Taiwan Order Lagi M142 HIMARS Berikut Rudal MGM-140 ATACMS, Plus Sistem Hanud NASAMS

Taiwan diwartakan berencana untuk membeli tambahan 28 unit M142 High Mobility Artillery Rocket Systems (HIMARS), serta sembilan set tambahan sistem rudal hanud National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS). Taiwan sebelumnya telah membeli 29 peluncur HIMARS dari AS dan menerima 11 unit peluncur pertama tahun lalu.

Baca juga: Taiwan ‘Diam-diam’ Aktifkan M142 HIMARS dengan Rudal ATACMS, Mampu Jangkau Pesisir Cina Daratan

Seperti dikutip Taipei Times (10/8/2025), setelah pembelian yang direncanakan selesai dan dikirimkan, artileri Taiwan nantinya akan memiliki 57 set HIMARS. Melengkapi paket HIMARS, Angkatan Darat Taiwan telah meningkatkan jumlah pembelian rudal balistik MGM-140 Army Tactical Missile Systems (ATACMS) dari 64 menjadi 84 rudal, menjadikan Taiwan mampu melancarkan serangan balasan secara presisi ke pesisir Cina daratan.

ATACMS adalah rudal balistik jarak pendek dengan presisi tinggi dengan jarak jangkau – versi awal (M39) 165 km dan versi terbaru (M57) hingga 300 km. ATACMS digunakan untuk menyerang target bernilai tinggi, seperti infrastruktur, pangkalan udara, atau posisi komando.

Sebagai catatan, pada Oktober 2020, Departemen Pertahanan AS menyetujui penjualan 64 unit M57 ATACMS ke Taiwan. Dan kabar terakhir, pada 10 November 2024, Taiwan telah menerima gelombang pertama sistem rudal ATACMS.

Dalam simulasi, artileri Taiwan dengan M142 HIMARS dapat melakukan serangan balik ke wilayah Cina daratan. Daya gempur HIMARS Taiwan akan terkait langsung dengan Selat Taiwan, seperti diketahui Selat Taiwan memiliki lebar yang bervariasi tergantung pada titik pengukurannya.

Setiap pod peluncur HIMARS dapat membawa enam Guided Multiple Launch Rocket Systems, yang mampu menyerang target sejauh 70 hingga 85 km, atau satu ATACMS, yang memiliki jangkauan 300 km dan probabilitas kesalahan melingkar 5 hingga 10 meter.

Pada 12 Mei, Komando Artileri ke-58 melakukan latihan HIMARS pertama dengan tembakan langsung di Pangkalan Jiupeng di Kotapraja Manzhou, Kabupaten Pingtung. Sistem ini juga diuji oleh Markas Besar Komando Angkatan Darat pada bulan Juni.

Lihat Reputasi NASAMS di Ukraina, Taiwan Ngebet Beli NASAMS Langsung dari AS

 

Militer Taiwan juga berencana membeli sembilan set NASAMS tambahan, satu radar array elektronik L-band dan satu radar array elektronik non-L-band untuk memperkuat pertahanan udara Taiwan tengah dan selatan, serta 339 rudal hanud dari berbagai jenis untuk melengkapi sistem NASAMS.

Taiwan dan AS sebelumnya menandatangani kontrak pengadaan senilai NT$24,99 miliar (US$837 juta) untuk tiga NASAMS.

Set pertama dari ketiganya diperkirakan akan dikirimkan pada akhir tahun ini, kata sumber Taipei Times, seraya menambahkan bahwa NASAMS akan dikerahkan di dekat ibu kota untuk memperkuat pertahanan udaranya.

Sudah Punya Ribuan Rudal Stinger, Taiwan Datangkan Lagi Paket FIM-92 Stinger Senilai US$500 Juta

NASAMS dapat menembakkan rudal yang digunakan oleh jet tempur jika landasan pacu telah dibom, memungkinkan pertahanan udara bahkan jika pesawat tempur tidak dapat lepas landas.

Jika NASAMS dilengkapi dengan versi jarak jauh dari rudal AIM-120 AMRAAM, maka akan memiliki jangkauan 50 km, melengkapi keberadaan rudal hanud jarak jauh Patriot dan Tien Kung milik Angkatan Udara yang memiliki jarak lebih jauh, serta rudal Tien Chien II yang diluncurkan dari permukaan dan sistem hanud dengan basis Stinger, AN/TWQ-1 Avenger dengan jarak lebih pendek,

Rencana pengadaan 28 unit HIMARS tambahan akan menelan biaya sekitar NT$40 miliar, sementara rencana pembelian sembilan NASAMS dan rudal berbagai jenis lainnya diperkirakan akan menelan biaya NT$110 miliar.

Setelah disetujui oleh Yuan Eksekutif, militer akan terlebih dahulu menyerahkan rancangan undang-undang khusus pengadaan militer kepada legislatif untuk ditinjau, kata sumber tersebut. Rancangan undang-undang anggaran khusus pengadaan militer akan diserahkan kepada legislatif setelah undang-undang khusus pengadaan militer disahkan, dan baru setelah itu jumlah anggaran khusus akan diumumkan. (Gilang Perdana)

Hadapi Invasi Beijing, Taiwan Mulai Produksi Massal Sistem Hanud TC-2 (Rudal Sky Sword II)

2 Comments