus untuk meluncurkan rudal anti tank, proyektil rudal menggunakan pemandu laser. Karakteristik rudal 9M117M1 Arkan yaitu mampu menghadapi jamming dari radio dan optik. 9M117M1 Arkan kaliber 100 mm punya kecepatan luncur 1.500 meter per detik.

Secara keseluruhan, konfigurasi persenjataan pada kubah BMP-3 terdiri dari meriam 2A70 kaliber 100 mm, kanon 2A72 kaliber 30 mm dan senapan mesin sedang coaxial PKT kaliber 7,62 mm. (Gilang Perdana)

3 Comments