Rampasan alutsista lawan sudah barang tentu bukan sekedar untuk dipamerkan sebagai trofi kemenangan, lebih dari itu, persenjataan rampasan yang dianggap canggih akan berharga untuk dipelajari detailnya. Setelah sebelumnya Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 yang dikirim ke pabrik tank Uralvagonzavod, kini MBT M1A1 Abrams Situational Awareness (SA) buatan AS yang akan menjalani reverse engineering. (more…)
Dari dinginnya musim salju di belahan Eropa, ada kabar ringan dari Ukraina, yakni integrasi jenis senjata kanon pesawat berstandar Soviet pada rantis (kendaraan taktis) Humvee buatan Amerika Serikat. (more…)
Urusan pengamanan pangkalan udara (lanud) tak bisa dipandang sebelah mata, sebagai instalasi militer strategis, lanud tak ayal adalah target favorit lawan. Bila tidak dapat dihancurkan secara langsung lewat serangan, maka upaya sabotase menjadi pilihan bagi lawan untuk melumpuhkan atau merugikan kekuatan militer di lanud tersebut. Seperti belum lama ini, aksi sabotase menimpa lanud Krymsk (Krymsk Air Base) milik Rusia. (more…)
Sebuah video langka dari kokpit jet tempur Sukhoi Su-27 Flanker menampilkan momen spektakuler, yakni pesawat melepaskan empat bom ringan berpemandu GBU-39 SDB glide bomb secara salvo, yang kemudian pesawat menanjak sambil melakukan manuver rolling. (more…)
Sukses membuat ketar-ketir Ukraina dan Eropa Barat, maka Moskow punya strategi penempatan 9M729 Oreshnik (Kedr) di Belarusia. 9M729 Oreshnik yang masuk kategori rudal balistik jarak mengenah alias intermediate-range ballistic missile (IRBM) dengan hulu ledak hipersonik MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles) telah menciptakan ketakutan, khususnya saat serangan balasan Rusia pada 21 November 2024 ke kota Dnipo. (more…)
Lantaran dianggap moncer saat digunakan Ukraina untuk melakukan pengintaian sampai misi kamikaze ke basis militer Rusia, ada kabar bahwa militer Korea Selatan tertarik untuk mengakuisisi drone berbahan karton (kardus). (more…)
Kilas balik ke tahun 2017, saat itu JSC Concern Kalashnikov telah meluncurkan motor trail bebas bising bertenaga listrik yang diperentukkan bagi pasukan khusus. Dan baru tujuh tahun kemudian, ada kabar Rusia mulai menguji motor listrik tempur tersebut dalam operasi khusus di Ukraina. (more…)
Perusahaan teknologi pertahanan Jerman, Helsing, belum lama ini meluncurkan drone kamikaze yang disebut pertama dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Drone yang dimaksud adalah HX-2 yang mengusung desain “X-Wing” dan mampu melesat dengan kecepatan maksimum 220 km per jam dan jangkauan 100 kilometer. (more…)
Beragam cara dilakukan Rusia dan Ukraina untuk menekan anggaran atas perang yang berkepanjangan. Memproduksi drone kamikaze Shahed-136 di dalam negeri oleh Rusia (Geran 2), rupanya belum cukup. Rusia kini menggunakan drone kamikaze yang diberi nama “Gerbera” yang diklaim lebih hemat dalam biaya produksi. (more…)
Sistem anti drone dengan deteksi berbasis akustik sudah digunakan sejak beberapa waktu, sebut saja Ataka-Shorokh yang pernah diuji oleh Rusia. Namun ada yang unik dari “Sky Fortress”, diperkenalkan Ukraina pada pertengahan tahun ini, Sky Fortress adalah sistem deteksi drone real-time dengan memanfaatkan jaringan ribuan dari sensor akustik. (more…)