Sebagai pemasok utama alutsista ke India, maka Rusi menyadari setiap kebutuhan dari militer India, dalam aspek kapal selam, setelah memasok tujuh unit kapal selam konvensional – diesel listrik Kilo class (Sindhughosh class) dan pernah menyewakan kapal selam bertenga nuklir, maka ada kabar terbaru bahwa Moskow tengah menawarkan kapal selam Amur class, khususnya Amur 950 sebagai pengganti Kilo class. (more…)
Mewarnai kecanggihan kapal selam Scorpene di Malaysia, rupanya tidak bisa dilepaskan dari skandal korupsi, setelah kasus yang mengemuka pada tahun 2015, kini ‘KPK Malaysia’ atau Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) tengah menggelar penyelidikan baru yang fokus pada penyalahgunaan anggaran sebesar RM42 juta. (more…)
Nama rudal anti kapal YJ-18 sempat mengemuka dalam beberapa hari lalu, pasalnya rudal anti jelajah ini ikut menjadi yang ditawarkan oleh Cina, yakni bila Indonesia membeli kapal selam S26T class (Yuan class) eks pesanan Thailand. Meski didapuk sebagai rudal jelajah anti kapal yang diluncurkan dari kapal selam (submarine launched cruise missile), namun, YJ-18 juga punya kemampuan dluncurkan dari kapal perang permukaan (surface ship-launched). (more…)
Ibarat promo diskon di pusat belanja, Cina kian serius untuk menawarkan kapal selam S26T ‘eks’ pesanan Thailand Ke Indonesia. Selain memperkenalkan kecanggihan kapal selam berteknologi AIP (Air Independent Propulsion) dan rudal jelajah anti kapal YJ-18, Cina dikabarkan tengah merayu Indonesia untuk bisa mendapatkan kapal perusak alias destroyer Type 052D Kunming class dengan harga diskon. (more…)
Karena butuh waktu lama menanti kehadiran kapal selam Scorpene Evolved, maka KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan usulan untuk pembelian kapal selam sebagai penggunaan sementara (interim) untuk menjaga perairan Indonesia. Opsi ini harus diambil sembari menunggu kapal selam baru pesanan Indonesia rampung dan siap operasional. Boleh jadi, hal tersebut dianggap peluang oleh China State Shipbuilding Corporation (CSSC). (more…)
NRP Arpão (Tridente Class/Type 214) milik Angkatan Laut Portugal adalah kapal selam diesel listrik yang punya misi unik, yakni melakukan patroli jarak jauh ke wilayah yang lumayan ekstrim. Seperti pada pertengahan tahun lalu, kapal selam dengan teknologi Air Independent Propulsion (AIP) ini melakukan pelayaran ke Atlantik selatan guna memantau aktivitas kapal Cina dan Rusia. Dan di tahun ini, NRP Arpão kembali melakukan misi pelayaran yang unik dan menantang. (more…)
Tak puas dengan kemampuan meluncurkan rudal anti kapal UGM-84 Harpoon, Australia yang merasakan adanya ancaman besar dari utara berusaha melakukan upgrade pada ‘sisa masa pengabdian’ kapal selam diesel listrik Collins class. Lantaran menanti kapal selam nuklir Virginia class masih lama (tahun 2030) dan AUKUS class (tahun 2040), maka sejak tahun 2022 dicanangkan untuk menambahkan kemampuan serangan jarak jauh pada Collins class, bersaaan dengan jadwal upgrade pada keenam kapal selam tersebut. (more…)
Dengan anggaran pertahanan yang memadai, Australia sudah barang tentu sanggup untuk merawat alutsista modernya dengan baik. Namun, belum lama ini ada kabar yang mengejutkan, yakni armada kapal selam Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy) disebut telah mengalami korosi, bukan sembarang korosi, pasalnya akibat korosi menyebabkan setengah dari armada Collins class tidak dapat berlayar pada tahun ini. (more…)
Postur armada kapal selam Angkatan Laut Chili (Chilean Navy) saat ini secara tak langsung menggambarkan kekuatan satuan kapal selam TNI AL pada tujuh tahun mendatang. Pasalnya, Angkatan Laut Chili kini mengoperasikan kapal selam diesel listrik Type 209/1400, sejenis dengan Nagapasa class, dan Chili juga mengoperasikan kapal selam Scorpene class. Meski varian yang diadopsi TNI AL akan berbeda, namun konfigurasi Type 209/1400 dan Scorpene class ala Chili, kelak juga akan diadopsi Indonesia. (more…)
Unit pertama kapal selam Scorpene Evolved yang dibangun oleh PT PAL Indonesia bersama Naval Group, dicanangkan akan berjalan selama enam tahun lamanya. Setelah diluncurkan, kapal selam yang dimaksud pun harus menjalani berbagai tahapan pengujian, sehingga paling cepat Scorpene Evolved baru dapat diterima TNI AL dalam kurun waktu tujuh tahun setelah kontrak efektif. (more…)