Category: Kapal Perang Asing

Stonefish “Carrier Killer” – Ancaman Terbesar untuk Kapal Induk AS di Masa Depan

Masih hangat dalam ingatan, jagad politik nasional pada Maret 2018 sempat dibuat geger setelah Capres Prabowo Subianto melontarkan pernyataan bahwa Indonesia bakal bubar pada tahun 2030. Sumber pernyataan tersebut ternyata berasal dari kisah di novel Ghost Fleet karangan P.W Singer dan August Cole. Lepas dari polemik yang ramai saat itu, Ghost Fleet adalah novel thriller dengan uraian detail alutsista yang lumayan cermat. Dalam sekuel Ghost Fleet juga disebutkan sosok rudal Stonefish yang ditakuti armada Amerika Serikat. (more…)

Pensiunkan Tripartite Class, Belanda dan Belgia Satu Pilihan untuk Kapal Pemburu Ranjau

Sebelum dua kapal pemburu ranjau Frankenthal Class tiba di Indonesia, maka saat ini yang menjadi alutsista andalan pada Satuan Kapal Ranjau (Satran) TNI AL adalah dua kapal Tripartite Class, KRI Pulau Rengat 711 dan KRI Pulau Rupat 712. Meski usianya tak lagi muda, lantaran sudah beroperasi lebih dari 30 tahun, namun Tripartite Class adalah satu-satunya jenis kapal perang buru ranjau yang hingga kini juga masih dioperasian oleh AL Belanda dan AL Belgia. (more…)

Segera Dipensiunkan, Kapal Tanker HMAS Success Lakukan Pelayaran ‘Terakhir’ ke Indonesia

Dalam foto yang beredar di media sosial, kapal tanker berukuran besar ini terlihat perkasa di tengah lautan, ditambah ada pengawalan dari frigat KRI I Gusti Ngurah Rai 332, menjadikan momen HMAS Success (OR 304) mendapat perhatian kala berlayar di Perairan Indonesia. HMAS Success diketahui pada akhir Mei lalu (20/5) bertandang di Lantamal VI Makassar, dan pada 23 Mei meninggalkan Makassar untuk kembali ke Australia. Kunjungan kapal perang AL Australia (RAN) ke Indonesia tentu sudah biasa, namun lawatan HMAS Success yang berbobot mati 18.221 ton kali ini punya arti penting. (more…)

Kekurangan Pelaut, Frigat HMAS Perth Tak Melaut Selama 2 Tahun

Masyarakat pembayar pajak di Australia belum lama ini dibuat kaget, lantaran baru mengetahui bahwa frigat HMAS Perth (FFH 157) – Anzac Class sudah dua tahun ini berada di dok kering (dry dock) Henderson shipyard, Australia Barat. Padahal frigat canggih dengan bobot mati 3.810 ton ini sudah merampungkan proses upgrade pada sistem elektronik dan persenjataannya. Tidak beroperasinya frigat ini tentu mengundang pertanyaan besar bagi khalayak di Negari Kangguru. Memang ada rencana untuk memesiunkan frigat Anzac Class secara bertahap, tapi itu baru dilakukan mulau tahun 2030, seiring dengan diterimanya frigat anyar Hunter Class untuk AL Australia (RAN). (more…)

Setelah Insiden di Udara Mediterania, Kini Dua Kapal Perang AS dan Rusia Nyaris Bertabrakan di Laut Cina Timur

Hanya berselang 3 hari dari insiden intercept P-8A Poseidon AL AS oleh Sukhoi Su-35 Rusia di atas Laut Mediterania, hari Jumat (7/6/2019) ketegangan antara Washington dan Moskow kembali terjadi, kali ini mengambil lokasi di Laut Cina Timur, dua kapal perang AS dan Rusia dilaporkan nyaris bertabrakan. Insiden di perairan internasional ini melibatkan USS Chancellorsville (CG-62), yaitu kapal penjelajah Ticonderoga Class dengan kapal perusak Admiral Vinogradov (Udaloy Class). (more…)

Laser Pointer, Inikah ‘Senjata’ Baru Para Milisi Maritim?

Yang dimaksud disini bukan laser gun, namun label ‘laser’ dalam beberapa hari ini seolah menjadi tajuk berita di jagad media. Pangkal musababnya setelah pengakuan awak helikopter militer Australia dari kapal induk HMAS Canberra yang merasa mendapat serangan laser saat terbang di Laut Cina Selatan. Insiden tersebut terjadi sebelum HMAS Canberra merapat di Jakarta pada 18 Mei silam. Seperti diberitakan, kejadian ‘serangan’ laser terjadi saat HMAS Canberra berlayar dari Vietnam menuju Singapura dalam misi Indo-Pacific Endeavour 2019. (more…)

Korvet Victory Class Singapura, Terbilang Canggih Tapi Siap Dipensiunkan Bertahap

Korvet Victory Class memang tak muda lagi usianya, namun kapal perang kepunyaan Angkatan Laut Singapura (RSN) ini tergolong kombatan yang padat sistem senjata. Bahkan jika diadu tanding dengan kesenjataan di frigat pun, Victory Class yang memperkuat RSN sejak 1988 ini tak akan lantas minder. Victory Class dengan bobot 595 ton tampil padat persenjataan untuk meladeni peperangan atas permukaan, bawah permukaan dan anti serangan udara. (more…)

ROKS Marado (Dokdo Class): Kapal Induk Helikopter Andalan Korea Selatan

Setelah diluncurkan pada 14 Mei 2018, rencananya ROKS Marado (LPH-6112), yaitu kapal induk helikopter kedua AL Korea Selatan akan resmi masuk kedinasan pada tahun 2020. Pasca diluncurkan oleh galangan Hanjin Heavy Industries, kapal induk helikopter yang juga menyandang label Landing Platform Helicopter (LPH) amphibious assault ships ini memasuki masa sea trial dan instalasi berbagai perangkat serta persenjataan. ROKS Marado adalah kapal kedua dari Dokdo Class (ROKS Dokdo – LPH-6111) yang telah dioperasikan AL Korsel sejak Juli 2007.

(more…)