Sepintas mirip dengan kemampuan jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30, rupanya ada fitur InfraRed Search and Tracking System (IRST) di kapal perang terbaru TNI AL, fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class. (more…)
Meski tak menjadi bagian dari senjata yang dikendalikan dari pusat informasi tempur dan anjungan (cockpit nave), namun kanon penangkis serangan udara (PSU) sekaligus senjata pertahanan jarak dekat ini, terlihat telah terpasang sebagai ‘paket’ pada dua fregat terbaru TNI AL, KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class. (more…)
Banyak hal baru yang didapatkan TNI AL dari kedatangan fregat KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class. Selain TNI AL diperkenalkan jenis senjata baru, seperti meriam Leonardo (Otobreda) 127/64, Leonardo Strales Sovraponte 76/62 dan navigasi anjunga modern ‘Cockpit Nave’, maka TNI AL juga akan menyambut penggunaan sistem manajemen tempur (Combat Management System – CMS) baru. (more…)
Selain meriam Leonardo (Otobreda) 127/64 dan Leonardo Strales Sovraponte 76/62, dengan kedatangan KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321- fregat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class dari Italia, maka TNI AL juga akan diperkenalkan dengan teknologi navigasi anjungan modern, yang bukan hanya serba canggih, tapi juga menjadi yang pertama di dunia, yakni ‘Cockpit Nave.’ (more…)
Setelah pendanaan tuntas, maka momen yang dinanti dari program akusisi dua unit kapal perang fregat PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura) Paolo Thaon di Revel class telah berjalan. Berlokasi di galangan kapal Fincantieri di Muggiano (La Spezia), Italia, pada 29 Januari 2025 dilangsungkan upacara penggantian nama (renaming ceremony) atas dua kapal perang yang sebelumnya adalah pesanan Angkatan Laut Italia. (more…)
Menutup latihan bersama (Latma) multilateral La Perouse 2025, pada 25 Januari lalu, fregat KRI RE Martadinata 331 ‘bersanding’ dengan sesama fregat Forbin (D620) milik Angkatan Laut Perancis (Marine Nationale). Melakukan passing exercise (passex) di Selat Lombok, kedua diabadikan dalam beberapa foto yang dirilis oleh public affairs officer French Carrier Strike Group (CSG) Clemenceau 25. (more…)
Hari ini, 22 Januari 2025, Korps Marinir TNI AL dan beberapa instansi terkait akan melakukan pembongkaran pagar laut di Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. Berbeda dari upaya pembongkaran sebelumnya, maka pada pembongkaran pagar laut kali ini dikerahkan dua ranpur (kendaraan tempur) amfibi milik Resimen Kavaleri (Menkav) Korps Marinir. (more…)
Angkatan Laut Thailand – Royal Thai Navy (RTN) punya rencana untuk mengakuisisi pesawat intai maritim sekelas CN-235-220. Untuk itu, delegasi RTN berkunjung ke Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di Surabaya dalam misi demo flight pesawat hasil produksi PT Dirgantara Indonesia (PT DI) CN-235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dengan nomer P-8304 milik Puspenerbal. (more…)
Ikut dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) sudah bukan hal baru bagi KRI Sultan Iskandar Muda 367 (SIM 367). Namun, ada yang sedikit berbeda pada penugasan kali ini, saat memberlakukan peran jaga perang melintasi zona merah internasional, korvet Diponegero class ini nampak dilengkapi jenis senjata baru. (more…)
Meski jumlahnya tidak diketahui, ada kabar Korps Marinir dalam waktu tak lama lagi bakal mengoperasikan senjata lawan tank atau roket anti tank disposable (peluncur sekali buang), menjadikan Korps Marinir sejajar dengan infanteri TNI AD dan Kopasgat TNI AU yang lebih dulu mengoperasikan roket anti tank disposable, meski dari merek yang berbeda. (more…)