Tag: NATO

Senapan Serbu AK-308: Upaya Kalashnikov Terjun di Kaliber NATO 7,62 x 51mm

Menyesuaikan kebutuhan pasar, sejak lama Kalashnikov telah merilis beragam senapan serbu varian AK dengan kaliber standar NATO. Salah satu yang kondang seperti AK-101/102 kaliber 5,56 x 45 mm yang selama ini digunakan Korps Brimob Polri. Dengan menggunakan kaliber NATO, maka senapan serbu AK-101/102 dapat melontarkan proyektil yang sama untuk M-16 dan SS-1. (more…)

IWI Tavor: Senapan Serbu Bullpup Berdesain Futuristik, Juga Digunakan Brimob Polri

Dari desainnya jelas, senjata yang dimaksud disini masuk dalam kelas bullpup, dengan magasin berada di bagian popor. Namun yang tak lazim, tampilannya sedikit berbeda dengan senapan serbu bullpup yang telah dikenal dalam arsenal TNI/Polri. Bentuknya sekilas lebih futuristik dibanding AUG Steyr, SAR21 dan FAMAS, salah satunya kelengkapan picatinny rail yang memanjang di atas receiver. Inilah Tavor 5,56 x 45 mm, senapan serbu besutan Israel Weapon Industries (IWI), yang pada tahun 2014 didapuk sebagai Rifle of The Year untuk kategori Golden Bullseye Award dari American Riffleman Magazine. (more…)

GBU-12 LGBs: Bom Pintar NATO Berpemandu Laser, Sukses Diluncurkan dari Sukhoi Su-30MKM Malaysia

Nama senjata yang satu ini jelas bukan barang baru, pasalnya sosok bom pintar (smart bomb) yang diberi label Guided Bomb Unit (GBU)-12 Paveway II LGBs (Laser Guided Bombs) sudah malang melintang debutnya sejak era Perang Vietnam (1968). Diracik oleh Texas Instrument (sekarang – Raytheon), keluarga Paveway LGBs menjadi varian bom pintar yang paling laris dipasaran, terkhusus pada varian GBU-12 LGBs yang mencomot platform dumb bomb paling populer di lini kesenjataan NATO, yakni MK82. Begitu masif digunakan di banyak palagan pertempuran, menjadikan nama GBU-12 terasa ‘biasa-biasa’ saja, tapi jadi tak biasa seperti yang dilakukan AU Malaysia baru-baru ini. (more…)

Norinco AK-2000P: Balada Senapan Serbu “Kalashnikov” Produksi Cina

Bila dirunut dari rekam jejaknya, Norinco (China North Industries Corporation), perusahaan pelat merah milik Pemerintah Cina, sudah lumayan komplit memasok beragam alutsista di Indonesia. Setelah ada rudal anti kapal, rudal anti serangan udara, panser, roket anti tank, sampai mortir, di awal masa reformasi Norinco juga memasok senapan serbu dalam jumlah yang lumayan besar ke Indonesia. Senapan serbu yang diberi label AK-2000P awalnya didapuk sebagai penerus kesuksesan AK-101/102 dari Rusia. (more…)

AK-101/102: Senapan Serbu dari Rusia Bercita Rasa NATO, Ikon Brimob di Awal Reformasi

Di awal masa reformasi, publik dikejutkan saat Korps Brimob Polri menyandang senapan serbu varian AK buatan Rusia. Betapa tidak, saat mitra TNI menggunakan senapan serbu nasional Pindad SS-1, namun Brimob tampil beda. Tapi jangan berpikir negatif dulu, pasalnya saat itu kapasitas produksi dalam negeri belum memadai, sementara Brimob punya kebutuhan mendesak untuk mengganti senjata yang usang dan rusak. Dari 31 ribu anggota Brimob saat itu, ironisnya hanya tersedia 17 ribu pucuk senapan serbu. (more…)

PT44 Maesa: Truk Offroad Produksi Dalam Negeri dengan Independent Suspension System

Ditilik dari spesifikasi, rantis (kendaraan taktis) PT44 Maesa mestinya sudah ideal untuk kebutuhan peran taktis TNI akan truk serbaguna berkemampuan offroad. Namun nyatanya sampai saat ini nasib truk yang kandungan lokalnya disebut-sebut sudah 90% ini tidak jelas, justru Kementerian Pertahanan (Kemhan) memilih Isuzu NPS 75 4×4 untuk mengisi kebutuhan truk serbaguna di kelas 2,5 ton untuk ketiga matra. Padahal PT44 Maesa juga sudah berpenggerak 4×4 dan dilengkapi Independent Suspension System. (more…)

FREMM Italia Akan Sambangi Indonesia, Berpeluang Ikut Tender Pengadaan Kapal Perang di 2017

Setelah Denmark, Perancis dan India, boleh jadi Italia bakal turut dalam tender pengadaan kapal perang utama TNI AL pada tahun 2017. Meski belum dikenal sebagai pemasok utama alutsista, namun secara kualitas kehadiran cita rasa Italia cukup melekat di Tanah Air, contohnya keberadaan meriam reaksi cepat OTO Melara 76 mm di frigat/korvet TNI AL. Bila flash back ke era 60-an, TNI AL bahkan pernah mengoperasikan korvet buatan Italia, yakni Albatross Class dan Almirante Clemente Class. (more…)

Tatrapan 6×6: Ini Dia! Keluarga Baru Heavy Truck Offroad Marinir TNI AL

maxresdefault

Selain keberadaan ranpur amfibi, hadirnya keluarga heavy truck Tatra memberi warna sendiri dalam etalase kesiapan operasi Korps Marinir TNI AL. Dengan wilayah penugasan yang tergolong menantang, adanya truk bermuatan besar plus punya kemampuan offroad menjadi suatu keharusan bagi Marinir. Setelah sebelumnya hadir Tatra T813 Kolos dan Tatra T815-7, keluarga Tatra pada Marinir bertambah dengan rantis Tatrapan 6×6. (more…)

Network Centric Warfare: Kemampuan Yang Selayaknya Hadir di Jet Tempur Terbaru TNI AU

a01157625130914110001

Keriuhan dan debat seputar siapa jet tempur yang layak sebagai pengganti F-5 E/F Tiger II seolah tak ada habisnya. Harus diakui tema tersebut memang seru, mulai dari kaitan soal performa antar kontestan, sampai bergeser ke urusan politik. Namun dari sekian kriteria yang diinginkan pihak user (TNI AU), bahwa sang pesawat tempur yang baru nanti harus menjamin sisi interoperabilitas data dan komunikasi. (more…)