Pengembangan konsep Launched Effects (LE) oleh Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) kembali mencatatkan lompatan teknis signifikan melalui demonstrasi dalam ajang Project Convergence Capstone 6. Perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries merilis rekaman uji coba terbaru yang menampilkan keterlibatan helikopter H-60M Black Hawk sebagai platform peluncur udara untuk loitering munition) atau drone kamikaze Altius-700. (more…)
Pakistan secara resmi memperkenalkan D-248, sebuah drone kamikaze (loitering munition) serang satu arah (one-way attack) berjangkauan jauh yang dikembangkan oleh BUMN industri pertahanan Heavy Industries Taxila (HIT). Drone ini dipamerkan kepada publik dalam ajang Indus Robotics and Autonomous Systems (RAS) Expo 2026 sebagai sistem senjata nirawak terbesar dan berjarak tempuh terjauh yang pernah diproduksi oleh Pakistan. (more…)
JSC Rosoboronexport (bagian dari Rostec State Corporation), secara resmi meluncurkan kampanye pemasaran global untuk sistem drone serang jarak jauh terbaru bernama Garpia-A1E. Gebrakan ini menandai langkah strategis produsen alutsista ternama Rusia, Almaz-Antey Air and Space Defence Corporation, yang kini melebarkan sayapnya ke ceruk pasar munisi berorientasi serangan (loitering munition) atau drone kamikaze. (more…)
Raksasa industri pertahanan asal Jerman, Rheinmetall, kembali mencatatkan terobosan penting dalam inovasi alutsista nirawak. Bertempat di National Test Centre Cochstedt, Jerman, Rheinmetall sukses mendemonstrasikan peluncuran amunisi terpandu (loitering munition) FV-014 langsung dari peluncur berbasis kontainer standar 20 kaki (20-foot container) yang diusung oleh truk taktis berat seri HX. (more…)
Demam desain drone kamikaze dengan sayap delta khas Shahed-136 rancangan Iran rupanya belum juga mereda di kancah pertahanan global. Setelah Amerika Serikat “tertular” tren ini dengan mengembangkan drone serang jarak jauh berlabel LUCAS (Low-Cost Uncrewed Combat Attack System), kini giliran Taiwan yang mengembangkan drone kamikaze baru dengan racikan serupa yang dinamai Papa Delta. (more…)
MBDA Deutschland resmi meluncurkan inovasi alutsista terbarunya yang diberi nama Air Launched Effect (ALE). Persenjataan ini hadir sebagai amunisi presisi ringan berkonsep modular yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pertempuran modern. Memiliki fleksibilitas operasional yang tinggi, ALE tidak hanya dapat dilepaskan dari helikopter dan pesawat nirawak (drone), melainkan juga dapat diintegrasikan pada platform kapal perang permukaan. (more…)
Militer Inggris mengambil langkah modernisasi armada tempurnya dengan menguji coba sistem drone kamikaze domestik bernama Nyan One-Way Effector (OWE) langsung dari atas kapal yang sedang melaju. Diproduksi oleh Callen-Lenz, sebuah entitas di bawah raksasa pertahanan BAE Systems, wahana tanpa awak berukuran kompak dengan rentang sayap 2,9 meter ini dirancang khusus untuk serangan presisi berbiaya murah. (more…)
Doktrin pertempuran masa depan yang mengintegrasi teknologi nirawak (unmanned systems) terus diakselerasi oleh Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). Menjawab tantangan medan laga modern yang sarat dengan peperangan elektronika (electronic warfare), US Army resmi menggandeng perusahaan teknologi pertahanan Palladyne AI untuk menguji coba dua inovasi radikal, yaitu perangkat lunak pengendali kawanan drone (drone swarm) berbasis kecerdasan buatan dan drone intai-serang yang dapat digunakan kembali (reusable loitering munition). (more…)
Pada Rabu, 3 Juni 2026, Taiwan untuk pertama kalinya sukses melaksanakan uji tembak amunisi berkeliaran (loitering munition) atau yang populer dikenal sebagai drone kamikaze Altius-600M dengan menyasar target bergerak di permukaan laut. Uji coba mutakhir ini merupakan bagian dari rangkaian latihan militer dua hari yang menggabungkan latihan penembakan drone serta latihan taktis bersandi “Tianma”. (more…)
Raksasa industri pertahanan Rusia di bawah naungan Rostec State Corporation, Kalashnikov Concern, kembali menggebrak pasar alutsista global dengan memperkenalkan varian terbaru dari keluarga munisi pintar (loitering munition) mereka yang diberi kode KUB-10ME. (more…)