Shahed Drone SeriesKlik di Atas

NATO Pilih Saab GlobalEye Gantikan E-3 Sentry, Pukulan Telak bagi Dominasi Boeing di Pasar AWACS

Sebuah pergeseran tektonik tengah terjadi dalam peta kekuatan udara aliansi NATO. Melalui NATO Support and Procurement Agency (NSPA) di Brussels, aliansi pertahanan Atlantik Utara ini dilaporkan telah memilih platform Saab GlobalEye untuk menggantikan armada pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AWACS) Boeing E-3 Sentry yang sudah menua.

Baca juga: Bikin AS Cenat-cenut, Inilah Rudal Udara ke Udara PL-15/PL-15E yang Disebut “AWACS and Tanker Killer”

Keputusan strategis tersebut menandai berakhirnya dominasi panjang Boeing di segmen pesawat pengintai NATO selama berpuluh-puluh tahun, sekaligus menjadi kemenangan besar bagi kemandirian industri pertahanan Eropa.

Langkah NATO untuk memensiunkan armada E-3 Sentry berbasis airframe Boeing 707 diambil karena biaya perawatan yang kian membengkak dan kebutuhan akan sensor yang lebih responsif terhadap ancaman modern. Kehadiran GlobalEye, yang dikembangkan Saab dengan basis jet bisnis Bombardier Global 6500, menawarkan lompatan teknologi yang tidak dimiliki oleh platform AWACS konvensional milik Amerika Serikat.

Lompatan Teknologi: Erieye ER vs Radar Rotodome
Transisi ini merupakan migrasi besar dari teknologi radar mekanis menuju digital sepenuhnya. Berikut adalah keunggulan utama GlobalEye dibandingkan sistem rotodome pada E-3 Sentry:

Teknologi GaN AESA
GlobalEye mengusung radar Erieye ER (Extended Range) berbasis Gallium Nitride (GaN) AESA (Active Electronically Scanned Array). Berbeda dengan radar AN/APY-1/2 pada E-3 Sentry yang berputar secara mekanis dalam kubah besar (rotodome), Erieye ER bersifat statis dan mengarahkan pancaran sinyal secara elektronik. Hasilnya, refresh rate pemindaian jauh lebih cepat dan akurat dalam melacak target yang bermanuver ekstrem.

Indonesia Akuisisi Pesawat AEW&C, Pilih Model Antena Rotodome atau Antena Tegak?

Deteksi Target “Siluman”
Radar Erieye ER dioptimalkan untuk mendeteksi objek dengan radar cross-section (RCS) kecil, seperti drone, rudal jelajah, hingga pesawat siluman (stealth). Dengan jangkauan deteksi melampaui 550 km, GlobalEye mampu menjalankan peran multi-domain (udara, laut, dan darat) secara simultan dalam satu misi.

Efisiensi Operasional
Menggunakan airframe jet bisnis modern, GlobalEye mampu terbang hingga 11 jam tanpa henti dengan biaya operasional per jam terbang yang jauh lebih murah dibandingkan mesin jet lawas E-3 Sentry yang sangat boros bahan bakar.

Hingga saat ini, Saab GlobalEye telah membuktikan ketangguhannya di pasar global. Uni Emirat Arab (UEA) menjadi operator pertama dengan total 5 unit yang sudah beroperasi penuh. Sementara itu, Swedia sebagai negara asal Saab telah memesan 2 unit (dikenal sebagai S 106) untuk menggantikan armada Erieye lama mereka, dengan opsi penambahan unit di masa depan.

Tak ketinggalan, Perancis juga telah menetapkan pilihannya pada GlobalEye untuk program pembaruan pesawat intelijen strategis mereka. Paris berencana mengoperasikan sedikitnya 3 unit platform ini guna menggantikan pesawat legendaris C-160G Gabriel, sekaligus mengintegrasikan sistem sensor dalam negeri buatan Thales ke dalam ekosistem radar Saab tersebut.

Resmi! Gandeng Saab, Perancis Perkuat Mata Udara Lewat GlobalEye Gantikan Armada AWACS

Beberapa negara anggota NATO lainnya, seperti Polandia dan Yunani, juga dilaporkan tengah memantau ketat platform ini untuk memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan sensitif.

Keputusan NATO memilih Saab GlobalEye menjadi pukulan telak bagi Boeing, yang sebelumnya sangat menjagokan E-7 Wedgetail sebagai penerus alami Sentry. Namun, pilihan NATO yang jatuh pada Saab menunjukkan bahwa aliansi ini kini lebih memprioritaskan fleksibilitas operasional dan penguasaan teknologi sensor terbaru yang ditawarkan oleh industri pertahanan Eropa.

Dengan sensor yang lebih sensitif dan kemampuan integrasi data yang lebih cepat, GlobalEye akan menjadi “pusat saraf” baru dalam strategi pengawasan lintas udara NATO di masa depan. (Bayu Pamungkas)

Saab Kirim Unit Kelima (Terakhir) Pesawat Intai AEW&C GlobalEye Pesanan Uni Emirat Arab

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *