Sejak Indonesia resmi mengakuisisi drone kombatan dari Cina, tentu sudah dipikirkan dengan matang, jenis senjata yang akan melengkapinya. Dan melengkapi operasional enam unit drone CH-4 Rainbow, ada kabar bahwa belum lama ini, telah tiba paket rudal udara ke permukaan AR-2 untuk CH-4 Indonesia. (more…)
Guna mendukung operasi keamanan di lautan, Angkatan Laut Cina telah mengoperasikan beberapa pesawat dan helikopter intai maritim. Salah satu yang santer didengar adalah Shaanxi Y-8Q MPA (Maritim Patrol Aircraft), selain berperan sebagai pesawat intai, Shaanxi Y-8Q adalah ujuk tombak AL Cina dalam misi anti kapal selam. Namun, selain unsur pesawat intai dari angkatan laut, jangan dilupakan bahwa Penjaga Pantai Cina – China Coast Guard (CCG) juga mengoperasikan wahana intai udara yang kerap beroperasi di Laut Cina Selatan. (more…)
Belum lama diberitakan, yaitu pada 20 Februari 2021, disebutkan unsur tempur Angkatan Laut Perancis yang tergabung ke dalam Amphibious Ready Group 2021 telah diberangkatkan menuju Laut Cina Selatan dari Pangkalan di Toulon. Dan, kini, unsur tempur yang terdiri dari kapal induk helikopter dan frigat itu telah tiba di Pulau Sabang untuk transit. (more…)
Meski beda kasus, antara Filipina dan Taiwan punya kesamaan, yakni sama-sama menghadapi provokasi dari Cina atas wilayah yang disengketakan. Bila Filipina harus tabah menghadapi ‘pendudukan’ dari rutusan kapal “milisi maritim” di Zona Ekonomi Eksklusif-nya, maka Taiwan yang dianggap separatis oleh Beijing, terus menghadapi provokasi lewat udara, khususnya manuver jet tempur dan bomber Angkatan Udara Cina yang menerobos masuk ke ADIZ (air defense identification zone) Taiwan. (more…)
Beijing rupanya tak tinggal diam atas protes yang dilayangkan Manila terkait kabar ‘pendudukan’ 200 lebih kapal nelayan di terumbu karang (reef) Julian Felipe (Whitsun) di Laut Filipina Barat. Tak ingin mendapat sentimen negatif dari dunia internasional, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina telah menyatakan bantahannya terkait ‘pendudukan’ ratusan kapal milisi maritim tersebut. (more…)
Formasi ratusan kapal nelayan Cina di Julian Felipe Reef pada 7 Maret 2021. (NTF WPS)
Kelompok yang diduga sebagai “milisi maritim” kembali berulah di Laut Cina Selatan, setelah Pemerintah Filipina menginformasikan keberadaan lebih dari 220 kapal nelayan Cina yang diyakini diawaki oleh milisi maritim di terumbu karang (reef) di Laut Filipina Barat. Formasi ratusan kapal-kapal itu terbilang janggal, seperti tidak menunjukkan aktivitas penangkapan ikan dan lampu putih menyala pada malam hari. (more…)
Lantaran meremehkan potensi ancaman dari seberang lautan, Amerika Serikat hingga saat ini masih trauma akibat serangan fenomenal di Pearl Harbour pada 7 Desember 1941. Seolah tak ingin kebobolan lagi, beragam skenario digelar untuk melindungi teritorinya yang berada di Pasifik. Dan sudah bukan rahasia lagi, bila Amerika Serikat sangat khawatir atas serangan Cina ke basis militer di Pulau Guam. (more…)
Seolah mengikuti jejak Perancis dan Inggris, masih dari Benua Biru, Jerman dikabarkan dalam waktu tak lama lagi akan mengirimkan armada kapal perangnya ke wilayah Laut Cina Selatan. Pengiriman kapal perang Jerman ke Asia, disebut menjadi yang pertama sejak tahun 2002. (more…)
Jika jet tempur sampai rudal jelajah saja dapat di kopi, maka untuk meng-copy sebuah drone berukuran nano, tentulah tak sulit dilakukan oleh Cina. Seperti belum ini pada ajang IDEX 2021 yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sebuah perusahaan swasta Cina telah memperkenalkan kopian dari drone nano Black Hornet 3. (more…)
Yang satu ini memang bukan kapal perang utama dalam jajaran armada Angkatan Laut Cina, nanun, kapal perang dari jenis korvet ini punya peran penting dalam diplomasi Beijing, terutama di wilayah konflik seperti Laut Cina Selatan. Dengan jumlah unit yang cukup besar (72 unit), korvet Type 056A tak pelak menjadi salah satu garda terdepan yang diandalkan Cina di wilayah perbatasan. (more…)