Australia terbilang gercep (gerak cepat), setelah mulai mengoperasiakan F-35A Lightning II, kabar terbaru menyebutkan bahwa Angkatan Udara Australia (RAAF) kini telah mulai menggunakan hulu ledak untuk bom pintar (smart bomb) yang merupakan produksi dalam negeri. (more…)
Di tengah bayang-bayang perang terbuka dengan Rusia, Ukraina tak kendor untuk menggenjot pengembangan persenjatannya. Seperti belum lama ini, Ukraina dikabarkan telah melakukan uji coba penembakan roket dari udara ke permukaan dengan hulu ledak termobarik (thermobarick). (more…)
Teknologi pemandu pada bom pintar (smart bomb) sudah sering kita dengar, namun ada fakta yang menarik, bahwa salah satu vendor penyedia sistem pemandu bom pintar ternyata berasal dari perusahaan yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Yang dimaksud adalah Al Tariq, perusahaan yang bermitra dengan Denel Dynamics (Afrika Selatan) ini pada ajang Dubai AirShow 2021 merilis long-range precision-guided munitions kit untuk bom MK83. (more…)
Amerika Serikat sepertinya sedang gandrung menguji coba bom udara, selain telah merampungkan sertifikasi desain pelepasan bom nuklir dari jet tempur stealth F-35A Lightning II, ada kabar bahwa Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) untuk pertama kalinya melakukan uji coba peluncuran bom anti bunker (bunker buster bomb) jenis baru, GBU-72 Advanced 5K (A5K) Penetrator dari jet tempur F-15E Strike Eagle. (more…)
Setelah di awal 2020 memulai serangkaian uji coba pelepasan bom nuklir dari jet tempur stealth F-35A Lightning II, kabar terbaru menyebutkan bahwa penempur generasi kelima itu telah menuntaskan fase uji untuk sertifikasi desain pelepasan bom nuklir jenis B61-12. (more…)
Setelah sukses digunakan oleh India saat melakukan serangan ke basis militan Jaish-e-Mohammed (JeM) di Balakot, Pakistan pada 2019, pamor bom pintar (smart bomb) Rafael SPICE-2000 ikut terdongkrak. Betapa tidak amunisi stand-off tersebut diluncurkan secara presisi dari jarak 60 km Line of Control (garis batas wilayah) Pakistan dan India. Dan, ada kabar terbaru dari keluarga SPICE, yakni telah diperkenalkan varian anyar SPICE-250 Extended Range (ER). (more…)
Media Rusia belum lama ini mewartakan, bahwa drone tempur stealth Sukhoi S-70 Okhotnik telah melakukan uji pelepasan bom seberat 500 kg Ashuluk range. Meski tidak dirinci spesifikasi bom yang dilepaskan, namun media Rusia menyebut yang dilepaskan adalan bom tanpa pemandu (dumb bomb). Walau ini bukan uji pelepasan bom pertama, namun menjadi yang pertama kali melepaskan bom seberat 500 kg. (more…)
Kesempurnaan peran suatu jenis jet tempur dapat diukur dari kapabilitas yang diembannya, salah satu yang jadi parameter seperti kemampuan melepaskan senjata nuklir, tentunya berdasarkan sertifikasi. Pasalnya untuk urusan merilis senjata pemusnah massal memang tak sembarangan dapat dilakukan setiap jet tempur. Selain F-15 Eagle, F/A-18 Hornet dan Panavia Tornado, ternyata F-35A Lightning II tengah dipersiapkan untuk bisa dengan aman melepaskan bom nuklir. (more…)
Nama senjata udara ke permukaan yang satu ini nyaris tenggelam dalam hegemoni alutsista lansiran Amerika Serikat. Inilah Armement Air-Sol Modulaire (AASM) HAMMER (Highly Agile Modular Munition Extended Range) produksi Sagem (Safran group), Perancis. Dimana munisi hybrid modular dengan bom pintar ini dikabarkan mendapatkan pembeli terbarunya, yaitu Yunani. (more…)
Dalam babak pertama serangan udara ke permukaan, landasan udara menempati prioritas oyek vital yang harus dihancurkan terlebih dahulu. Dengan dihancurkannya landasan pada lanud terpilih, maka diharapkan kekuatan udara lawan menjadi lumpuh, lantaran jet tempur dan dukungan logistik tidak dapat disalurkan karena landasan yang rusak berat. Rupanya hal tersebuti disadari oleh Cina bila kelak harus melakukan ekspansi dengan cara ofensif. (more…)