
Produk alutsista dari Turki kini lumayan banyak diserap oleh Indonesia, dan terkait perkembangan yang ada, maka menarik untuk dicermati, pasalnya bukan tak mungkin akan diakusisi di kemudian hari. Salah satu yang terbaru dan jarang dibahas adalah kawanan drone (swarm drone), yang baru-baru ini diperlihatkan kemampuannya oleh STM (Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret A.Ş.). (more…)

Bila saatnya tiba, invasi Cina harus dihadapi Taiwan dengan kekuatan penuh yang memadukan militer dan keterlibatan unsur non militer, yang bagi Taipei artinya harus mempersiapkan perang asimetris. Perang asimetris seringkali berlangsung lama karena sifat fundamentalnya yang tidak seimbang, di mana pihak yang lebih lemah menggunakan waktu dan ketahanan sebagai senjata utama melawan kekuatan militer yang jauh lebih besar. (more…)

Shahed-136 adalah fenomena tersendiri dalam jagad perang modern, menjadi bukti efektivitas drone kamikaze dalam konflik di Ukraina, terlebih mampu terbang jarak jauh dengan biaya produksi relatif murah, memberikan kerusakan atau mampu merepotkan sisten pertahanan lawan. Berangkat dari kisah sukses Shahed-136, perusahaan pertahanan dari Amerika Serikat rupanya kepincut untuk memproduksi ‘Shahed-136’. (more…)

Selain alutsista buatan Cina seperti jet tempur JF-17 Thunder dan Chengdu J-10C berikut rudal udara ke udara jarak jauh PL-15, militer Pakistan diketahui juga menggunakan sistem senjata buatan Turki untuk menyerang sasaran strategis India di wilayah perbatasan. Jenis senjata asal Turki yang dimaksud adalah drone kamikaze (loitering munition) YIHA-III. (more…)

Menjelang parade militer pada Victory Day tanggal 9 Mei 2025 mendatang, sejumlah alutsista akan digelar di Lapangan Merah, Moskow. Salah satu yang mencuat adalah modifikasi pada kendaraan taktis (rantis) berupa heavy truck yang difungsikan sebagai pembawa sekaligus peluncur drone kamikaze. (more…)

Setelah meluncurkan keluarga rudal ‘Generasi Kelima’ Akeron, yakni Akeron MP dan Akeron LP pada tahun 2022, MBDA Missile Systems rupanya terus mengembangkan Akeron, tak terbatas sebagai rudal anti tank (Akeron MP) dan rudal udara ke permukaan (Akeron LP), MBDA rupannya mengembangkan Akeron sebagai loitering munition, atau kondang disebut sebagai drone kamikaze. (more…)

Selain mengirim lebih dari 5.000 unit rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) LMM (Lightweight Multirole Missiles) Martlet, Inggris rupanya kian getol untuk memasok persenjataan ke Ukraina, khususnya setelah Presiden AS Donald Trump yang tak mau lagi ‘jor-joran’ memodali Ukraina. Yang terbaru adalah komitmen Negeri Britania mengirim loitering munition (drone kamikaze) Altius series produksi Anduril Industries. (more…)

Desain legendaris jet tempur F-5 Tiger rupanya tak hanya ‘awet’ dikagumi oleh Iran, pasalnya perusahaan pertahanan asal India belum lama ini telah memperkenalkan apa yang disebut sebagai “Kaatil”, yakni drone kamikaze (loitering munition) bermesin jet pertama di India, yang desainnya mengingatkan pada keluarga F-5 Tiger. (more…)

Memasuki tahun ketiga perang Ukraina, ada kabar bahwa Rusia telah menggunakan jenis drone copter kamikaze/intai terbaru yang disebut “Microbe”. Ribuan drone dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) ini telah dikirim ke medan perang di Ukraina. (more…)

Lantaran dianggap moncer saat digunakan Ukraina untuk melakukan pengintaian sampai misi kamikaze ke basis militer Rusia, ada kabar bahwa militer Korea Selatan tertarik untuk mengakuisisi drone berbahan karton (kardus). (more…)