Category: Kapal Perang Asing

Dilengkapi Meriam Kaliber 100mm, Kapal Coast Guard Cina Tampil Percaya Diri di Laut Natuna Utara

Situasi Laut Natuna Utara memanas, kapal patroli penjaga pantai Cina – China Coast Guard (CCG) dengan nomer lambung 5204 menolak meninggalkan area yang menjadi teritori Indonesia dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), demikian tajuk yang mewarnai berita di banyak portal media nasional pada 13 September lalu. Sebagai unsur penindak saat itu adalah Kapal Patroli KN Nipah 321 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. (more…)

Mau Alutsista Canggih Keluaran Terbaru Tapi Anggaran ‘Ngepas,’ Leasing Kapal Perang Bisa Jadi Solusi

Mendapatkan alutsista canggih keluaran terbaru dengan harga bersabahat, adalah dambaan bagi banyak negara. Namun, sayangnya permintaan dan penawaran belum tentu bisa sejalan, alhasil muncul opsi baru dalam akuisisi alutsista, yaitu lewat program leasing. Seperti yang populer dilakukan oleh Ceko dan Hungaria, dimana kedua negara baru NATO tersebut kompakan menyewa jet tempur Gripen C/D dari Swedia. Nah, itu di matra udara, bagaimana dengan matra laut? (more…)

Armada Kapal Perang Cina dalam 36th Naval Escort Taskforce Lintasi Selat Malaka

Tak berapa lama setelah kunjungan Menteri Pertahanan Cina Wei Fenghe ke Jakarta pada 8 September lalu, ada kabar bahwa armada kapal perang AL Cina – People’s Liberation Army Navy (PLA Navy) baru saja melintasi Selat Malaka. Armada kapal perang yang tergabung dalam Chinese 36th Naval Escort Taskforce diketahui sebelumnya telah bertolak dari pangkalan angkatan laut di Qingdao pada 3 September 2020. Komposisi task force tersebut terdiri dari kapal perusak DDG Guiyang 119, frigat FFG Zaozhuang 542 dan kapal tanker/logistik Dongpinghu 960. (more…)

Belanda Jual Dua Frigat Karel Doorman Class, Kapal Perang ‘Bekas’ Berkualitas!

“Pat gulipat, siapa cepat, dia dapat,” rasanya ini adalah pantun yang sesuai untuk menggambarkan dunia alutsista di negara-negara berkocek ngepas, khususnya di segmen kapal perang bekas pakai. Meski barang bekas, namun jika masih punya usia panjang, ditambah fitur serta persenjataan yang melekat masih berfungsi dengan baik, maka bursa kapal perang bekas berkualitas selalu diburu. (more…)

Duh.. AL Jerman Batal Pensiunkan Frigat Bremen Class – F214 Lübeck

F214 Lübeck

Selain rencana akuisisi 15 jet tempur Eurofighter Typhoon milik AU Austria, dalam sebulan belakangan perhatian publik juga terarah pada kabar minatnya Indonesia pada frigat Bremen Class milik AL Jerman. Lantaran tinggal tersisa satu unit Bremen Class yang aktif – F214 Lübeck, maka pertaruhan Indonesia jika benar-benar ingin membeli adalah pada frigat yang akan dipensiunkan AL Jerman pada tahun 2021 tersebut. (more…)

Cina Pensiunkan Dua Destroyer Type 051 Terakhir, Satu di Antaranya Pernah Meriahkan Arung Samudera 95

Bila Australia telah memensiunkan frigat Adelaide Class dan Jerman segera memensiunkan frigat Bremen Class di tahun 2021, maka langkah ‘bersih-bersih’ kapal perang utama juga berhembus ke Negeri Tirai Bambu. Lewat sebuah upacara di Lanal Zhanjiang, pada 28 Agustus lalu, AL Cina telah resmi memensiunkan dua unit detroyer terakhir dari Type 051. Kedua kapal perusak yang pensiun adalah Zhanjiang 165 dan Zhuhai 166, keduanya merupakan varian Type 051G, yaitu varian terakhir dan paling canggih dari 17 unit keluarga destroyer Type 051. (more…)

Supply Class Australia – Inilah Kapal Tanker Militer Modern dan Terbesar di Asia Pasifik

Jika ada yang bertanya, siapa negara di Asia Pasifik yang memiliki armada kapal tanker militer terbesar? Maka jawabannya adalah Australia. Negara Benua yang kerap terlihat ‘cemas’ ini mengoperasikan dua kapal tanker raksasa, yaitu HMAS Sirius (berbobot mati 46.775 ton) dan HMAS Success (berbobot mati 18.221 ton). Dengan dua kapal tanker tersebut, menjamin operasional armada AL Australia dalam misi lintas samudera. (more…)

Ikuti Jepang, Korea Selatan Persiapkan Kapal Induk untuk Tampung Jet Tempur F-35B

Menghadapi lawan yang sama, rupanya Korea Selatan mengikuti jejak Jepang dalam menyiapkan platform kapal induk yang mampu membawa satu skadron F-35B Lightning II. Bila Jepang telah memutuskan untuk melakukan modifikasi pada kapal induk JS Izumo, maka Korea Selatan agak berbeda, dimana Kementerian Pertahanan Korea Selatan tidak akan melakukan modifikasi pada Landing Helicopter Dock (LHD) Dokdo Class yang eksisting, melainkan Negeri Ginseng akan membangun platform kapal induk yang benar-benar baru untuk menaungi armada F-35B. (more…)