Bila Monumen Kapal Selam (Monkasel) di Surabaya yang menampilkan KRI Pasopati 410 (Whiskey class) adalah museum kapal selam pertama di Asia Tenggara, maka ada kabar dari Benua Hitam, yakni Afrika untuk pertama kalinya mempunyai museum kapal selam yang berlokasi di Simon’s Town, Afrika Selatan. (more…)
Pada tanggal 13-14 Mei 2025, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali melakukan kunjungan kerja ke Turki untuk melihat proses pembangunan dua unit Kapal Cepat Rudal (FACM)-70 pesanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) di Sefine Shipyard, Altinova, Yalova, Turki. Dalam kunjungan tersebut, KSAL juga juga berkesempatan menyaksikan demonstrasi Unmanned Surface Vehicle (USV) Marlin, yang mampu dikendalikan secara otonom maupun remote. (more…)
Pernyataan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI di Senayan, Jakarta (28/4/2025) mengejutkan jagad netizen pemerhati alutsista, pasalnya KSAL menyebut pihaknya belum memiliki alat sonar pendeteksi kapal selam asing, padahal Indonesia yang memiliki alur laut (Alur Laut Kepulauan Indonesia/ALKI) menjadi wilayah yang kerap dilintasi kapal selam asing. (more…)
Setelah diluncurkan oleh PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) pada 27 Februari lalu, maka pada tanggal 17 April 2025, bertempat di Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), korvet KRI Bung Hatta 370 telah dilakukan komisioning, yang artinya resmi bergabung sebagai arsenal alutsista TNI AL, yang mana korvet produksi dalam negeri tersebut kini memperkuat Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II. (more…)
Filipina kini menjadi negara dengan penebalan alutsista terdepan di Asia Tenggara, selain penggelaran sistem rudal presisi jarak jauh Typhon Weapon System dari Angkatan Darat AS (US Army) dan NMESIS dengan rudal anti kapal NSM milik Korps Marinir AS (USMC), Negeri Pinoy belum lama ini kedatangan batch (gelombang) kedua rudal jelajah Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai (coastal defence missile system). (more…)
Kabar yang sebelumnya beredar adalah meriam Teevra 40 mm L70 Naval Gun bakal dipasang pada dua unit LST (Landing Ship Tank) Teluk Bintuni class, namun penampakan yang lebih dulu terlihat, meriam buatan India ini justru sudah terpasang pada haluan kapal Patroli Cepat (PC)-60, KRI Tuna 876 dan KRI Marlin 877. (more…)
Selain menghadirkan radar AESA Kronos dual band, pelacak target berbasis emisi inframerah/elektro-optik (IRST) dan combat managemet system (CMS), Leonardo dipastikan juga akan melengkapi fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, dengan perangkat pengendali tembakan atau fire control system (FCS) canggih NA-30S MK2. (more…)
Dikenal sebagai ‘Dwi Tunggal’, nama besar Bung Karno (Soekarno) tak bisa dilepaskan dari Bung Hatta (Mohammad Hatta). Setelah pada 19 April 2023 diluncurkan korvet ‘Kepresidenan’ KRI Bung Karno 369. Ada kabar bahwa kapal kembaran kini tengah dibangun oleh galangan yang sama, kapal dari jenis korvet tersebut adalah KRI Bung Hatta 370. (more…)
Milanion Group, perusahaan asal Inggris yang berbasis di London, bermitra dengan perusahaan swasta Indonesia, Republikorp (RDI) untuk mengirimkan konversi kapal permukaan tanpa awak – unmanned surface vessel (USV) bagi TNI AL. (more…)
Dengan spesifikasi dan kemampuan tempurnya, fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class, bakal menjadi flag ship bagi Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. Hadirnya fregat PPA juga akan mengenalkan TNI AL pada pengoperasian antena radar dengan sudut tetap. (more…)