Category: Rudal Hanud

Bisa Melesat Mach 4, US Navy Integrasikan Rudal Pencegat PAC-3 MSE pada Sistem Aegis Kapal Perang

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) resmi melangkah untuk mengintegrasikan rudal pencegat berkecepatan 3.000 mil per jam (sekitar Mach 4), Patriot Advanced Capability-3 Missile Segment Enhancement (PAC-3 MSE), ke armada kapal perangnya. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pertahanan maritim dalam menghalau ancaman rudal balistik, rudal jelajah, hingga ancaman hipersonik yang kian berkembang. (more…)

Tangkal Ancaman Rudal Cina dan Korea Utara, Angkatan Darat AS Resmikan Batalyon Pertahanan Udara Permanen di Guam

Mengantisipasi lonjakan ancaman rudal jelajah, balistik, hingga senjata hipersonik yang kian masif di kawasan Indo-Pasifik, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) secara resmi mengaktifkan batalyon pertahanan udara permanen di Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam. Pengaktifan 3rd Battalion, 43rd Air Defense Artillery Regiment (3-43 ADA) pada 16 Oktober 2026. (more…)

Rosoboronexport Perkenalkan Proyek “Anti-Drone Dome” di KTT Rusia-Afrika Ketiga

Perusahaan pengekspor senjata Rusia, Rosoboronexport JSC (bagian dari Rostec State Corporation), akan memperkenalkan konsep pertahanan udara terbaru yang dinamakan “Anti-Drone Dome”. Sistem pertahanan komprehensif ini akan diungkapkan secara resmi dalam ajang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika Ketiga yang dijadwalkan berlangsung di Gostiny Dvor, Moskow, pada 28–29 Oktober 2026. (more…)

Buntut Ancaman Rudal Cina, Australia Resmi Buka Tender Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah Land 6504

Pemerintah Australia resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat sistem pertahanan udaranya melalui peluncuran tender resmi bagi program Project Land 6504. Langkah yang diprakarsai oleh Departemen Pertahanan Australia sejak 13 Oktober 2026, bertujuan untuk menghadirkan sistem pertahanan udara berbasis darat jarak menengah (Medium-Range Ground-Based Air Defense) bagi Angkatan Darat Australia. (more…)

Celah Sistem Pertahanan Udara Arab Saudi: Mengapa Rudal Houthi Masih Bisa Menembus Sasaran?

Sistem pertahanan udara (hanud) Arab Saudi dilaporkan berhasil mencegat lebih dari 90 persen rudal dan drone yang diarahkan ke area-area vital yang mendapat perlindungan ketat. Namun, laporan dari Wall Street Journal menyoroti kenyataan krusial bahwa lebih dari separuh serangan milisi Houthi justru berhasil menghantam lokasi-lokasi yang tidak memiliki cakupan pertahanan udara. (more…)