Tag: BMP-3F

Kemhan Lakukan Kontrak Pengadaan 21 Unit Tank BT-3F dan 22 Unit BMP-3F untuk Korps Marinir

Berita yang satu ini sudah lama dinanti, pasalnya sejak pertengahan 2016 sudah terdengar kabar bahwa Korps Marinir akan mengakuisisi tank amfibi APC (Armoured Personnel Carrier) terbaru buatan Rusia, BT-3F. Dan tiga tahun kemudian, tepatnya hari ini, Senin (22/4/2019), secara resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) bersama dengan JSC Rossoboronexport Rusia melakukan penandatanganan kontrak pengadaan (MoU) tank amfibi BT-3F. Bukan itu saja, yang membuat kejutan turut di-order tank IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F. (more…)

Kemhan Datangkan Munisi UOF-2T 100mm dari Ukraina untuk Tank BMP-3F

Meski tank amfibi BMP-3F Korps Marinir dibeli dari Rusia, namun untuk kebutuhan munisinya tak melulu harus dari Rusia. Seperti belum lama diwartakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah membeli munisi untuk meriam 2A70 kaliber 100 mm dari Ukraina. Munisi ini didatangkan lewat jalur laut oleh eksportir Spetstekhnoexport  pada Januari 2019. (more…)

Derivatsiya-PVO 57mm SPAAG: VSHORAD Terbaru Rusia dengan Platform BMP-3

Platform ranpur BMP-3 boleh dikata sebagai yang paling populer dalam jagad pengembangan alutsista Rusia saat ini. Selain diwujudkan sebagai IFV (Infanfry Fighting Vehicle) BMP-3F seperti yang digunakan Korps Marinir, keluarga BMP-3 juga sukses diadaptasi sebagai APC amfibi (BT-3F), self propelled mortar system (2S31 Vena), airborne light tank (Sprut-SDM1), dan unmanned combat ground vehicle (Udar). Nah selain turunan BMP-3 di atas, ternyata tank ini juga telah diwujudkan ke dalam jenis self propelled anti aircraft gun (SPAAG). (more…)

2S25M Sprut-SDM1: Disebut Bakal Diakuisisi Indonesia, Inilah Tank Amfibi Ringan dengan Kaliber 125mm

Kilas balik pertengahan tahun 2016, saat itu diwartakan Korps Marinir akan mengakuisisi alutsista jenis self propelled (swagerak) mortar system 2S31 Vena. Yakni sistem senjata berwujud tank dengan laras mortir 2A51 gun kaliber 120 mm. Namun, seiring berjalan waktu, belum terdengar kelanjutan rencana pengadaan tersebut. Dan baru-baru ini, malah tersiar kabar bahwa Indonesia tertarik untuk mengakuisisi ranpur lapis baja Sprut-SDM1. (more…)

Intip Lebih Dekat BT-3F, Ranpur APC Terbaru Kavaleri Korps Marinir

Tanda-tanda pansam (panser amfibi) BT-3F bakal diakuisisi oleh Korps Marinir kian menguat, setelah pada tahun lalu ada tinjauan langsung dari petinggi TNI pada sosok ranpur yang baru diluncurkan tersebut, kini di ajang Army 2017 yang berlangsung di Patriot Expocenter, Moskow, Rusia (22 – 27 Agustus), delegasi dari Korps Marinir (Kormar) yang dipimpin Komandan Kormar Mayor Jenderal Bambang Suswantono langsung bertandang ke Rusia untuk melihat langsung demonstrasi kemampuan BT-3F. (more…)

Inilah Tatra T815-7, Tank Transporter BMP-3F Korps Marinir TNI AL

Sebelum ini, Indomiliter.com dan Baby “Lara Croft” Margaretha secara eksklusif telah membedah kecanggihan tank amfibi BMP-3F yang ada di Batalyon Tank 2 Korps Marinir TNI AL. Sebagai tank andalan dengan daya hancur tinggi, mobilitas BMP-3F saat menuju daerah operasi tak jarang memerlukan dukungan tank transporter, yakni berupa truk yang punya kemampuan khusus untuk membawa muatan tank, termasuk mengirim tank melintasi medan off road. Pastinya tidak semua truk bisa meladeni mobilitas tank transponder, dan salah satu yang diandalkan adalah Tatra T815-7 di Resimen Kavaleri 2 Marinir. (more…)

Menkav-2 Korps Marinir Lakukan Latihan Tempur, Tank PT-76 (Ori) Terbukti Masih Perkasa

Sebagai program modernisasi, armada tank amfibi PT-76 Resimen Kavaleri Korps Marinir telah mengalami retrofit pada awal dekade 90-an, utamanya dengan memasang meriam Cockerill Mk.III A-2 kaliber 90 mm buatan Belgia dan mengganti dapur pacu dengan mesin diesel 2 Tak 6 silinder jenis DDA V-92 T Turbocharge seberat 1.200 kg buatan Amerika Serikat yang berkekuatan 290 daya kuda. Namun dari puluhan populasi tank amfibi buatan Uni Soviet (Rusia) ini, nyatanya masih ada varian original yang masih dioperasikan, persisnya PT-76 yang masih menggunakan meriam D-56TM kaliber 76 mm yang tentunya produksi Rusia. (more…)

Udar UCGV: Robot Tempur Lapis Baja dari Platform Tank Amfibi BMP-3

UDAR_UCGV_unmanned_combat_ground_vehicle_BMP-3_infantry_fighting_vehicle_Russia_Russian_defense_industry_002

Boleh dibilang platform ranpur amfibi BMP-3 cukup sukses di pasar ekspor maupun di dalam negeri Rusia. Setelah meluncur dalam wujud IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F, kemudian ada SPM (Self Propelled Mortar) 2S31 Vena, dan terakhir dalam wujud APC (Armoured Personnel Carrier) BT-3F, kini BMP-3 dikembangkan sebagai robot tempur yang dioperasikan tanpa awak, semua serba otomatis dalam proyek “Udar” Unmanned Combat Ground Vehicle (UCGV). (more…)

BT-3F APC: Dibangun dari Sasis BMP-3F, Siap Gantikan Pansam BTR-50P Marinir TNI AL

BT3F2

Setiap matra pada hakekatnya ingin memiliki ranpur yang handal dan mudah dalam perawatan. Kesamaan platform bisa menjadi kata kuncinya, selain perawatan yang relatif lebih mudah, urusan suku cadang juga bisa saling mendukung. Seperti Korps Marinir nampak puas dengan kinerja tank IFV (Infantry Fighting Vehicle), maka berikutnya Marinir juga melirik 2S31Vena Self Propelled Mortar yang juga menggunakan sasis BMP-3. Tidak berhenti disitu, ada kabar berhembus bahwa korps Baret Ungu tertarik dengan BT-3F, yang tak lain versi APC (Armoured Personnel Carrier) dengan sasis BMP-3. (more…)