Tag: TNI AL

AL Filipina Terima AW159 Wildcat, Helikopter Anti Kapal Selam dengan Radar AESA

Bicara tentang helikopter dengan kemampuan anti kapal selam (AKS), rupanya ada sedikit persamaan antara Indonesia dan Filipina. Indonesia lewat Puspenerbal nantinya akan menerima dua unit helikopter AS565 Mbe Panther dengan kemampuan full AKS (dari 11 unit helikopter Panther yang dipesan). Sementara Filipina sejak Maret 2016 telah menandatangani kontrak pengadaan dua unit Leonardo (d/h AgustaWestland) AW159 Wildcat dengan nilai 100 juta euro. (more…)

IDEF 2019: FNSS Tampilkan Prototipe APC Amfibi ZAHA, Punya Karakter Mirip LVTP-7 Korps Marinir

Setelah model mockup-nya ditampilkan dalam pameran alutsista Indo Defence 2018, maka di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019 yang di helat di Istanbul, Turki 30 April – 3 Mei, sosok yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV) sudah dapat dilihat wujud aslinya. Dikenal sebagai proyek ZAHA (Zırhlı Amfibi Hücum Araçları)-MAV untuk Marinir AL Turki, desain dan tampak rupa ZAHA kental dengan LVTP-7 buatan Amerika Serikat, jenis ranpur APC legendaris yang sejak 2010 memperkuat Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib). (more…)

PKT: Inilah Senapan Mesin Khas di Pansam BTR-50PK Korps Marinir

Di artikel terdahulu telah dikupas tentang sosok pansam (panser amfibi) BTR-50PK milik Korps Marinir, jenis ranpur angkut personel yang didatangkan pada tahun 1998 dari Ukraina. Selain merupakan varian ‘terbaru’ dari keluarga BTR-50 di Resimen Kavaleri (Menkav) Marinir, BTR-50PK punya ciri khas dari sisi senjata yang terpasang pada mounting-nya. Persisnya sejak kedatangannya di Indonesia, BTR-50PK hadir satu paket dengan senapan mesin sedang (SMS) PKT kaliber 7,62 x 54 mm buatan Rusia. (more…)

Prajurit Resimen Kavaleri 2 Marinir Latihan Menembak dari Atas Ranpur

Setelah sebelumnya menggelar latihan drill kering (tanpa munisi) pada senapan mesin sedang (SMS) dan senapan mesin berat (SMB) di lapangan apel Trian Mar Soepraptono, kini prajurit Resimen Kavaleri 2 Marinir (Menkav 2 Mar) Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 2 melanjutkan tahapan latihan basah, yaitu latihan menembak sesungguhnya dengan peluru tajam, yang sebagian besar latihan menembak dilakukan di atas ranpur yang sedang melaju. (more…)

Mutakhirkan Data ALKI I Area Selat Karimata, KRI Spica 934 Jalankan Misi Hidro-Oseanografi Selama 60 Hari

KRI Spica 934, kapal riset dan survei bawah air canggih yang berhasil menemukan lokasi black box CVR (Cockpit Voice Recorder) dari puing pesawat Boeing 737 MAX 8 Lion Air JT-610 di Perairan Karawang, saat ini diwartakan tengah mempersiapkan misi baru untuk  melaksanakan survei  hidro-oseanografi di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I area Selat Karimata. (more…)

Jaga Tingkat Kesiapan Tempur, Yonranratfib 2 Marinir Lakukan Drill Senapan Mesin Berat dan Sedang

Satuan yang satu ini punya peran penting dalam operasi pendaratan amfibi, dengan ranpur lapis baja yang diluncurkan dari Landing Ship Tank (LST) maupun Landing Platform Dock (LPD), elemen kavaleri yang tergabung dalam Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) Korps Marinir digerakan ke pantai tumpuan untuk men-deploy personel infanteri dengan perlindungan terpadu, baik dari senjata yang ada di unit tank amfibi (tankfib) maupun ranpur lapis baja angkut personel. (more…)

Kemhan Lakukan Kontrak Pengadaan 21 Unit Tank BT-3F dan 22 Unit BMP-3F untuk Korps Marinir

Berita yang satu ini sudah lama dinanti, pasalnya sejak pertengahan 2016 sudah terdengar kabar bahwa Korps Marinir akan mengakuisisi tank amfibi APC (Armoured Personnel Carrier) terbaru buatan Rusia, BT-3F. Dan tiga tahun kemudian, tepatnya hari ini, Senin (22/4/2019), secara resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) bersama dengan JSC Rossoboronexport Rusia melakukan penandatanganan kontrak pengadaan (MoU) tank amfibi BT-3F. Bukan itu saja, yang membuat kejutan turut di-order tank IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F. (more…)

Sasar Pengadaan Pasca 2024, Turki Tawarkan Kapal Selam Type 209 dan Type 214 untuk TNI AL

Kontrak pengadaan kapal selam Nagapasa Class batch kedua yang terdiri dari tiga unit kapal telah ditandatangani pada 12 April lalu oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dengan kontrak senilai US$1,2 miliar menandakan target jumlah kapal selam TNI AL pada MEF (Minimum Essential Force) III akan dapat dipenuhi, yaitu dengan ketersediaan delapan unit kapal selam. Dan masih terkait pengadaan tentang kapal selam untuk TNI AL, ada kabar dari Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret A.Ş (STM). (more…)

Kemhan Datangkan Munisi UOF-2T 100mm dari Ukraina untuk Tank BMP-3F

Meski tank amfibi BMP-3F Korps Marinir dibeli dari Rusia, namun untuk kebutuhan munisinya tak melulu harus dari Rusia. Seperti belum lama diwartakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah membeli munisi untuk meriam 2A70 kaliber 100 mm dari Ukraina. Munisi ini didatangkan lewat jalur laut oleh eksportir Spetstekhnoexport  pada Januari 2019. (more…)