Untuk Kebutuhan Pasukan Khusus, AU Belanda Akuisisi 14 Unit Helikopter H225M Caracal

(Airbus.com)

Meski Angkatan Udara Kerajaan Belanda (Koninklijke Luchtmacht) jauh lebih senior dibandingkan TNI AU. Namun, tidak demikian untuk pengoperasian helikopter SAR Tempur H225M Caracal, pasalnya baru pada 5 Juni 2023, Angkatan Udara Belanda mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi empat belas unit H225M Caracal, yakni sebagai pengganti helikopter AS532U2 Cougar (varian dari AS332 Super Puma) yang usianya telah menua.

Baca juga: Uni Emirat Arab Batalkan Kontrak Pembelian 12 Unit Airbus H225M Caracal, Ini Alasannya

Dikutip dari scramble.nl (6/6/2023), disebutkan keputusan akuisisi H225M Caracal dilakukan setelah dilakukan kajian selama bertahun-tahun. H225M Caracal dipilih sebagai tipe terbaik untuk Angkatan Bersenjata Belanda dan perubahan peran mereka. Caracal adalah penerus keluarga helikopter Puma dan Cougar dan dirancang khusus untuk Operasi Pasukan Khusus, kebutuhan yang diinginkan Pasukan Khusus Belanda selama bertahun-tahun.

Nilai kontrak pengadaan 14 unit H225M Caracal berkisar antara €1,5 dan €2 miliar. Sejak diperkenalkannya AS532U2 Cougar ke AU Belanda pada tahun 1996, helikopter tersebut telah menjadi bagian dari kekuatan Skaadron 300 Wildcat. Skuadron tersebut pernah ditempatkan di Pangkalan Udara Soesterberg, tetapi dipindahkan ke Pangkalan Udara Gilze-Rijen pada tahun 2008 karena pemotongan anggaran yang menyebabkan penutupan Lanud Soesterberg.

Kemudian sejak tahun 2008, skaadron tersebut menjadi bagian dari Defence Helicopter Command (DHC) dan menerbangkan berbagai misi baik di darat maupun operasi laut.

Karena pemotongan anggaran lebih lanjut, AU Belanda memutuskan untuk menonaktifkan Skadron 300 pada tahun 2011. Namun, keputusan ini dibatalkan pada tahun yang sama karena kurangnya kapasitas SAR ketika helikopter Lynx (Angkatan Laut Belanda) dan AB412 ( Angkatan Udata Belanda) ditarik dari tugas aktif dan juga pengenalan NHIndustries NH90-NFH dalam DHC ditunda.

Sehingga, mulai tahun 2011 delapan unit AS532U2 dioperasikan kembali. Jumlah ini kemudian bertambah dengan empat Cougar lagi sehingga jumlah total helikopter menjadi dua belas unit.

Skadron 300 akan terus mengoperasikan Cougar hingga setidaknya tahun 2030. Sementara itu, unit tersebut akan direformasi menjadi Skuadron Udara Pasukan Khusus untuk memenuhi permintaan Pasukan Pertahanan Belanda guna meningkatkan kapasitas Udara Pasukan Khusus mereka.

Helikopter H225M Caracal yang akan dipesan, diharapkan tiba beberapa tahun sebelum AS532U2 Cougar resmi pensiun antara tahun 2030 dan 2035.

Dari spesifikasi, H225M Caracal punya sejumlah keunggulan dibandingkan helikopter H215 (d/h AS332) Super Puma. Meski sekilas terlihat mirip, perbedaan yang paling kentara dari H215 dan H225/H225M terletak dari jumlah blade (baling-baling) pada main rotor. H215 Super Puma masih menggunakan empat blade, sementara H225M Caracal sudah menggunakan lima blade.

Baca juga: Seolah ‘Ikuti’ Indonesia, AU Singapura Terima Unit Perdana H225M Caracal

H225M Caracal layak disebut helikopter angkut sedang, dengan kemampuan membawa 29 prajurit dengan senjata lengkap, atau dapat enam penumpang yang ditandu, ditambah sepuluh penumpang lain. (Gilang Perdana)

One Comment