
Sebuah video pendek viral di media sosial X yang memperlihatkan aksi loitering munition (drone kamikaze) milik pasukan Israel terbang menurun secara vertikal. Yang menjadi target adalah bagian dalam suatu bangunan di Tepi Barat, Pelestina. Meski rekaman video tidak memperlihatkan aksi drone secara utuh, namun gerakan drone yang diketahui adalah Spike Firefly terlihat presisi untuk memburu atau mengintai target yang berada di dalam gedung. (more…)

Setelah lebih dari dua minggu melakukan pemboman besar-besaran ke wilayah Gaza, obsesi Perdana Manteri Israel Benjamin Netanyahu berlanjut pada menyapu bersih Hamas lewat serangan darat. Dan ketika serangan darat dimulai, maka pasukan zionis akan menghadapi apa yang disebut sebagai perang urban (urban warfare) di ‘kandang’ Hamas. (more…)

Serbia sebagai salah satu negara di Balkan yang warganya dominan pro kepada Rusia, belum lama ini meluncurkan drone kamikaze Raven 145, yang diperkenalkan oleh Yugoimport pada pameran Partner 2023 di Serbia. Raven 145 dirancang untuk misi intai jarak jauh dan operasi penyerangan sebagai loitering munition. (more…)

Meski spesifikasinya masih serba misteri, namun dalam beberapa waktu mendatang Rusia sepertinya akan melancarkan serangan dengan drone kamikaze jenis baru ke Ukraina. Diproduksi oleh Aeroscan (Zala Aero), drone yang dimaksud diberi label Italmas (Izdeliye-54) dan digadang sebagai drone kamikaze jarak jauh yang mampu menarget sasaran di jarak 200 km. (more…)

Setelah kawanan drone kamikaze Ukraina mampu menjangkau Moskow yang jaraknya sekitar 500-an km dari perbatasan, maka rasa percaya diri kian besar bagi para inovator untuk menghadirkan jenis drone jarak jauh dengan jangkauan yang ditingkatkan. Dari sistem penggalangan dana, Dinas Keamanan Ukraina kini tengan mengembangkan long-range drone yang mampu terbang sejauh 800 km, yang disebut sebagai drone dengan jangkauan terjauh yang diproduksi oleh Ukraina. (more…)

Lantaran ada kebutuhan, maka drone kamikaze (loitering munition) diciptakan dengan kemampuan serta daya hancur yang kian mematikan. Seperti yang terbaru adalah Giez, drone kamikaze produksi Polandia ini dapat terbang dengan mengusung hulu ledak yang sangat ditakuti pasukan infanteri, yaitu hulu ledak termobarik (thermobaric). (more…)

Penggunaan komponen asal AS dan Barat pada drone tempur (UCAV) Mohajer-6 buatan Iran, telah membuka mata dunia, bahwa sanksi dan embargo bukan perkara mudah untuk diterapkan, pasalnya banyak celah yang bisa dimanfaatkan pada jalur pengiriman barang atau komponen di pasar internasional. (more…)

Kinerja drone kamikaze Shahed-136 produksi Iran pada laga perang Ukraina terbilang memukai. Meski ditemukan sejumlah kekurangan, Shahed-136 tak pelak merupakan momok tersendiri bagi sistem pertahanan udara Ukraina. Setelah Shahed-136 yang kini mulai diproduksi di Rusia dengan sebutan Geran 2, ada kabar bahwa Cina juga ikutan memproduksi copy-an Shahed-136. (more…)

Menyadari peran penting drone kamikaze dalam operasi tempurnya di Ukraina, maka sejak akhir tahun lalu Rusia merintis pendirian basis produksi drone kamikaze di wilayahnya. Dalam hal ini, Rusia menggandeng mitra strategisnya, yakni Iran, yang selama ini sukses dengan reputasi tempur drone kamikaze Shahed-136. Dan belum lama ada kabar bahwa Shahed-136 produksi lokal Rusia telah unjuk gigi di medan perang. (more…)

Perang di Ukraina telah memperlihatkan betapa pentingnya drone kamikaze. Dan Jerman sebagai negara yang amat khawatir terdampak konflik, telah mengucurkan anggaran militer 100 miliar euro pada tahun 2022. Selain pengadaan rudal hanud jarak jauh dan jet tempur stealth F-35A Lightning II, Jerman juga telah memutuskan untuk memproduksi drone kamikaze (loitering munition) di wilayahnya. (more…)