Type 926 (Dalao Class) – Inilah Kapal Tender/Penyelamat Armada Kapal Selam Cina

Logikanya setiap negara yang mengoperasikan armada kapal selam, maka telah menyiapkan unit kapal tender dan kapal penyelamat kapal selam, jika pun belum memiliki, seperti Indonesia misalnya, perlu ada koordinasi dengan negara tetangga yang mempunyai wahana tersebut. Lantas bagaimana dengan AL Cina yang terbilang agresif membangun kekuatan kapal selamnya? Apakah negara komunis tersebut melupakan aspek keselamatan awak kapal selamnya?

Baca juga: KRI Ratulangi – Induk Semang Kapal Selam TNI AL

Meski kalah gaung dari Amerika Serikat, Singapura dan Australia, rupanya AL Cina mempunyai kapal tender yang sekaligus kapal penyelamat kapal selam, yaitu Type 926 submarine support ship. Kapal yang dalam kode NATO diberi label Dalao Class ini terbilang baru, lantaran baru diluncurkan pada tahun 2012 dan unit perdananya resmi bergabung dengan AL Cina pada tahun 2014.

Sejauh ini ada tiga unit Dalao Class yang telah dibangun, dimana dua unit ditempatkan di Armada Laut Utara dan satu unit disiapkan di Armada Laut Selatan. Poin utama penugasan kapal ini adalah sebagai pemasok logistik dan keperluan kapal selam, plus kapal ini mampu melakukan penyelamatan bawah air.

Kapal penyelamat dengan bobot 9.500 ton ini dibekali wahana LR7 Deep-Submergence Rescue Vehicle (DSRV), yang uniknya masih diimpor dari Inggris. LR7 dengan bobot 25 ton sanggup menyelam sampai kedalaman 600 meter. Dalam sekali menyelam, wahana penyelamat ini dapat membawa delapan korban yang dapat dievakuasi ke permukaan.

Dalam satu hari, LR7 dapat melakukan 18x operasi penyalamatan. Melengkapi kehadian LR7, di kapal juga disiapkan ruangan anti dekompresi (rescue chambers).

Baca juga: TNI AL Ajukan Pengadaan Dua Kapal Penyelamat Kapal Selam dengan Kemampuan Hidrografi

Dikutuip dari GlobalSecurity.org, disebut kapal penyelamat kapal selam ini punya panjang 135 meter dan lebar 18,6 meter. Meski tanpa hanggar, kapal tender ini dikebali fasilitas deck helikopter yang ukurannya lumayan besar. (Gilang Perdana)

4 Comments