Menyambung ucapan Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada bulan Januari lalu, yang akan mengirim 31 unit Main Battle Tank (MBT) Abrams ke Ukraina. Kini ada kabar terbaru, yakni 31 unit M1 Abrams yang telah dijanjikan AS untuk Ukraina, telah selesai diperbarui (refurbished) dan siap untuk dikirim ke medan laga menghadapi MBT Rusia. (more…)
Akurasi tembakan meriam pada tank sangat dipengaruhi salah satunya oleh stabilitas laras atau gun stability, apalagi saat kendaran tempur harus melakukan tembakan sembari melaju (bergerak), maka stabilitas laras adalah kunci yang harus dikuasai oleh personel kavaleri. (more…)
Meski menjadi salah satu donatur persenjataan dalam jumlah besar ke Ukraina, namun, sampai saat ini belum ada rencana dari Perancis untuk mengirimkan Main Battle Tank (MBT) Leclerc ke medan perang di Ukraina. Hal berbeda dengan MBT Leopard 2 yang telah merasakan kerasnya pertempuran menghadapi Rusia. Tapi ada yang menarik dicermati, bahwa Perancis melakukan upgrade besar-besaran pada Leclerc, setelah melihat apa yang dialami MBT Leopard 2. (more…)
Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 menjadi salah satu ranpur asal Barat yang dikabarkan rontok dalam perang di Ukraina. Selain terjebak dalam medan ranjau darat, sejumlah MBT Leopard disebutkan juga mendapat serangan mematikan dari drone kamikaze Lancet 3 Rusia. Melihat dinamika yang terjadi, maka MBT Leopard 2 diprioritaskan untuk mendapatkan proteksi ekstra. (more…)
Selain menghadapi potensi serangan dari senjata anti tank, awak Main Battle Tank (MBT) harus ekstra waspada terhadap elemen pendeteksi dari satelit dan drone intai, pasalnya citra berbasis optik dan termal dari kedua wahana udara tersebut dapat memberikan koordinat dengan presisi tinggi, yang pada akhirnya MBT dapat dihancurkan lewat tembakan dari howitzer dan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)
Dalam merespon serangan balik Ukraina yang mengandalkan kendaraan tempur pasokan dari negara-negara Barat, Rusia telah mengantsipasi dengan penggelaran beragam jenis ranjau darat, drone kamikaze dan tentunya senjata anti tank. Dan bicara tentang senjata anti tank, salah satu yang disebut ‘terbaru’ dikerahkan Rusia adalah 9P157-2 Khrizantema-S. (more…)
Meski Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 bukan yang tercanggih di keluarga Leopard 2 series, namun, berita rontoknya MBT Leopard 2A6 di laga perang Ukraina, telah mendorong Berlin untuk mempersiapkan peningkatan kemampuan pada arsenal MBT Leopard 2 tercanggih yang ada di arsenal Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr). (more…)
Pabrikan alutsista asal Korea Selatan, Hyundai Rotem terbilang moncer dengan produksi ratusan unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther, bahkan K2 berhasil meraih sukses untuk pasar ekspor ke Polandia dan diproduksi secara lisensi oleh Turki. Namun, Hyundai Rotem tidak berhenti pada rancangan K2, mempersiapkan dekade 2030, Hyundai Rotem telah merilis konsep Next Generation of Main Battle Tank (NG MBT). (more…)
Dimulainya fase serangan balik Ukraina ditandai dengan penggunaan alutsista ‘berat’ donasi Barat, sebut saja parade Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4/2A6, Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2 Bradley dan beberapa kendaraan pembersih ranjau lansiran Inggris. Terlepas dari insiden rontoknya beberapa ranpur di atas, yang menarik adalah Rusia justru mampu membuktikan kemampuan drone kamikaze produksi dalam negerinya, Lancet 3. (more…)
Dalam upaya serangan balik secara besar-besaran, militer Ukraina paham betul bahwa gerakan kavaleri akan mendapat tantangan berat, selain harus menghadapi serangan dari senjata anti tank Rusia, kavaleri Ukraina juga harus melintasi medan ranjau (darat). Nah, terkait medan ranjau, rupanya belum lama ini ranjau telah menimbulkan kerugian besar bagi pihak Ukraina. (more…)