Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Tag: Cina

Cina Turun Tangan, Bantu Pakistan Genjot Produksi Jet Tempur JF-17 Thunder

Berkat dukungan penuh dari Cina, Pakistan lewat Pakistan Aeronautical Complex kini telah mampu memproduksi jet tempur, yaitu JF-17 Thunder, jet tempur singlet engine yang namanya fenomenal dalam duel udara di atas Kashmir pada 27 Februari 2019. Dan harus diakui, saat ini JF-17 Thunder adalah backbone dari kekuatan udara Pakistan, tentunya setelah andalan utamanya berupa 80-an unit varian F-16 Fighting Falcon. Meski telah mampu memproduksi JF-17 Thunder, namun rupanya Pakistan menghadapi tantangan pada kapasitas produksi. (more…)

Wamenhan Jepang Bocorkan Desain Rudal Anti Kapal Hipersonik, Mimpi Buruk Buat Kapal Induk Cina di Masa Depan

Sejak ajang DSEI Japan 2019 pada November tahun lalu, niatan Jepang untuk mengembangkan rudal hipersonik mulai terungkap ke publik. Dalam roadmap, Negeri Matahari Terbit ini akan mengembangkan rudal hipersonik dalam dua tahap utama. Yang pertama fokus pada pengembangan komponen dan teknologi yang terkait dengan hulu ledak, badan pesawat serta sistem fire control, sistem pemandu dan sistem propulsi. (more…)

CH-92A – Drone Kombatan Pertama Buatan Cina yang Digunakan Negara di Eropa

Yang satu ini memang bukan drone berkualifikasi MALE (Mediun Altitude Long Endurance), namun CH-92A besutan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) adalah drone kombatan buatan Cina yang pertama kali digunakan oleh negara Eropa. Persisnya AD Serbia pada 4 Juli lalu telah memperlihatkan paket pengadaan CH-92A berikut senjatanya, yakni rudal udara ke permukaan FT-8C. Dengan adopsi CH-92A, maka Serbia menjadi negara ketiga belas di dunia yang mengoperasikan drone kombatan (UCAV) buatan Cina. (more…)

PLC-181 155mm 6×6 – Digelar di Perbatasan India, Inilah Self Propelled Howitzer Terbaru Cina

Adopsi alutsista Cina, bisa diibaratkan “palugada” (apa loe mau gue ada– red), lantaran segala jenis persenjataan berhasil dibuat Negeri Tirai Bambu, entah itu hasil reverse engineering atau copy-an, yang jelas lini alutsista di tiga matra dominan berasal dari produksi dalam negeri. Pun dengan lini persenjataan artileri medan (armed), mulai dari howitzer bermacam kaliber sampai MLRS (Multiple Launch Rocket System) telah sukses diproduksi dan di ekspor. Namun, bagaimana dengan self propelled howitzer, alias howitzer swa gerak? Apakah Cina juga telah memproduksi jenis senjata tersebut? (more…)

Bukan Lewat Selat Malaka atau Selat Sunda, Kapal Selam Nuklir Cina Mungkin Pilih Lintasi Selat Lombok

Meski belum banyak penampakan kapal selam AL Cina di Samudera Hindia, namun, cepat atau lambat, munculnya armada kapal selam Sang Naga tinggal menunggu waktu saja. Indikasi tersebut sudah terlihat, semisal dari pembangunan pangkalan angkatan laut Cina di Gwadar, Pakistan dan aktvitas Lanal AL Cina di Djibouti, Afrika Timur. Bahkan, seperti memagari Samudera Hidia, Cina pun tengah membangun basis militer dari Pulau Feydhoo Finolhu di Maladewa yang disewa oleh Cina senilai US$4 miliar. (more…)

Siap Geser Dominasi dan Akurasi GPS, Cina Sukses Luncurkan Satelit Navigasi BeiDou Terakhir

Ada banyak jalan bagi Cina untuk ‘menguasai’ dunia, selain dikenal sebagai poros ekonomi, bisnis dan investasi global, Cina merupakan pemain super tangguh di lini sistem teknologi informasi dan komunikasi. Bukan saja berjaya lewat vendor jaringan seluler seperti Huawei, tapi lebih dari itu, Cina punya sistem navigasi berbasis satelit yang berani menantang dominasi dan kedigdayaan GPS (Global Positioning System) asal Amerika Serikat. Lewat BeiDou Navigation Satellite System (BDS), navigasi berbasis satelit bukan hanya penting bagi kebutuhan sipil, tapi militer Cina juga sangat berkepentingan atas BeiDou. Dan pada Selasa kemarin (23/6/2020), Cina telah meluncurkan satelit terakhir BeiDou-3 ke luar angkasa. (more…)

Ukur Tingkat Kesiapan Tempur Negeri Ginseng, Pesawat Intai Cina Masuki ADIZ Korea Selatan

Banyak jalan untuk mengukur tingkat kesiapan tempur pertahanan udara dari suatu negara. Salah satu yang lazim dilakukan sedari dulu hingga saat ini adalah dengan menerbangkan pesawat masuk ke zona identifikasi pertahanan udara dari negara yang dituju. Dari aksi terbang ‘nyelonong’ tersebut, maka dapat diketahui tingkat kecepatan respon unsur hanud dalam menghadapi serangan udara yang kelak akan dilakukan. Dan belum berlangsung lama setelah aksi jet tempur AU Cina yang masuk ke Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ/Air Defense Identification Zone) Taiwan pada 9 Juni 2020, kini dikabarkan, sebuah pesawat intai ‘spy plane’ jenis Y-9 juga telah masuk ke ADIZ Korea Selatan pada awal minggu ini. (more…)

Hadapi Cina, Inilah Alasan India ‘Harus’ Beli Sukhoi Su-30 dan MiG-29 (Lagi) dan Belum Bisa Andalkan Rafale

Pasca bentrok berdarah dengan pasukan Cina di wilayah perbatasan Himalaya, India merespon cepat kemungkinan eskalasi dengan Cina. Salah satu yang menarik dicermati adalah, India mengajukan order pengadaan ‘ekspres’ untuk tambahan jet tempur MiG-29 (21 unit) dan Sukhoi Su-30MKI (12 unit), dimana MiG-29 akan didatangkan langsung dari Rusia, sementara Su-30MKI akan dirakit di India. Pengadaan lewat jalur ekspres ini dimaksudkan untuk mengisi ‘kekosongan’ pada komposisi jet tempur AU India. Meski begitu, tak sedikit netizen yang bertanya, dimanakah jet tempur Rafale dan Mirage-2000? (more…)

Meriahkan “Victory Day”, Cina Kirim Pesawat Angkut Berat Y-20 Kunpeng ke Moskow

Di masa-masa rawan konfrontasi, Cina jelas membutuhkan aliansi pertahanan dengan negara lain. Dan bicara persenjataan, sudah barang tentu, Cina tak akan bisa ‘lepas’ dari Rusia, negara yang begitu banyak memasok persenjataan, termasuk jenis persenjataan asal Rusia yang akhirnya dijiplak oleh Beijing. Dan guna mempererat tali ikatan antar kedua negara, untuk pertama kalinya Cina mengirimkan pesawat angkut berat produksi dalam negeri, Xian Y-20 Kunpeng ke Moskow. (more…)

Rebutan Pengaruh di Samudera Hinda dan Selat Malaka, India dan Cina Optimalkan Kehadiran Kapal Selam

Bila Nazi Jerman berani menghadapi beberapa front sekaligus di Perang Dunia II, pun demikian dengan Cina, meski belum tentu bakal merembet ke perang terbuka, potensi konflik yang dihadapi Cina bisa berlanjut bak serial. Bukan hanya di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan, konflik yang terkait Cina juga punya potensi menjalar ke Samudera Hindia dan Selat Malaka. Dan ketika menyangkut Samudera Hindia, maka yang menjadi lawan Cina adalah India. (more…)