Siapa sangka, sebuah Toyota Land Cruiser double cabin dengan plat baja ternyata punya daya gempur setara IFV (Infantry Fighting Vehicle). Di tangan milisi Houthi, Yaman, kendaraan pelahap medan off-road ini bisa dipasangi kubah kanon milik ranpur amfibi BTR-80. Walau tidak diketahui bagaimana kinerja kanon kaliber 30 mm pada kendaraan berpenggerak 4×4 ini, tapi penempatan kanon BTR-80 pada Toyota Land Cruiser menarik untuk dicermati. (more…)
Pemerintah Thailand rupanya berniat betul untuk memberdayakan industri pertahanan di dalam negerinya, alih-alih menerima tawaran pengadaan ranpur amfibi dari luar negeri, Kementerian Pertahanan Negeri Gajah Putih itu justru memilih ranpur APC amfibi produksi perusahaan dalam negeri untuk kebutuhan Korps Marinir. (more…)
Dengan bobotnya yang besar, wahana sekelas Main Battle Tank (MBT) memang tidak dirancang untuk melakoni moda amfibi. Meski tidak bisa berenang layaknya ranpur amfibi, namun MBT bisa melintasi kedalaman air secara terbatas, caranya dengan melakukan penyelaman, alias tank bergerak mengikuti kontur di dasar permukaan air. (more…)
Secara umum ada dua rantis milik Korps Marinir yang jarang ditampilkan dalam berbagai latihan dan parade militer, yaitu KAPA (Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri) PTS-10 dan truk jembatan (bridgelayer) MAN KAT1 8×8 LEGUAN MLC70. Namun, di antara keduanya, yang paling jarang ditampilkan dan terpublikasi adalah MAN KAT1 yang menjadi arsenal Zeni Korps Marinir. (more…)
Ranpur amfibi lapis baja angkut personel BT-3F yang merupakan pengembangan dari BMP-3, namanya cukup dikenal warganet di Indonesia, pasalnya Korps Marinir akan mengakuisisi 79 unit BT-3F untuk Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib). Meski belum tiba di Indonesia, dari ajang Army 2021, disebutkan Rusia lewat Rostec State Corporation telah memperkenalkan varian baru BT-3F. (more…)
Rantis amfibi PTS-10 dikenal wahana amfibi terbesar yang ada di Indonesia, namun sepertinya rantis roda rantai ini tak banyak tampil lagi atau jarang digunakan untuk operasional oleh Korps Marinir. Usia rantis yang juga dikenal sebagai kembaran PTS-M ini memang tak muda lagi, sehingga dengan bobot dan bodinya yang tambun, membuat biaya operasionalnya tidak efisien. (more…)
Sprut-SDM1 “Octopus”, adalah satu dari sekian banyak ranpur amfibi produksi Rusia yang pernah ditawarkan ke Indonesia. Dibangun dari platform BMP-3, Sprut-SDM1 menawarkan sensasi yang unik, yaitu lincah di darat dan air laksana ranpur linud BMD-4M, namun punya daya hancur sekelas Main Battle Tank (MBT), suatu kombinasi yang terbilang langka. (more…)
Dalam satuan kavaleri, keberadaan wahana atau kendaraan reparasi sudah menjadi hal yang lazim. Dan umumnya untuk mengimbangi pegergerakan armada ranpur lapis baja, maka kendaraan reparasi dibuat dari platform yang sama, sebut saja TNI AD yang punya M113A1-B-Rec dan Anoa 6×6 Armoured Recovery Vehicle. Namun faktanya tak selalu demikian, kendaraan reparasi juga dapat disiapkan dalam platform yang berbeda. (more…)
Lewat situs resminya, Excalibur Army telah menampilkan desain “KAPA” pada Mei 2020, penapakan desain tersebut pun sontak membuat ramai jagad warganet, pasalnya Korps Marinir sejak beberapa tahun lalu diketahui telah mencanangkan pengadaan KAPA (Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri) baru, yang tak lain untuk menggantikan KAPA K-61 dan PTS-10 yang usianya telah uzur. (more…)
Ragam alutsista anyar sudah banyak diulas, namun jangan lupa, ada jenis perangkat pendukung pertempuran yang usianya sudah lumayan tua tapi masih menjadi andalan banyak negara sampai saat ini. Yang dimaksud disini adalah Bangalore Torpedo, jenis perangkat penghancur medan ranjau yang lazim digunakan oleh satuan Zeni Tempur. (more…)