Bukan Sekadar Reborn, Iran Klaim Jet Tempur Kowsar Sebagai F-5 Versi “Asli” Produksi Mandiri

Nama F-5 Tiger II kembali naik daun, setelah laporan yang menyebut jet tempur legendaris milik Iran itu berhasil menerobos sistem pertahanan udara (hanud) Amerika Serikat di Kuwait. Laporan tersebut kemudian memicu kontroversi, salah satunya terkait sosok jet tempur F-5 yang digunakan, apakah merupakan hasil upgrade dari F-5 asli dari AS, atau F-5 Kowsar yang diklaim dibuat baru oleh Iran.
Pejabat Pertahanan Iran lewat siaranPresstv.ir, menegaskan bahwa jet tempur Kowsar bukan sekadar hasil modifikasi atau peningkatan dari armada F-5 Tiger lama. Melalui peluncuran lini produksi massal di Isfahan, otoritas militer Iran mengklaim telah berhasil membangun pesawat ini dari nol sebagai jet tempur pencegat generasi keempat yang sepenuhnya menggunakan komponen dalam negeri (all-indigenous).
Langkah strategis tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Iran telah mencapai kemandirian teknologi udara di tengah tekanan sanksi internasional yang terus membayangi.
Meskipun secara eksterior mempertahankan desain legendaris F-5, Kowsar dibekali dengan “otak” digital yang jauh lebih mutakhir dibandingkan pendahulunya. Pesawat tempur ini mengintegrasikan sistem avionik dan kontrol tembakan canggih, serta fitur Head-Up Display (HUD) yang memfokuskan data visual langsung di depan pandangan pilot.
๐ก ๐ฎ๐ท ๐บ๐ฒ L’IRAN: “L’AEREO CHE HA BOMBARDATO LA BASE USA IN KUWAIT NON ERA UN F-5 DI 50 ANNI FA, MA UN CLONE DI NOSTRA PRODUZIONE”โ
“ร il Kowsar. Lo produciamo in serie dal ’18. I nostri ingegneri e un pilota preparato ed eroico hanno fatto l’impresa!” ๐pic.twitter.com/rxNHNVln2Tโ Massimo Montanari (@M25016096) April 29, 2026
Selain itu, jet tempur bermesin ganda ini dilengkapi dengan radar serbaguna, komputer kalkulasi balistik, dan sistem navigasi radio yang independen, menjadikannya platform yang tangguh untuk misi dukungan udara jarak pendek maupun operasi darat.
Meskipun transkrip tidak menyebutkan nama spesifik model mesinnya, disebutkan bahwa Iran telah mencapai kemandirian dalam memproduksi peralatan dan perangkat keras militer secara mandiri. Hal ini mengacu pada klaim bahwa mesin yang digunakan diproduksi di dalam negeri melalui lini produksi yang baru saja diresmikan untuk mendukung jet tempur generasi keempat ini.
Pihak militer Iran menyatakan bahwa keberhasilan memproduksi unit Kowsar yang benar-benar baru ini merupakan titik balik penting dalam memperkuat Angkatan Udara mereka. Dengan mengandalkan keahlian pemuda berbakat di dalam negeri, Iran ingin membuktikan bahwa sanksi ekonomi tidak mampu menghentikan kemajuan kemampuan pertahanan mereka.
Penegasan tentang status “produksi asli” ini menjadi pesan kuat bahwa mereka tidak lagi bergantung pada suku cadang luar negeri untuk menjaga kesiapan tempur armada tempur di garis depan. (Bayu Pamungkas)
Kowsar: Bukti ‘Kecintaan’ Iran pada Rancang Bangun Northrop F-5


