Guna mengurangi ‘kepanikan’ global dan agar tidak disebut melanggar perjanjian dalam Intermediate-Range Nuclear Forces (INF Treaty), maka satu hari setelah serangan rudal balistik hipersonik dengan MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles) ke kota Dnipro di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putih menyatakan bahwa pihaknya tidak menggunakan rudal balistik antarbenua (ICBM), melainkan yang digunakan adalah rudal balistik jarak menengah atau intermediate-range ballistic missile (IRBM). (more…)
Jerman adalah salah satu negara yang getol memasok beragam jenis persenjataan untuk Ukraina, yang paling kentara adalah pengiriman Main Battle Tank (MBT) Leopard 1 dan 2, namun belum lama ini, Berlin memutuskan untuk mengirim jenis peralatan tempur yang terbilang baru saja diluncurkan. Yang dimaksud adalah rantis Light Air Assault Vehicle Caracal 4×4, yang baru diluncurkan Rheinmetall pada bulan April 2023. (more…)
Prestasi di medan perang bukan hanya milik prajurit, dan patriotisme warga sipil bisa berbuah pencapaian besar, seperti belum lama ini dilakukan oleh mantan guru taman kanak-kanak (TK) dari Ukraina yang berhasil menembak jatuh rudal jelajah jarak jauh Kh-101 milik Rusia. (more…)
Perang lumrah dimanfaatkan sebagai ajang uji coba atas produk alutsista terbaru yang belum terbayangkan bakal benar-benar digunakan dalam operasi militer. Seperti adopsi MartinUAV V-Bat, drone VTOL (Vertical Take-Off Landing) berdesain revolusioner yang telah diuji coba sejak tahun 2019, rupanya diam-diam telah digunakan oleh Ukraina untuk misi intai guna mengetahui posisi kedudukan artileri Rusia. (more…)
Rampasan dari alutsista lawan sudah barang tentu bukan sekedar untuk dipamerkan sebagai trofi kemenangan, lebih dari itu, persenjataan rampasan yang dianggap canggih akan sangat berharga untuk dipelajari detailnya. Seperti sebelumnya mempelajari teknologi armor pada ranpur Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2A2 Bradley, kini ada kabar bahwa Rusia sedang mempelajari Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 milik Ukraina yang dipasok oleh Jerman dan Portugal. (more…)
Meski mendapat perlakuan laksana ‘anak emas’ oleh Washington, namun seiring tibanya jet tempur F-16 Fighting Falcon, Ukraina belum mendapatkan akses untuk menggunakan sistem komunikasi canggih seperti tactical data link network (TDL) – Link 16. (more…)
Kabar yang satu ini mungkin menjadi yang paling dinantikan oleh netizen pemerhati perang di Ukraina. Meski belum ada konfirmasi dari pihak terkait, media Rusia, termasuk Vzglyad, melaporkan bahwa sedikitnya dua jet tempur F-16 Angkatan Udara Ukraina telah disergap saat mencoba lepas landas dari Bandara Starokostiantyniv di Ukraina barat. (more…)
Bila beberapa bulan lalu sebatas usulan dan ‘omon-omon’, maka kini potensi pengiriman Main Battle Tank (MBT) MBT M1A1 Abrams milik Australia ke Ukraina, mulai mendapat perhatian serius, bahkan telah menjadi pembahasan serius antara pejabat pertahanan di Canberra dan Washington. (more…)
Semestinya pengembangan drone copter bersenjata di Indonesia dapat bercermin dari apa yang dilakukan oleh Rusia dan Ukraina dalam konflinya yang masih berkobar. Dari kubu Rusia, drone quadcopter FPV (First Person View) yang dipersenjatai dengan roket anti tank RPG-26 Aglen nampak dominan digunakan, pasalnya senjata anti tank disposable ini punya bobot relatif ringan dan tersedia dalam jumlah besar. (more…)
Namanya kalah pamor dari Airbus A-400M, apalagi jika dibandingkan Lockheed Martin C-130 Hercules, namun, Antonov An-22 Antei (Antaeus) punya predikat khusus sebagai pesawat angkut bermesin turboprop terbesar di dunia. Sesuai namanya, Antonov sudah barang tentu terkait dengan Ukraina, meski pengguna terbesarnya justru Angkatan Udara Rusia. (more…)