Shahed Drone SeriesKlik di Atas

Jepang Pamerkan Senjata Anti Drone High Power Laser Weapon dengan Daya 10 kW

Sejak keberadaannya diketahui pada tahun 2024, maka baru pada pameran pertahanan Defence and Security Equipment International (DSEI) Japan 2025 di Tokyo (21-23 Mei 2025), jenis senjata High Power Laser Weapon untuk Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF) atau Angkatan Darat Jepang, diperlihatkan secara langsung ke publik.

Baca juga: Angkatan Darat Jepang Operasikan Self Propelled High Power Laser Weapon dengan Daya 10 kW

Dipresentasikan sebagai “Vehicle-Mounted High-Power Laser Demonstration System,” merupakan langkah maju dalam upaya Jepang mengatasi ancaman udara yang muncul, khususnya drone.

Demonstrasi teknologi ini, yang diawasi oleh Acquisition Technology and Logistics Agency (ATLA) dan didukung oleh Mitsubishi Heavy Industries, baru-baru ini mencapai tonggak penting. Seperti dikutip Defence Blog, seorang pejabat militer yang terlibat dalam program tersebut mengonfirmasi bahwa sistem senjata laser ini berhasil menetralkan drone berukuran kecil selama pengujian yang dilakukan pada bulan Februari dan Maret, yang menunjukkan keefektifannya dalam skenario anti-UAV.

Senjata ini beroperasi dengan laser 10 kW yang mampu memancarkan 360 derajat secara terus-menerus, sebagaimana yang dijelaskan secara rinci dalam brosur teknis yang ditampilkan di acara tersebut.

Setelah hasil ini, tahap berikutnya dari program tersebut berfokus pada pengintegrasian sistem laser dengan platform Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) yang sudah ada. Ini termasuk solusi anti drone tambahan seperti sistem gelombang mikro berdaya tinggi yang dirancang untuk menonaktifkan sirkuit elektronik drone musuh. Senjata energi terarah, berdasarkan operasinya yang senyap dan seketika, menawarkan netralisasi yang ditargetkan tanpa menggunakan amunisi kinetik, sehingga mengurangi kerusakan tambahan dan biaya keterlibatan jangka panjang.

Dilengkapi dengan sistem laser berdaya tinggi yang dipasang pada sasis truk 8×8, maka kendaraan khusus (ransus) ini menawarkan fleksibilitas dan potensi penyebaran cepat di berbagai medan. Output laser sebesar 10 kW memungkinkannya untuk menetralkan target dalam jarak pendek hingga menengah, menargetkan dan mengganggu komponen elektronik atau fisik pesawat nirawak dan rudal.

Senjata laser berkekuatan 10 kW adalah senjata yang menghasilkan sinar laser dengan daya 10 kilowatt. Ini berarti bahwa laser tersebut mampu menghasilkan energi sebesar 10.000 watt setiap detik saat aktif.

Dalam konteks militer atau industri, kekuatan 10 kW cukup signifikan untuk menembus atau merusak target pada jarak tertentu, seperti kendaraan, drone, atau rudal yang mendekat, tergantung pada jarak tembak, fokus sinar, dan durasi eksposur pada target.

Ukraina Tampilkan Video Aksi Trizub – Senjata Laser yang Ditempatkan dalam Kabin Minivan

Pada target seperti drone atau rudal kecil, laser 10 kW efektif hingga jarak sekitar 1-2 kilometer dalam kondisi cuaca ideal. Pada jarak ini, laser dapat cukup lama mengenai target untuk menghasilkan panas yang cukup untuk merusak komponen penting, seperti sensor, propulsi, atau permukaan luar.

Untuk target yang lebih besar atau statis (seperti kendaraan darat ringan atau bangunan kecil), jarak efektifnya bisa mencapai sekitar 500-1000 meter, tergantung pada daya tahan bahan target terhadap panas.

Faktor seperti debu, kabut, hujan, atau bahkan kelembapan tinggi dapat menyerap dan menyebarkan energi laser, mengurangi daya yang sampai ke target. Dalam kondisi atmosfer buruk, jarak efektif bisa berkurang drastis, mungkin hingga di bawah 500 meter. (Gilang Perdana)

Angkatan Darat Inggris Uji Tembak Senjata Laser Anti Drone dari Rantis Lapis Baja

One Comment