Tag: LVTP-7

AAV7A1 RAM/RS, Inilah Keunggulan Varian Upgrade Ranpur Amfibi “LVTP-7” Korps Marinir Thailand

Selain Indonesia dan Filipina, negara lain di Asia Tenggara yang menjadi pengguna ranpur APC amfibi LVTP-7 series adalah Korps Marinir AL Thailand. Bahkan bisa dikata, Negeri Gajah Putih itu adalah operator pertama dan terbesar LVTP-7 di Asia Tenggara, pasalnya Thailand setidaknya punya 36 unit LVTP-7 (AAV/Assault Amphibious Vehicle-7A1) yang terdiri dari varian AAVP-7A1, AAVC-7A1 dan AAVR-7A1. (more…)

Telat Pengiriman, Korps Marinir Filipina Akhirnya Terima Gelombang Pertama KAAV

Setelah mengalami keterlambatan pengiriman, pada April 2019 akhirnya Korps Marinir Filipina kedatangan gelombang perdana ranpur amfibi APC Korean Amphibious Assault Vehicles (KAAV) – atau yang lebih kondang dikenal sebagai LVTP-7. Gelombang perdana ini terdiri dari empat unit KAAV, total KAAV yang diakuisisi Filipina ada delapan unit. Kontrak pengadaan senilai US$52,6 juta ditandatangani di Manila pada tahun 2015. Lantas apa yang membuat pengiriman KAAV telat? (more…)

IDEF 2019: FNSS Tampilkan Prototipe APC Amfibi ZAHA, Punya Karakter Mirip LVTP-7 Korps Marinir

Setelah model mockup-nya ditampilkan dalam pameran alutsista Indo Defence 2018, maka di International Defence Industry Fair (IDEF) 2019 yang di helat di Istanbul, Turki 30 April – 3 Mei, sosok yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV) sudah dapat dilihat wujud aslinya. Dikenal sebagai proyek ZAHA (Zırhlı Amfibi Hücum Araçları)-MAV untuk Marinir AL Turki, desain dan tampak rupa ZAHA kental dengan LVTP-7 buatan Amerika Serikat, jenis ranpur APC legendaris yang sejak 2010 memperkuat Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib). (more…)

Dalam Operasi Amfibi, LVTP-7A1 “Jodohnya” Bersama Landing Platform Dock

Sebagian besar ranpur milik Korps Marinir punya kemampuan amfibi, dimana ranpur tersebut diproyeksikan untuk melakukan pendaratan dari pintu rampa kapal LST (Landing Ship Tank) untuk menuju pantai tumpuan. Namun dari sekian jenis ranpur amfibi Korps Marinir, ada jenis ranpur yang tidak dapat diluncurkan dari LST. Padahal jenis ranpur yang diamaksud terbilang kondang dengan kemampuan atransi “stupid crazy”-nya. Bahkan ranpur amfibi ini kerap digunakan untuk membawa rombongan VIP/VVIP. (more…)

Spesifikasi Mengacu Pada LVTP-7, FNSS Turki Kembangkan Marine Assault Vehicle

Meski Turki adalah sekutu Amerika Serikat yang tergabung dalam NATO, namun justru Marinir Turki (Amphibious Marine Brigade) yang berada di bawah komando angkatan laut, tidak mengoperasikan ranpur serbu amfibi angkut personel sekelas LVTP-7. Alih-alih mengakuisisi dari luar, Turki lewat manufaktur FNSS Savunma malah mengedepankan rancangan sendiri, berupa ranpur APC amfibi roda rantai yang disebut Marine Assault Vehicle (MAV). (more…)

RIMPAC 2018: LVTP-7 Korps Marinir Serbu Pantai Kawaihae

Perlahan-lahan pintu rampa di buritan LPD (Landing Platform Dock) KRI Makassar 590 terbuka, dan tak berselang lama, delapan unit ranpur LVTP-7A1 dari Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yon Ranratfib) Korps Marinir meluncur ke birunya lautan di Perairan Kawaihae, Hawaii, Amerika Serikat. Dalam gelombang dan arus yang relatif tenang, tak sulit bagi ranpur APC berbobot 30 ton ini untuk melakukan pendaratan di pantai. (more…)

KMW APVT: Ranpur APC Amfibi Revolusioner dengan Desain Dua ‘Muka’

Hampir empat dasawarsa LVTP (Landing Vehicle, Tracked, Personnel)-7 alias Assault Amphibious Vehicle merajai ‘pasar’ ranpur lapis baja amfibi di lingkup NATO dan negara-negara karib Amerika Serikat. Karena ceruk pasar yang kecil di segmen ini, boleh dikata tak terlalu banyak kompetsisi di kelas APC amfibi yang sekelas LVTP-7. Namun belakangan ada upaya untuk setidaknya memberi pilihan lain, seperti yang dilakukan Krauss-Maffei Wegmann (KMW) GmbH, manufaktur persenjataan dari Jerman, yang pada Eurosatory 2018 di Paris merilis prototipe apa yang disebut Amphibious Protected Vehicle Tracked (APVT). (more…)

Sebelum ‘Melaut,’ Ranpur Amfibi Korps Marinir Lakukan Uji Kedap dan Uji Arung di Kolam Rampa

Meski terlahir sebagai ranpur amfibi, namun tak serta merta tank atau pansam (panser amfibi) Marinir dapat langsung digeber untuk mengarung di birunya lautan. Untuk menjamin keselamatan awak dan kelancaran operasi amfibi, secara berkala ranpur amfibi harus melaksanakan uji kedap dan uji arung, persisnya dua ujian ini tidak dilakukan di laut, melainkan di fasilitas kolam rampa. (more…)

Expeditionary Fighting Vehicle – Nasibnya Terganjal Harga, Inilah Sang Penerus LVTP-7

Lima belas unit ranpur amfibi LVTP-7 yang dioperasikan Resimen Kavaleri Korps Marinir dipandang tak ideal dari segi kuantitas. Padahal ranpur amfibi beroda rantai seberat 30 ton ini begitu diandalkan, sebut saja dalam perhelatan penting seperti Latihan Gabungan, LVTP-7 secara langsung mengemban peran sebagai kendaraan amfibi “Kepresidenan.” Malah LVTP-7 jadi satu-satunya ranpur di Republik ini yang sanggup melakoni lompat dari ketinggian dermaga 3 meter, atau aksi Stupid Crazy (Cavalary Jump) seperti yang diperlihatkan pada atraksi HUT TNI Ke-72, 5 Oktober lalu. (more…)