Meski disebut sempat ‘babak belur’ akibat serangan presisi Israel pada akhir Oktober lalu, namun Iran tidak memperlihatkan kegoyahannya, terkhusus pada pengembangan satelit militer, selain mendapat dukungan teknologi dan peluncuran dari fasilitas milik Rusia di Kosmodrom Baikonur, Iran juga punya kemampuan meluncurkan satelit dengan roket di dalam negeri. (more…)
Diam-diam Swedia rupanya tertarik pada pemanfaatan ruang angkasa bagi kepentuingan pertahanan, terlebih di bawah ancaman Rusia sejak bergabung menjadi anggota NATO, maka berbagai opsi harus disiapkan, seperti dengan meluncurkan satelit kecil pada LEO (Low Earth Orbit/Orbit Bumi Rendah). (more…)
Di Hari Valentine yang bertepatan dengan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia (14/2/2024), ada momen yang mungkin luput dari perhatian, yakni Rusia dan Amerika Serikat, sama-sama meluncurkan roket ke luar angkasa, yang salah satunya disebut terkait dengan satelit militer dengan misi yang dirahasiakan. (more…)
Thales Alenia Space, perusahaan hasil Joint Venture antara Thales (67%) dan Leonardo (33%), dikabarkan telah menandatangani kontrak multimisi dengan BUMN PT Len Industri untuk menyediakan konstelasi observasi Bumi yang canggih, yang menggabungkan kemampuan sensor radar dan optik dari satelit untuk kebutuhan Kementerian Pertahanan (kemhan) Republik Indonesia. (more…)
Meski tengah diguncang hura hara besar-besaran di dalam negeri, rupanya itu tak berpengaruh pada program luar angkasa Perancis. Pada 6 Juli 2023, Direktorat Jenderal Persenjataan Perancis (DGA – Direction Générale de l’Armement), angkatan Udara dan Luar Angkasa Perancis dan Komando Luar Angkasa Prancis, telah meluncurkan satelit komunikasi militer terbaru – Syracuse 4B. (more…)
Kian banyaknya jumlah satelit militer yang mengorbit rupanya membuat US Space Force (USSF) keteteran, maklum dari rangkaian antena dari stasiun pengendali yang ada di Bumi, dalam satu waktu hanya bisa dilakukan pengendalian pada satu satelit saja. Belum lagi, USSF dihadapkan pada situasi perangkat elektronik pengendali satelit yang usianya telah menua dan mulai ketinggalan zaman. (more…)
Aksi satelit Starlink di atas langit Ukraina rupanya bukan hanya membuat gerah Rusia, Cina sejak dini juga telah mewaspadai konstelasi ribuan satelit komunikasi Starlink, khususnya dalam potensi untuk mengganggu kepentingan militer Sang Naga dalam ekspansinya. Setelah mengoperasikan radar anti satelit “Starlink” SLC-18P dan rencana pengiriman 13.000 satelit untuk menandingi dominasi Starlink, kini Cina tengah menguji sistem senjata anti satelit – Anti-Satellite Weapon (ASAT) terbaru. (more…)
Di berbagai belahan dunia, Israel kerap unggul dalam operasi militer dan intelijen, akan tetapi itu bukan semata bertumpu dari kemampuan perorangan agen Mossad yang dikenal cerdik. Lain dari itu, kesadaran situasional intelijen Israel dapat terjaga dengan baik berkat satelit mata-matanya yang tanpa disadari telah eksis selama ini. (more…)
Meski Rusia mendapatkan tekanan besar terkait operasi khususnya di Ukraina, namun, program luar angkasa Negeri Beruang Merah tetap berjalan dengan normal. Sebagai bukti, pada 23 Maret 2023, dengan menggunakan roket Soyuz-2.1a, Rusia telah meluncurkan satelit pengintaian (reconnaissance satellite) Bars-M (Kosmos 2567) dari Situs 43/3 Kosmodrom Plesetsk, di Rusia barat laut. (more…)
Roket Mitsubishi Heavy Industries H-IIA meluncurkan satelit pengintai IGS Radar 7 pada 25 Januari 2023.
Meski telah mendapat proteksi dari Amerika Serikat, Jepang pada dasarnya merasa terancam dengan potensi konflik terbuka dengan Cina, Korea Utara dan Rusia. Untuk itu, sejak beberapa tahun Negeri Sakura telah mengembangkan sistem intai berbasis satelit. Dan ada kabar, pada Rabu, 25 Januari lalu, Jepang kembali meluncurkan satelit mata-mata (spy satellite) terbarunya ke orbit. (more…)