Diberi Nama “LUCAS”, Perusahaan Pertahanan AS Luncurkan Drone Kamikaze dengan Desain Mirip Shahed-136

Shahed-136 adalah fenomena tersendiri dalam jagad perang modern, menjadi bukti efektivitas drone kamikaze dalam konflik di Ukraina, terlebih mampu terbang jarak jauh dengan biaya produksi relatif murah, memberikan kerusakan atau mampu merepotkan sisten pertahanan lawan. Berangkat dari kisah sukses Shahed-136, perusahaan pertahanan dari Amerika Serikat rupanya kepincut untuk memproduksi ‘Shahed-136’.
Sudah barang tentu, kaitan produksi ‘Shahed-136’ oleh perusahaan AS tidak ada kaitan kerja sama dengan Iran. Adalah SpektreWorks, perusahaan pertahanan AS yang belum lama ini memperlihatkan drone ‘copy-an’ Shahed-136 di hadapanan Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.
Shahed-136 ala Negeri Paman Trump ini diberi label sebagai LUCAS (Low-Cost Uncrewed Combat Attack System). Dengan desain sayap delta khas Shahed-136, LUCAS nampak dilengkapi dengan beragam paket panduannya, mulai dari IR/EO (Infrared/Electro Optic) hingga GNSS/INS, serupa dengan Shahed-136.
Bila merujuk ke situs spektreworks.com, nampaknya LUCAS diambil dari desain drone “FLM 136” yang telah diubah mereknya. Dari lembar spesifikasi, FLM 136 menunjukkan bahwa desainnya jauh lebih kecil dan memiliki jangkauan lebih pendek daripada Shahed-136, yang sejalan dengan peran FLM 136 yang diiklankan sebagai “emulator ancaman” yang dimaksudkan untuk mendukung latihan pertahanan udara melawan drone seperti Shahed-136.

Dalam lembar brosur, FLM 136 disebut memiliki jangkauan maksimum sekitar 650 km dan berat lepas landas maksimum hanya 81,5 kg, sementara payload maksimum hanya 18 kg dan dapat terbang selama 6 jam. Sebagai perbandingan, Shahed-136 memiliki jangkauan maksimum nominal (dengan memperhatikan ketentuan standar tentang jangkauan maksimum setiap desain pesawat dan amunisi) sebesar 2000 km.
Shahe-136 standar adalah desain drone serang yang jauh lebih besar yang dilengkapi dengan hulu ledak kelas 50 kg. Seperti kebanyakan desain drone kamikaze, terdapat peluang untuk menukar jangkauan dengan muatan, yang memungkinkan adanya versi Shahed-136 yang dilengkapi dengan hulu ledak kelas 90 kg.
Here’s the Spec Sheet for the FLM 136 I assume the LUCAS drone is based on. About 400 miles of range, 40 pound payload, with an engine that’s about half the displacement of the Shahed 136’s. pic.twitter.com/U4oe8RoZX1
— Alex Hollings (@AlexHollings52) July 17, 2025
Hulu ledak kelas 90 kg mendekati berat lepas landas maksimum SpektreWorks FLM 136. Shahed-136 Iran sendiri merupakan versi Shahed-131 asli yang diperbesar dan memiliki jangkauan lebih jauh. SpektreWorks mungkin akan mengikuti jejak Iran dalam mengembangkan versi FLM 136 yang diperbesar dan memiliki jangkauan lebih jauh, yang merupakan drone analog yang jauh lebih dekat dengan Shahed-136.
SpektreWorks bukanlah perusahaan AS pertama yang meniru pendekatan Iran yang inovatif secara konseptual, berbiaya rendah, dan terbukti dalam teknologi pesawat nirawak serang sekali pakai, dan kemungkinan besar ini tidak akan menjadi yang terakhir. (Gilang Perdana)
Iran Luncurkan Shahed-136B – Drone Kamikaze Bermesin Turbojet yang Mampu Menjangkau 4.000 Kilometer



Meh, Drone Shahed sendiri sebetulnya jiplakan dari RC-170 Sentinel jadi itu tidak masalah diambil lagi desainnya sama yg punya desain dari awal.
sebenarnya sih us biasanya juga menjiplak senjata negara lain dengan membeli senjata berbagai negara dan menganalisanya, entah lanjutnya dijiplak atau teknologinya digunakan untuk acuan harus bagaimana senjata mereka dibuat agar bisa melumpuhkan senjata yang mereka analisa, bagi mereka senjata yang boleh rahasia hanya punya mereka dan senjata buatan negara lain mereka harus tau kelemahannya luar dalam samping kanan-kiri depan belakang, maka dari itu merekalah musuh yang nyata, bahkan tembaga RI dan perekonomian juga mereka berusaha ambil dan juga dokumen cia yang bocor juga menunjukkan adanya sabotase kepada pemerintah, maka mari berdoa bagi kehancuran AS demi dunia yang lebih aman damai 🙏