Dengan endurande dan kemampuan terbang jarak jauh, Rusia rupanya tidak bisa lepas dari platform pesawat angkut berat Ilyushin Il-76 dalam pengembangan AWACS (Airborne Warning and Control System). Setelah Beriev A-50 Mainstay yang beberapa unit telah ditembak jatuh di kawasan Laut Azov, kini Rusia dikabarkan telah memasuki tahap uji akhir pada pengembangan AWACS terbaru, yakni Beriev A-100 Premier. (more…)
Ibarat menerima ‘intan berlian’, Angkatan Udara Ukraina mengklaim sebentar lagi akan mengoperasikan jet tempur F-16 Fighting Falcon, dan berharap aksi F-16 dapat menjadi game changer dalam penguasaan ruang udara. Mengingat F-16 bakal menjadi ancaman serius bagi Rusia, maka sudah barang tentu, Ukraina akan menerapkan strategis khusus untuk menggelar F-16, termasuk untuk memberi perlindungan pada penempatan Elang Penempur produksi Lockheed Martin tersebut. (more…)
Kilas balik ke bulan April lalu, diwartakan Rusia telah melakukan upgrade pada kapasitas hulu ledak di rudal jelajah jarak jauh Kh-101. Dengan adanya upgrade kapasitas, maka rudal yang kemampuannya disetarakan dengan Tomahawk itu, mampu menggotong hulu ledak sampai 800 kilogram, atau naik dua kali lipat dari kapasitas hulu ledak Kh-101 standar. Nah, belakangan terungkap bahwa sebagian hulu ledak pada Kh-101 adalah hulu ledak cluster. (more…)
Guna menyambut kehadiran jet tempur F-16 Fighting Falcon yang bakal dioperasikan Ukraina dalam waktu dekat, Angkatan Udara Rusia kini telah mempersiapkan beberapa strategi ‘penyambutan’. Salah satunya adalah melengkapi jet tempur multirole Sukhoi Su-30SM dengan rudal udara ke udara jarak jauh – long-range air-to-air missile, yang untuk pertama kalinya terekam dari tayangan video sebuah Su-30SM menggotong dua unit R-37M. (more…)
Setelah mengirimkan batch (gelombang) perdana di tahun 2024 untuk jet tempur Sukhoi Su-35S pesanan Kementerian Pertahanan pada awal April lalu, maka pada 8 Mei 2024, kembali United Aircraft Corporation (bagian dari Rostec State Corporation) mengirimkan dua unit jet tempur Sukhoi Su-35S pesanan Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan Angkatan Udara Rusia. (more…)
Untuk pertama kali sejak pecah perang Rusia versus Ukraina, terkonfirmasi jatuhnya pembom strategis jarak jauh Tupolev Tu-22M3 Backfirre. Dalam video jatuhnya pembom sayap ayun tersebut, pihak Ukraina menyatakan telah bertanggung jawab setelah melakukan tembakan menggunakan rudal, sementara pihak Rusia menyebut jatuhnya pembom akibat masalah teknis. Insiden jatuhnya Tu-22M3 terjadi pada hari Jumat, 19 April 2024 di wilayah selatan Sevastopol, Krimea. (more…)
Setelah belum lama ini mengirimkan bacth (gelombang) perdana pembom tempur Sukhoi Su-34 Fullback di tahun 2024, United Aircraft Corporation (bagian dari Rostec State Corporation) dari manufaktur penerbangan Komsomolsk-on-Amur, dinamai Yuri Gagarin (KnAAZ), kembali mengirimkan hasil produksiannya, yakni batch perdana di tahun 2024 untuk jet tempur Sukhoi Su-35S pesanan Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan Angkatan Udara Rusia. (more…)
Perang Ukraina yang telah memasuki tahun ketiga telah menciptakan banyak kejutan, dalam aspek dirgantara misalnya, ada kabar Rusia kembali melirik desain jet tempur sayap ayun era perang dingin yang telah lama ditinggalkan. Menurut informasi yang diterbitkan oleh media Rusia Kherson News pada 2 April 2024, Rusia akan meluncurkan kembali kemampuan penerbangan militernya dengan pengembangan pesawat tempur baru berdasarkan desain pesawat ikonik MiG-23 dan MiG-27. (more…)
ehari setelah meninjau empat unit pembom strategis Tu-160M Blackjack yang telah mendapatkan upgrade di Kazan Aviation Plant (KAZ), Presiden Rusia Vladimir Putin pada 22 Februari 2024 membuat sejarah, yakni dengan menjajal langsung terbang dengan Tu-160M yang bernama “lya Muromets”. Lepas landas dari Kazan Aviation Plant di Tatarstan, Putin yang duduk di kursi kopilot menuntaskan penerbangan selama 30 menit. (more…)
Tupolev Tu-160M, pembom strategis sayap ayun yang digadang mampu meluncurkan rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal, tak pelak menjadi daya deteren Rusia dalam konflik di Ukraina Setelah unit kedua Tu-160M yang mengudara pada akhir tahun 2022, belum lama ini, Presiden Rusia Vladimir Putin meninjau langsung empat unit Tu-160M yang telah mendapatkan upgrade di Kazan Aviation Plant (KAZ) – bagian dari United Aircraft Corporation (UAC). (more…)